Senin, 20 Mei 2019 13:27:20

Teror 22 Mei: Investor Asing Kabur, Saham pun Melayang

Teror 22 Mei: Investor Asing Kabur, Saham pun Melayang

Beritabatavia.com - Berita tentang Teror 22 Mei: Investor Asing Kabur, Saham pun Melayang

Rabu, 22 Mei 2019 menjadi hari dengan kesan penuh ancaman bagi para pelaku pasar. Hari itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan mengumumkan hasil ...

  Teror 22 Mei: Investor Asing Kabur, Saham pun Melayang Ist.
Beritabatavia.com - Rabu, 22 Mei 2019 menjadi hari dengan kesan penuh ancaman bagi para pelaku pasar. Hari itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan mengumumkan hasil penghitungan suara Pilpres 2019 kepada publik. Dinilai ada unsur kecurangan, hasil tersebut ditentang oleh kubu pasangan calon 02, Prabowo-Sandi.

Sebagai bentuk pergerakan, kubu 02 bermaksud menyelenggarakan aksi 22 Mei untuk menyuarakan suara rakyat, begitu klaim yang mereka gaungkan. Kendarti demikian, santer tersiar kabar teror bom akan menyertai aksi tersebut. Akibatnya, ketakutan demi ketakutan tak bisa dihindari. Begitu pun juga bagi para investor di pasar saham.

Terhitung hingga pukul 11.30 WIB, investor asing telah meninggalkan pasar investasi Indonesia dengan capaian nilai jual bersih sebesar Rp258,38 miliar. Angka yang cukup besar, mengingat perdagangan saham belum setengah hari berjalan.

Dari sekian banyak saham yang terdaftar di Bursa, saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menjadi yang paling nelangsa. Membukukan nilai investor jual bersih sebesar Rp169,9 miliar, saham BRI tergerus 0,53% menjadi Rp3.760 per saham.

Nampaknya, terkoreksinya saham BRI juga dipengaruhi oleh kabar negatif yang belum lama menerpa, yaitu perihal salah satu oknum Bank BRI yang terbukti menggelapkan dana nasabah sebsar Rp1 miliar.

Selain saham BRI, investor asing juga enggan mendekat pada saham PT United Tractors Tbk (UNTR). Investor menjauh dari saham UNTR setelah mengantongi untung Rp40,4 miliar. Alhasil, harga saham UNTR pun terkoreksi 2,32% menjadi Rp24.250 per saham.

Berikutnya, ada saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dengan nilai investor jual bersih sebesar Rp27,4 miliar. Kendati begitu, harga saham BBNI masih terdongkrak naik ke utara sebesar 0,93% di level Rp8.175 per saham.

Begitu pun juga untuk saham PT Astra International Tbk (ASII) yang mempunyai nilai investor jual bersih sebesar Rp19,0 miliar. Dengan nilai tersebut, saham ASII melonjak naik hingga 1,49% ke level Rp6.800 per saham. 0 WEO







Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Rabu, 08 Juli 2020
Rabu, 13 Mei 2020
Rabu, 22 April 2020
Jumat, 17 April 2020
Jumat, 27 Maret 2020
Kamis, 12 Maret 2020
Sabtu, 01 Februari 2020
Kamis, 23 Januari 2020
Rabu, 22 Januari 2020
Senin, 20 Januari 2020
Sabtu, 18 Januari 2020
Kamis, 16 Januari 2020