Senin, 25 Maret 2019 11:49:47

Kakinya Tertembak, Pengedar Narkoba Tewas Kehabisan Darah

Kakinya Tertembak, Pengedar Narkoba Tewas Kehabisan Darah

Beritabatavia.com - Berita tentang Kakinya Tertembak, Pengedar Narkoba Tewas Kehabisan Darah

Boby Sandi (23),  pengedar narkoba warga RT 05/02, Kel. Lengkong Kulon, Pagedangan Tangerang Selatan ditemukan tewas dirumah tetangga, diduga ...

  Kakinya Tertembak, Pengedar Narkoba Tewas Kehabisan Darah Ist.
Beritabatavia.com - Boby Sandi (23),  pengedar narkoba warga RT 05/02, Kel. Lengkong Kulon, Pagedangan Tangerang Selatan ditemukan tewas dirumah tetangga, diduga kehabisan darah akibat luka tembak dibagian kaki oleh petugas polisi yang menyergapnya. Namun Boby berhasil lolos dari kejaran polisi.

Korban Boby Sandi, diduga kehabisan darah karena luka tembak saat bersembunyi di salah satu kamar anak Absah, kata Zaki warga RW 02, Kampung Pugur Kel. Lengkong Kulon, Pagedangan, kemarin.

Sebelum ditemukan pemilik rumah Absah di dalan kamar anaknya,  tambah dia,  Minggu dini hari dirinya memang sempat bertemu sejumlah petugas berpakaian preman dengan membawa sepucuk senjata di jalan lingkungan tengah mengejar orang yang diduga sebagai pengedar narkoba.

Semalem sekitar jam setengah dua dinihari saya denger ada empat kali suara ledakan seperti petasan karena curiga saya keluar rumah, katanya yang kemudian bertemu sejumlah pria berjalan sambil menenteng pistol dan kemudian diketahui bahwa mereka petugas tengah mengejar pejahat buruannya yang melarikan diri. Tapi pas dicari-cari nihil. Polisi sempet bilang lagi ngejar pengedar narkoba, karena gak ketemu akhirnya bubar, imbuhnya,

Namun ia  kaget saat mendengar ada penemuan mayat seorang pria berkaos nerah bercelana jeans di salah satu kamar rumah Absah tetangganya. Mungkin saat dicari petugas,  korban ngumpet di salah satu kamar Pak Absah dan ditemukan meninggal dunia akibat kehabisan darah karena ada luka tembak dibagian kaki.

Absah (51), pemilik rumah,  mengatakan dirinya sama sekali tidak menyangka kalau rumahnya dimasukin orang dan meninggal dunia di dalam kamar anaknya. Sudah beberapa hari ini pintu rumah memang tidak dikunci. Saat bangun pagi,  dirinya kaget melihat anaknya ada dan  tidur dirumah selama ini anaknya kos di luar kota.

Ia mengira pria berbaju merah dan bercelana jeans yang tertidur pulas dikira anaknya. Tapi ketika didekati dan akan dibangunkan, Absah terkejut karena bukan anaknya dan sudah meninggal dunia. Melihat hal itu langsung Absah berteriak minta tolong. Warga sekitar langsung berdatangan dan melaporkan ke petugas kepolisian setempat.

Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan didampingi Kapolsek Serpong Kompol Luckyto dan Kasat Narkoba Polres Tangsel AKP Kresno Murti Putranto menjelaskan Boby Sandy adalah tersangka pengedar narkoba yang memang sedang diburu polisi. bahkan sempat menelusuri rumah sakit, puskesmas dan klinik 24 jam untuk mencari keberadaan tersangka pengedar dan bandar narkoba yang tengah diburu petugas.

Tim vipers Polres Tangsel sempat menanyakan serta menelusuri rumah sakit, puskesmas dan klinik 24 jam untuj mengetahui apakah ada pasien yang terluka akibat tembakan petugas atau tidak, kata Kapolres Ferdy Irawan, Senin (25/03).

Dilanjutkan, saat akan disergap petugas di kawasan tersebut tersangka sempat melawan dengan senjata tajam dan melarikn diri. Aksi nekat tersangka akhirnya petugas memberikan tembakan peringatan dua kali ke udara sebelum akhirnya membidik kaki tersangka untuk melumpuhkannya. Namun, tersangka Boby Sandi tetap berusaha kabur hingga menghilang dari kejaran petugas.  0 PKC
Berita Lainnya
Rabu, 07 Oktober 2020
Selasa, 06 Oktober 2020
Senin, 05 Oktober 2020
Sabtu, 03 Oktober 2020
Selasa, 29 September 2020
Selasa, 29 September 2020
Kamis, 17 September 2020
Rabu, 16 September 2020
Jumat, 04 September 2020
Kamis, 03 September 2020
Senin, 31 Agustus 2020
Jumat, 28 Agustus 2020