Senin, 27 Mei 2019

Polwan Diduga Terpapar Paham Radikal Diamankan

Polwan Diduga Terpapar Paham Radikal Diamankan

Beritabatavia.com - Berita tentang Polwan Diduga Terpapar Paham Radikal Diamankan

Seorang polwan berinisial NOS (23) diamankan lantaran diduga mengikuti kelompok paham radikal tertentu. NOS, yang disebut sebagai anggota satuan ...

Ist.
Beritabatavia.com - Seorang polwan berinisial NOS (23) diamankan lantaran diduga mengikuti kelompok paham radikal tertentu. NOS, yang disebut sebagai anggota satuan Kepolisian Daerah Maluku Utara, dibekuk sesampainya di Bandar Udara Internasional Juanda, Sidoarjo, Minggu (26/5) pukul 13.44 WIB.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Barung Mangera membenarkan penangkapan seorang perempuan di Bandara Juanda tersebut. Ia menyebut saat ini NOS diamankan sementara di Mapolda Jatim. "Iya saya membenarkan. [Penangkapan] itu bekerja sama dengan Polsek kemudian diberikan ke Polda Jatim," ujar Barung di Surabaya, Senin (27/05).

Dilanjutkan, NOS melakukan perjalanan menggunakan pesawat dengan menggunakan identitas palsu dengan nama Arfila M. Said.
Saat diperiksa petugas, NOS mengaku dari Maluku Utara dan mempunyai keluarga di Sidoarjo dan akan melakukan kegiatan belanja di Surabaya.

"Ia berangkat dari Maluku jam 09.00 WIT, dengan Pesawat Lion Air tujuan Mengaku akan belanja di Surabaya dan mengaku mempunyai keluarga di Porong Sidoarjo," ujarnya.

Barung juga membenarkan bahwa NOS adalah anggota kepolisian dari Polda Maluku Utara, yang kini tengah melakukan penjemputan terhadap yang bersangkutan. "Iya benar polisi. Sekarang Polda Maluku Utara sedang perjalanan untuk mengambil anggota itu. Saat ini, NOS masih menjalani pemeriksaan secara intensif," lontarnya.

Barung membantah jika anggota Polwan yang diamankan itu terkakit paham radikal. Sebab, dalam perkara ini pihaknya hanya mengamankan. Sementara pemeriksaan merupakan wewenang Polda Maluku Utara. "Karena proses pengamanan (NOS) baru kemarin siang dilakukan, kami belum belum bisa memaparkan lebih detail mengenai sosoknya," ujarnya.

Humas Angkasa Pura Juanda, Yuristho, juga membenarkan adanya penangkapan tersebut. Namun untuk lebih informasi selanjutnya, ia menyebut, polisi lah yang berwenang memberikan keterangan. "Memang ada penumpang tersebut dimintai keterangan. Tapi penyebabnya apa silakan dipastikan ke kepolisian ya mas," kata Yuristho. 0 DAY

Berita Lainnya
Rabu, 18 September 2019
Selasa, 17 September 2019
Senin, 16 September 2019
Sabtu, 14 September 2019
Jumat, 13 September 2019
Rabu, 11 September 2019
Senin, 09 September 2019
Jumat, 06 September 2019
Kamis, 05 September 2019
Rabu, 04 September 2019
Senin, 02 September 2019
Minggu, 01 September 2019