Senin, 18 Maret 2019 13:12:58

Dua Mobil Tangki Pertamina Dibajak untuk Demo Depan Istana

Dua Mobil Tangki Pertamina Dibajak untuk Demo Depan Istana

Beritabatavia.com - Berita tentang Dua Mobil Tangki Pertamina Dibajak untuk Demo Depan Istana

Dua mobil tangki PT Pertamina dibajak dan dilarikan orang tak dikenal menuju Istana Negara, Jakarta, pada Senin (18/3) pukul 05.00 WIB pagi tadi. Dua ...

 Dua Mobil Tangki Pertamina Dibajak untuk Demo Depan Istana Ist.
Beritabatavia.com - Dua mobil tangki PT Pertamina dibajak dan dilarikan orang tak dikenal menuju Istana Negara, Jakarta, pada Senin (18/3) pukul 05.00 WIB pagi tadi. Dua pengemudi mobil tangki berukuran 32 kiloliter itu, Muslih bin Engkon dan Cepi Khaerul bahkan sempat diancam dan dipaksa turun.

Kami telah menerima laporan ada pengadangan dan perampasan mobil tangki yang sedang mengangkut biosolar. Kami sudah melapor pada aparat kepolisian, ujar Humas PT Pertamina Patra Niaga Ayulia melalui keterangan tertulis, Senin (18/3)

Ayulia mengatakan pengadangan dan perampasan terjadi ketika kedua mobil tangki itu akan mengirim biosolar tujuan SPBU area Tangerang. Saat mobil hendak memasuki pintu Tol Ancol, tiba-tiba sepuluh orang turun dari sebuah mobil pick-up dan merampas sambil membentak pengemudi mobil tangki.

Sopir mobil tangki itu diancam dan dipaksa turun. Mobil tangki itu dikuasai kelompok perampas yang mengatakan mereka akan menuju Monas, katanya.

Saat ini, menurut Ayulia, mobil tangki bernomor polisi B 9214 TFU dan B 9575 UU itu telah diamankan oleh aparat kepolisian dan dibawa menuju SPBU area Tangerang. Sementara pengemudi mobil tangki, Cepi, tengah di perjalanan untuk melaporkan peristiwa tersebut ke Polda Metro Jaya. Pak Cepi sudah diketahui keberadaannya dan sedang dalam perjalanan melaporkan ke Polda Metro Jaya, ucap Ayulia.

Perwakilan Serikat Pekerja Awak Tangki Mobil (SP-AMT) sedang menggelar aksi di Taman Pandang, seberang Istana Negara, Jakarta, pada hari yang sama. Dua mobil tangki sempat dibawa ke tengah massa aksi. Namun, pada siang ini mobil sudah dibawa oleh pihak kepolisian ke lingkungan Monumen Nasional (Monas).

Dalam aksinya, massa menuntut hak normatif, upah lembur serta pensiun kepada PT Pertamina Patra Niaga dan Elnusa Petrofin. Sudah 2 tahun belum beres. Antara buruh pekerja awak mobil tanki, kepada anak perusahaan pertamina, PT Pertamina patra niaga dan elnusa petrofin. [Terkait] hak normatif, upah lembur, pensiun, ujar perwakilan Koordinator Tim Media Internal SP-AMT Pertamina Chori.

Massa yang membawa atribut dan mengenakan seragam Pertamina berwarna biru muda kini terlihat duduk di pinggir jalan sambil menunggu pihak perwakilan serikat pekerja yang sedang bernegosiasi dengan perwakilan dari PT Pertamina Patra Niaga.

Saat itu, tidak ada peserta aksi yang menyampaikan orasi. Petugas kepolisian pun tampak berjaga. Terlihat juga Wakapolres Jakarta Pusat ikut duduk bersama para perwakilan massa aksi yang sedang bernegosiasi.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susanto mengaku sudah mengidentifikasi aksi pembajakan truk tangki. Tadi langkah kita adalah mengupayakan dengan para pendemo dan Polres Jakarta Pusat untuk bisa melepaskan tangki tersebut. Alhamdulillah pukul 11.00 WIB tadi sudah berhasil dipisahkan, kata Kapolres Kombes Budhi.

Menurut dia, 10 orang diamankan terkait pembajakan truk Pertamina tersebut. Mereka kini masih menjalani pemeriksaan oleh polisi. Kita mengidentifikasi sekitar 10 orang, saksi-saksinya sopir truk 2, kernet 2, kita ambil keterangan semua, ujar dia.

Sesuai Undang-undang, lanjut dia, demonstrasi tak dilarang. Namun, karena berbuat anarkis polisi mengambil tindakan dengan memproses hukum para pelaku. Prinsipnya, sebenarnya demo itu kan diatur oleh Undang-undang, tapi kalau sudah merampas kemudian menggunakan cara anarkis berarti sudah melanggar Undang-undang. Kami akan proses secara hukum bagi para pelakunya, kalau ada aktor intelektual yang menyuruh, kami akan proses, kata dia.

Para pelaku dilaporkan atas tindakan perampasan. Kasus ini masih didalami polisi dengan memeriksa pelaku. Tanpa laporan ke Polda pun, polisi begitu tau karena ini tindakan pidana, kami sudah membuat laporan model A. Begitu kami tahu ada tindakan perampasan, tindakan pidana, kami langsung menyuruh anggota kami untuk membuat laporan. Karena ini sudah tindak pidana, tukasnya. 0 DAY





Berita Lainnya
Rabu, 12 Agustus 2020
Jumat, 07 Agustus 2020
Kamis, 06 Agustus 2020
Sabtu, 25 Juli 2020
Kamis, 23 Juli 2020
Rabu, 22 Juli 2020
Minggu, 19 Juli 2020
Kamis, 16 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020
Senin, 13 Juli 2020
Senin, 13 Juli 2020
Jumat, 10 Juli 2020