Selasa, 28 Mei 2019

Kapolri: 4 Nama Tokoh Nasional Diancam Ditembak Mati

Kapolri: 4 Nama Tokoh Nasional Diancam Ditembak Mati

Beritabatavia.com - Berita tentang Kapolri: 4 Nama Tokoh Nasional Diancam Ditembak Mati


Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian menilai Empat pejabat negara yang mendapat ancaman ditembak mati oleh ...

Ist.
Beritabatavia.com -
Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian menilai Empat pejabat negara yang mendapat ancaman ditembak mati oleh pendemo pada kerusuhan 22 Mei adalah pejabat sekelas menteri. Keempat pejabat tersebut adalah Menkopolhukam Wiranto, Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan, Kepala BIN Budi Gunawan dan Staf Khusus Presiden Bidang Intelijen Gories Mere.

"Dalam pemeriksaan resmi, para tersangka  menyampaikan nama Pak Wiranto, Pak Luhut Menko Maritim, Pak Ka BIN, keempat Gories Mere," kata Tito di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (28/5/2019).

Polisi seperti diungkapkan oleh Kepala Divisi Humas Mabes Polri M. Iqbal sehari sebelumnya,  sudah menetapkan 6 tersangka dalam kasus ancaman pembunuhan 4 pejabat negara.

Dalam kasus ini, polisi juga menyita berbagai jenis senjata api dan rompi antipeluru, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah mata uang asing dolar Singapura yang nilainya sekitar Rp 150 juta sebagai bagian dari janji pemberian uang.

Berikut keenam tersangka yang ditangkap polisi:

HK, warga Bogor.
Perannya ‘leader’ mencari senjata api sekaligus mencari eksekutor dan memimpin tim turun pada aksi 21 Mei. Dia ada pada saat 21 Mei membawa revolver jenis taurus. HK yang menerima uang Rp150 juta ditangkap Selasa (21/5) pukul 13.00 WIB di lobi Hotel Megaria, Menteng, Jakarta Pusat.

AZ, warga Ciputat Tangerang Selatan.
Peran mencari eksekutor sekaligus eksekutor. Ditangkap Selasa (21/5) pukul 13.30 WIB di terminal 1 C Bandara Soekarno-Hatta.

IF, warga Kebon Jeruk Jakarta Barat.
Perannya eksekutor menerima uang Rp 5 juta. Ditangkap Selasa (21/5) 20.00 WIB di pos Peruri Kantor Sekuriti KPBD Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

TJ, warga Cibinong.
Peran sebagai eksekutor menguasai senpi rakitan mayer cold 22, senpi laras panjang mayer cold 22. Menerima uang Rp55 juta. Ditangkap Jumat (24/5) 08.00 WIB di parkiran Indomaret Sentul, Citereup. TJ kita periksa urinenya positif methamphetamine dan amphetamine.

AD, warga Rawa Badak Utara, Koja, Jakarta Utara.
Peran sebagai penjual 3 pucuk senpi. Satu rakitan jenis mayer, satu laras pajang, satu laras pendek, ke HK. Menerima uang Rp26,5 juta. Ditangkap pada Jumat (24/5) 08.00 WIB di daerah Swasembada dan dia juga positif amphetamine, metamphetamine dan benzo.

AF alias Fifi (perempuan) warga Rajawali, Pancoran, Jakarta Selatan.  Peran sebagai pemilik dan penjual senpi revolver taurus ke HK. Menerima uang Rp50 juta. Ditangkap Jumat (24/5) di Bank BRI Thamrin. 0 PKO


Berita Lainnya
Rabu, 18 September 2019
Selasa, 17 September 2019
Senin, 16 September 2019
Sabtu, 14 September 2019
Jumat, 13 September 2019
Rabu, 11 September 2019
Senin, 09 September 2019
Jumat, 06 September 2019
Kamis, 05 September 2019
Rabu, 04 September 2019
Senin, 02 September 2019
Minggu, 01 September 2019