Kamis, 09 Mei 2019

28 Kilogram Sabu asal Amerika Gagal Masuk Jakarta

28 Kilogram Sabu asal Amerika Gagal Masuk Jakarta

Beritabatavia.com - Berita tentang 28 Kilogram Sabu asal Amerika Gagal Masuk Jakarta

Narkoba jenis sabu terus membanjiri pasar Jakarta. Kini ada sebanyak 28 kilogram sabu dari Amerikan yang diselundupkan melalui kiriman Paket ke ...

Ist.
Beritabatavia.com - Narkoba jenis sabu terus membanjiri pasar Jakarta. Kini ada sebanyak 28 kilogram sabu dari Amerikan yang diselundupkan melalui kiriman Paket ke Jakarta. Untungnya kesigapan aparat kepolisian berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba yang merusak mental generasi muda.

"Jadi pengiriman paket ini secara bertahap dan hingga kini total yang berhasil diungkap ada 28 Kilogram sabu," papar Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengky Haryadi dalam keterangan resminya kepada wartawan di Mapolres Jakarta Barat, Kamis (9/5).

Dijelaskan, tahap pertama ada enam kilogram sabu yang diamankan. Paket sabu tersebut dimasukkan ke dalam 19 paket kopi yang dikirim menuju Kantor Pos Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat pada 11 April 2019.  Polisi menangkap Cui Ming (29), WNA asal China yang hendak mengambil paket narkoba tersebut.

Berdasarkan petunjuk dari Cui Ming, polisi kemudian menangkap Dasuki (42) dan Budi Supriyanto (52), kurir pembeli sabu tersebut di sebuah hotel di Tamansari, Jakarta Barat. "Pada penangkapan kedua, 30 April 2019, disita 10 kilogram sabu," ujar Hengki di Mapolres Metro Jakarta Barat, Kamis (9/5/2019).

Dalam penangkapan yang kedua, turut diamankan seorang wanita WNA Cina bernama Li Xiufen (22) di depan Kantor Fedex Tebet, Jakarta Selatan.  Penangkapan itu saat Li mengambil barang paket kiriman yang ternyata berisi 4 paket shabu dari Amerika Serikat. Saat ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat tak bisa berkutik karena barang paket itu tergolong dilarang beredar.

Pengiriman paket barang haram ini, lanjut Kombes Hengki, akan terus melakukan pengembangan untuk mengejar bandar narkoba yang memasok sabu sekaligus membongkar jaringan lainnya yang ada di Jakarta. "Saat ini empat pelaku kami amankan, dan kami akan terus dalami, siapa bandar yang memasok (narkoba ) tersebut," tambahnya.

Hasil pendalaman dan menemukan potensi akan kembali dikirimkannya narkotika tersebut dari Amerika Serikat. "Kami koordinasi dengan DEA (Drug Enforcement Administrastion) Amerika bahwa akan ada barang masuk ke Jakarta via bandara lagi, sehingga tim DEA melakukan penangkapan di Los Angeles berhasil mengamankan 12 kilogram sabu-sabu yang akan dikirim ke Jakarta," katanya.

Ia mengatakan, penyelundupan narkoba dari Amerika ini merupakan sebuah modus baru yang dilakukan para pengedar, mengingat biasanya narkoba dikirim dari kawasan Asia seperti China, Myanmar, dan Malaysia. "Kami sedang menyelidiki modus baru ini bekerja sama dengan DEA," ucap Hengki.

Keempat orang tersebut dijerat Pasal 114 Ayat (2) sub Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup.

Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta Hengki Aritonang menyampaikan, atas pengungkapan kasus ini, pihaknya sudah mengetahui adanya masuknya barang haram narkoba tersebut. Untuk itu, ketika adanya kiriman paket yang dicurigai, pihaknya langsung berkordinasi dengan aparat kepolisian.

"Kami mencurigai adanya kiriman paket yang mencurigakan, kemudian kita melakukan kordinasi dan kerjasama dengan pihak Kepolisian Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat," tambahnya.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Erick Frendriz menambahkan Empat paket sabu itu ada dalam satu kardus ini, bagian dari pengungkapan kasus serupa yakni penyelundupan sabu dari AS yang dimasukkan ke dalam kemasan kopi. Tiga orang yang diamankan terdiri atas satu WN China dan dua WNI.

"Kami amankan 19 buah kantong narkotika jenis sabu berawal dari informasi Bea dan Cukai yang mencurigai adanya paket pengiriman jenis narkotika yang berasal dari Amerika," ujar Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Erick Frendeiz. 0 ERZ
Berita Lainnya
Selasa, 04 Juni 2019
Senin, 03 Juni 2019
Minggu, 02 Juni 2019
Sabtu, 01 Juni 2019
Jumat, 31 Mei 2019
Kamis, 30 Mei 2019
Kamis, 30 Mei 2019
Rabu, 29 Mei 2019
Selasa, 28 Mei 2019
Senin, 27 Mei 2019
Minggu, 26 Mei 2019
Sabtu, 25 Mei 2019