Jumat, 19 April 2019 19:45:33

Amankan Pemilu, 9 Anggota Polri Meregang Nyawa

Amankan Pemilu, 9 Anggota Polri Meregang Nyawa

Beritabatavia.com - Berita tentang Amankan Pemilu, 9 Anggota Polri Meregang Nyawa

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan ada sembilan anggota Polri yang meninggal dunia saat melaksanakan tugas ...

   Amankan Pemilu, 9 Anggota Polri Meregang Nyawa Ist.
Beritabatavia.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan ada sembilan anggota Polri yang meninggal dunia saat melaksanakan tugas pengamanan Pemilu 2019.

Ada sembilan orang anggota Polri yang meninggal dunia saat tugas pengamanan TPS dan pasca penghitungan suara, kata Brigjen Dedi saat dihubungi, Jumat (19/4).

Sembilan polisi yang gugur tersebut yakni:

1. Aiptu M. Saepudin, Bhabinkamtibmas Cilengkrang, Polsek Cileunyi, gugur karena kelelahan setelah mengawal distribusi kotak suara.

2. Aiptu M. Supri, anggota Polresta Sidoarjo, gugur saat melaksanakan pengamanan di TPS 21 di Desa Bareng Krajan, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Jawa Timur.

3. AKP Suratno, Panit Subdit II Ekonomi Ditintelkam Polda Kaltim, gugur karena sakit.

4. Brigadir Prima Leion Nurman Sasono, anggota Polsek Cerme Polres Bondowoso, gugur karena mengalami kecelakaan menuju TPS.

5. Bripka Ichwanul Muslimin, anggota Polres Lombok Tengah Polda NTB, gugur karena kecelakaan ketika menuju salah satu polsek untuk apel kesiapan pengamanan TPS.

6. Aipda Stef Pekualu, anggota Polres Kupang NTT, gugur saat tugas pengamanan Pemilu 2019.

7. Brigadir Arif Mustaqim, anggota Brimob Cikarang Polda Metro Jaya, gugur saat pengamanan Pemilu 2019.

8. Brigadir Slamet Dardiri, anggota Polsek Tosari Polres Pasuruan, gugur dalam kecelakaan saat pengamanan Pemilu 2019.

9. Brigjen Syaiful Zachri, Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri, gugur akibat serangan jantung dalam tugas pasca Pemilu di Labuan Bajo, NTT.

Sementara anggota Linmas di TPS 3 Kampung Negara Harja Pakuon Ratu, Way Kanan, Lampung Supaidi (52) meninggal dunia akibat kelelahan saat menjalankan tugas Pemilu Serentak Rabu 17 April,

Camat Pakuon Ratu M. Daniel membenarkan kalau Supaidi mendapat tugas pengamanan di TPS 3 Kampung Negara Harja Pakuon Ratu. Supaidi sempat dibawa ke Klinik Dr Yusuf dan dalam perjalanan meninggal dunia.

Mengetahui ada petugas TPS yang meninggal, Kapolres Way Kanan, AKBP Andy Siswantoro menyempatkan diri melayat ke rumah duka .
Keluarga besar Polres Way Kanan mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya, semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah, dan kepada keluarga yang ditinggalkan agar senantiasa diberi ketabahan dan keikhlasan dalam menerima cobaan,kata AKBP Andy Siswantoro didampingi Kapolsek Pakuan Ratu Iptu Riffki Bhasori dan anggota.

Supaidi (52) warga Kampung Negara Harja Kecamatan Pakuan Ratu merupakan petugas Linmas yang meninggal dunia setelah pulang dari pengamanan pemilu di TPS. Diketahui meninggalnya Supaidi diperkirakan karena kelelahan saat melaksanakan tugas di TPS 3 Kampung Negara Harja Kecamatan Pakuan Ratu Kabupaten Way Kanan.

Supaidi sempat pamit pulang ke rumah sekitar pukul 08.00 pagi, sampai di rumah kondisi badannya ambruk dan langsung dibawa ke Klinik Dr .Yusuf untuk mendapatkan perawatan tapi setelah sampai di klinik nyawa Supaidi tak dapat tertolong.

Dari keterangan pihak keluarga almarhum, selain kelelahan saat pengamanan Pemilu bersama anggota Polri dan TNI faktor usia juga yang mempengaruhi, keluarga juga sudah mengikhlaskan kepergian almarhum. Saat pengamanan dari TPS 3 ke TPS yang lain, almarhum sempat mengatakan kepada rekan-rekannya Ini pengamanan Pemilu yang terakhir selesai ini saya mau istirahat, kata Supaidi seperti dikutip rekan-rekannya.

Juga Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 11 bernama Supriyanto, 54 warga Kampung Ciburaleng,  Desa Cidugaleun, Kecamatan Cigalontang, dan Ketua KPPS TPS 2, Jeje, 60 warga Kampung Mandalamekar, Desa Mandalamekar, Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya, meninggal dunia usai melakukan pengghitungan surat suara.

Kedua ketua KPPS ini diduga kelelahan.Ketua Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK) Cigalontang, Iman mengatakan kedua korban kelelahan dan kurang tidur. Mereka kurang tidur, kelelahan dan kerja lembur, ujar Iman, Jumat (19/4).

baca juga: Seorang Ketua KPPS Di Bogor Meninggal Saat Pemungutan Suara
Supriyanto pingsan di TPS dan dilarikan ke puskesmas terdekat namun nyawanya tidak tertolong. Kesehariannya Supriyanto bekerja sebagai pegawai checker PLN. Sedangkan Jeje adalah Ketua Badan Pertimbangan Desa. Ia meninggal dunia setelah selesai tugas di TPS.  Meski demikian penghitungan suara terus berjalan. 0 DAY


Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Kamis, 06 Agustus 2020
Sabtu, 25 Juli 2020
Kamis, 23 Juli 2020
Rabu, 22 Juli 2020
Minggu, 19 Juli 2020
Kamis, 16 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020
Senin, 13 Juli 2020
Senin, 13 Juli 2020
Jumat, 10 Juli 2020
Rabu, 08 Juli 2020
Rabu, 08 Juli 2020