Kamis, 18 April 2019 17:21:39

Caleg Partai Golkar Tewas Diracun Dosen Wanita

Caleg Partai Golkar Tewas Diracun Dosen Wanita

Beritabatavia.com - Berita tentang Caleg Partai Golkar Tewas Diracun Dosen Wanita

Sehari jelang pelaksanaan pemilu 2019, Sugimin (52), anggota DPRD Sragen Jawa Tengah dari Partai Golkar ditemukan meninggal dunia di tepi jalan ...

  Caleg Partai Golkar Tewas Diracun Dosen Wanita Ist.
Beritabatavia.com -
Sehari jelang pelaksanaan pemilu 2019, Sugimin (52), anggota DPRD Sragen Jawa Tengah dari Partai Golkar ditemukan meninggal dunia di tepi jalan raya dekat SMPN I Wonogiri, Selasa (16/4/2019) dinihari. Polres Wonogiri, Jawa Tengah bekerja keras untuk mengungkap kasus pembunuhan ini karena hasil visum dipastikan tewas diracun tikus.

Pelakunya diduga kuat wanita berinisial N (41), teman korban yang juga seorang dosen universitas swasta di Kediri, Jawa-Timur. Dan motif pembunuhan lantara N sakit hati terhadap korban. Tuduhan terhadap N karena sebelumnya mereka bertemu, dan mobil serta HP milik korban ada ditangan N.

Peristiwa meninggalnya anggota dewan itu murni pembunuhan berencana. Korban meninggal akibat diracun. Kami mendapat petunjuk dari hasil autopsi beberapa organ dalam korban. Organ tubuh apa saja, tidak bisa kami sebutkan, , tegas Kasat Reskrim Polres Wonogiri, AKP Aditya kepada wartawan di Wonogiri, Kamis (18/4/2019)

Tim penyidik memeriksa sejumlah orang dekat korban, salah satunya. Ada kejanggalan dari keterangan N. Tim penyidik mengungkap pembunuh korban adalah N. Statusnya kami tingkatkan menjadi tersangka, ungkapnya.

Kini N ditahan dan dititipkan di kantor kejaksaan setempat. Kami titipkan di kejaksaan, karena tersangka perempuan. Tidak bisa dicampurkan dengan laki-laki, imbuhnya.

Tersangka N merupakan perempuan kelahiran Wonogiri yang profesinya seorang dosen di universitas swasta Kediri. N itu juga seorang pengusaha konveksi. Ada kedekatan dengan korban sekitar dua tahun lebih, ungkapnya sambil menanbahkan Polisi belum bisa menghadirkan tersangka dalam gelar perkara karena kondisi kejiwaan masih labil. Bahkan wanita tersebut sempat berupaya bunuh diri saat ditahan.

Polisi juga mengungkap kematian Sugimin karena racun tikus. Racun itu diberikan tersangka melalui kapsul obat diare yang rutin diminum korban. Racun dimasukkan dalam kapsul obat , dengan cara mengeluarkan sebagian isi obat. Motifnya sakit hati, kata Adit.

Mobil korban juga dijual tersangka N seharga Rp 98,5 juta. Mobil itu bermerk Isuzu Panther seri Grand Touring tahun 2002 Nopol AD-9210-RE. Kami akan gelar perkara menunggu hasil visum dari Labfor Semarang, tandasnya.

Sugimin, warga Dukuh Karangnongko RT 10/ RW 03, Kecamatan Masaran, Sragen meninggal di jalan yang mencurigakan, saat ditemukan, mobil Isuzu Panther Touring dan HP milik korban hilang. Saat itu, korban dibawa ke RSUD Soediran Mangun Sumarso Wonogiri.

Dokter Gatot Triwibowo, bidang aduan pelayanan dan pelayanan medik RSUD Soediran Mangun Sumarso, membenarkan jika telah menerima pasien bernama Sugimin. Saat dibawa ke rumah sakit, korban sudah dalam kondisi meninggal pagi tadi.

Meski sudah meninggal, kita lakukan penanganan medis sesuai standar operasional. Yakni, dilakukan Visum et Repertum. Namun, hasilnya  dari visum tersebut belum keluar, dan harus diserahkan ke kepolisian untuk mengusutnya, terangnya seperti dilansir Poskotanews.com.

Menurut pihak keluarga, Sugimin sudah tidak bisa dihubungi sejak Kamis (11/4/2019). Menghilangnya Sugimin ini sempat dilaporkan ke polisi Polsek Manyaran. Pihak kepolisian juga sempat melacak posisi korban melalui sinyal HP.

Keluarga calon anggota legislatif (caleg) petahana DPRD Sragen ini, juga meminta jenazah caleg tersebut diautopsi karena kematiannya banyak kejanggalannya.

Giyarto, adik kandung korban mengatakan yang aneh, tas dan dompetnya masih ada, KTP dan SIM juga masih ada, tapi 2-3 keping kartu ATM dan handphone-nya hilang. Mobilnya juga tidak tahu di mana," kata Giyarto. 0 ERZ

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Selasa, 06 Oktober 2020
Senin, 05 Oktober 2020
Sabtu, 03 Oktober 2020
Selasa, 29 September 2020
Selasa, 29 September 2020
Kamis, 17 September 2020
Rabu, 16 September 2020
Jumat, 04 September 2020
Kamis, 03 September 2020
Senin, 31 Agustus 2020
Jumat, 28 Agustus 2020
Jumat, 21 Agustus 2020