Sabtu, 18 Mei 2019 17:41:53

Keranjingan Game Online, Bank Dibobol Rp1,8 Miliar

Keranjingan Game Online, Bank Dibobol Rp1,8 Miliar

Beritabatavia.com - Berita tentang Keranjingan Game Online, Bank Dibobol Rp1,8 Miliar

Kerajingan Game Online ternyata bisa untuk melakukan kejahatan. Buktinya dilakukan YS (26), perempuan pengangguran asal Pontianak ini setiap harinya ...

 Keranjingan Game Online, Bank Dibobol Rp1,8 Miliar Ist.
Beritabatavia.com - Kerajingan Game Online ternyata bisa untuk melakukan kejahatan. Buktinya dilakukan YS (26), perempuan pengangguran asal Pontianak ini setiap harinya mengotak-atik game online Mobile Legend yang rangking terus naik. Untuk memperkuat rangking, YS belanja sejumlah fasilitas yang tersedia.

Cara belanja yang tidak benar, melalui transfer ke akun virtual di bank yang ditunjuk. Sekali melakukan transaksi pembelian, tanpa menguras tabungannya lalu keterusan hingga bank mengalami kerugian Rp1,85 miliar, papar Wakil Direskrimum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ari saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya Jakarta, Sabtu (18/5/2019).

Dilanjutkan, modus yang dilakukan wanita keturunan ini memiliki akun game online, Mobile Legend. Di game tersebut YS ingin belanja sejumlah fasilitas yang tersedia. Saat proses pembelian, operator game mengarahkan YS untuk mentransfer ke akun virtual.

Transaksi selesai, YS memiliki fasilitas yang diinginkan. Namun debet rekening milik YS tidak berkurang sebagaimana usai melakukan transaksi. Tindakan itu kemudian terus dilakukan YS berulang kali hingga menyentuh angka Rp 1,8 miliar. Sebab, jelas Ade, setiap pembelian fasilitas atau barang yang dijual di game tersebut dipatok harga berkisar Rpp 100 hingga Rp 300 ribu.

Ternyata uangnya tidak terdebet artinya tersangka ini tidak berkurang uangnya sehingga hal ini menimbulkan kerugian bagi bank yang bekerjasama dengan pemilik game. Tersangka mengulangi perbuatannya berkali-kaliB dan bank harus membayar Rp 1,8 miliar kepada pemilik game, ujarnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, lanjut dia, tersangka mengaku sudah bermain Mobile Legend selama satu tahun, hanya saja polisi masih melakukan proses pengembangan atas tindakan tersangka yang melakukan transaksi fiktif tersebut.

Atas perbuatan YS, polisi menjeratnya dengan Pasal 362 KUHP tentang Pencurian jo Pasal 85 undang-undang nomor 3 tahun 2011 tentang transfer dana. Kami juga jerat dengan pasal tindak pidana pencucian uang, tandasnya.

Ditanya apakah pelaku ada kerjasama dengan pihak bank maupun operator? Masalah ini masih kita dalam lebih dalam lagi, jawabnya singkat. Kini YS yang menerjuni game online secara otodidak ditahan di Polda Metro Jaya untuk mempertagungkan perbuatannya. 0 EEE





Berita Lainnya
Kamis, 06 Agustus 2020
Sabtu, 25 Juli 2020
Kamis, 23 Juli 2020
Rabu, 22 Juli 2020
Minggu, 19 Juli 2020
Kamis, 16 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020
Senin, 13 Juli 2020
Senin, 13 Juli 2020
Jumat, 10 Juli 2020
Rabu, 08 Juli 2020
Rabu, 08 Juli 2020