Kamis, 23 Mei 2019

Aksi 22 Mei, Korban Meninggal Dunia Jadi 8 Orang

Aksi 22 Mei, Korban Meninggal Dunia Jadi 8 Orang

Beritabatavia.com - Berita tentang Aksi 22 Mei, Korban Meninggal Dunia Jadi 8 Orang

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyebut data terbaru jumlah korban meninggal dunia akibat rusuh aksi 22 Mei kemarin telah bertambah ...

Ist.
Beritabatavia.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyebut data terbaru jumlah korban meninggal dunia akibat rusuh aksi 22 Mei kemarin telah bertambah menjadi delapan orang setelah sebelumnya hanya enam orang.

"Kedelapan korban meninggal adalah peserta aksi demonstrasi yang dirujuk ke beberapa rumah sakit (RS). Korban yang meninggal jumlahnya terbaru adalah delapan orang," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau situasi Jalan MH Thamrin, Kamis (23/5).

Ia menegaskan sebelumnya tidak membuka identitas para korban meninggal dengan alasan banyaknya keluarga yang masih berada di luar Jakarta. Ia memprioritaskan untuk menginformasikan keluarga korban terlebih dulu sebelum mengemukakannya kepada khalayak.

"Begini saya tegaskan kemarin kita belum sebutkan namanya karena kemarin tidak ingin keluarga mendapat kabar sebelum beritahu secara resmi. Ini untuk menangkis kesimpangsiuran berita yang menyebutkan ada banyak sekali korban yang meninggal yang benar akurat," tukasnya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu menegaskan pihaknya menyerahkan semua proses penyelidikan penyebab kematian korban kepada aparat kepolisian. Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk terus waspada karena aksi damai berjalan dengan baik tapi ada pihak-pihak yang sengaja menciptakan kerusuhan.

Hingga Kamis (23/5) pukul 11.00, jumlah korban luka-luka akibat kerusuhan unjuk rasa kemarin sebanyak 737 orang yang mendapatkan penanganan kesehatan. Mereka ditangani di berbagai rumah sakit di wilayah Jakarta dengan jenis diagnosis terbanyak yang non trauma 93 orang. Lalu ada korban luka berat 79 orang, luka ringan 462 orang, ada yang belum ada keterangan 96 orang.

Anies menyebut banyak dari korban masih berusia produktif antara 20 tahun hingga 29 tahun dengan jumlah 294 orang. Lalu ada pula korban luka yang berusia 19 tahun dengan jumlah 170 orang.

Ditempat terpisah, Polisi menangkap 257 pelaku yang diduga yang membuat rusuh saat melakukan aksi unjuk rasa sejak Selasa (21/5) hingga Rabu saat aksi 22 Mei. Para pelaku diamankan dari tiga lokasi berbeda, yakni di depan gedung Bawaslu RI, di kawasan Petamburan, dan di Gambir.

"Dari tiga TKP (tempat kejadian perkara) itu, setelah kita lakukan penangkapan terhadap sekelompok massa ini ada 257 tersangka yang membuat kerusuhan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya.

Dilanjutkan, jumlah pelaku yang ditangkap di setiap titik berbeda. Di Bawaslu RI ada 72 orang ditangkap, di Gambir sebanyak 29 orang. Di Petamburan memiliki jumlah paling banyak, yakni 156 orang. Para pelaku yang ditangkap di depan Gedung Bawaslu RI berusaha melawan petugas yang melalukan pengamanan di sana. Mereka, kata Argo, juga merusak bahkan memaksa masuk ke Gedung Bawaslu RI.

"Di Bawaslu ditangkap karena yang bersangkutan melawan petugas yang sedang bertugas. Kemudian juga melakukan perusakan dan memaksa masuk ke Bawaslu," kata dia.

Kemudian, Argo melanjutkan para pelaku yang ditangkap di Petamburan karean melakukan penyerangan di asrama Brimob dan membakar kendaraan operasional yang ada di sana. Untuk lokasi yang terakhir, yakni di kawasan Gambir, massa mencoba menyerang asrama di Polsek Metro Gambir dan Mako Polsek Metro Gambir. "Di Gambir, penyerangan asrama di Gambir dan Polsek Gambir," jelas Argo.

Barang bukti dari tiap lokasi kejadian aksi 22 Mei. Di Bawaslu: polisi menyita, bendera hitan, mercon atau petasan, dan juga ponsel. Di Petamburan: celurit, busur panah, bom molotov, dan sejumlah ampol berisi uang serta uang sebesar Rp 5 juta yang diduga digunakan untuk operasional. Mereka dikenakan Pasal 170 KUHP dan Pasal 212, 214, 218. Untuk yang di Petamburan ada Pasal 187 yaitu pembakaran.
Berita Lainnya
Kamis, 31 Oktober 2019
Selasa, 29 Oktober 2019
Jumat, 25 Oktober 2019
Kamis, 24 Oktober 2019
Rabu, 23 Oktober 2019
Selasa, 22 Oktober 2019
Minggu, 20 Oktober 2019
Minggu, 20 Oktober 2019
Sabtu, 19 Oktober 2019
Sabtu, 19 Oktober 2019
Jumat, 18 Oktober 2019
Kamis, 17 Oktober 2019