Selasa, 28 Mei 2019 16:29:23

Korban Keberingasan, Jurnalis Budi Tanjung Melapor ke Mabes Polri

Korban Keberingasan, Jurnalis Budi Tanjung Melapor ke Mabes Polri

Beritabatavia.com - Berita tentang Korban Keberingasan, Jurnalis Budi Tanjung Melapor ke Mabes Polri

Budi Tanjung jurnalis CNNIndonesia TV didampingi tim divisi legal dari medianya dan perwakilan dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) serta LBH ...

Korban Keberingasan, Jurnalis Budi Tanjung Melapor ke Mabes Polri Ist.
Beritabatavia.com -
Budi Tanjung jurnalis CNNIndonesia TV didampingi tim divisi legal dari medianya dan perwakilan dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) serta LBH Pers, mendatangi Mabes Polri, Selasa (28/5). Kedatangan Budi Tanjung, untuk melaporkan tindakan bringas dan kekerasan oleh sejumlah oknum Brimob terhadap Budi Tanjung pada aksi massa 22 Mei 2019 lalu.

Kami melaporkan pengaduan atas tindakan kekerasan yang saya alami pada waktu itu. Karena bagi kalangan jurnalis tidak satupun menghendaki kekerasan terhadap wartawan, kata Budi Tanjung usai melapor di Propam, Mabes Polri, Selasa (28/5/2019).

Budi menjelaskan, peristiwa kekerasan oleh oknum Brimob itu terjadi di kawasan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat sekira pukul 02.00 WIB. Awalnya kata dia, kericuhan terjadi di Pasar Tanah Abang, karena sudah tidak kuat menahan gas air mata Budi memutuskan bergeser menuju warung kecil di depan gereja GKI Jalan Wahid Hasyim.

Disaat beristirahat itu, Budi Tanjung yang sudah belasan tahun meliput di lingkungan kepolisian melihat ada seorang pelaku kerusuhan yang diamankan seorang anggota Brimob. Kemudian Budi Tanjung berusaha untuk merekam momen tersebut menggunakan ponselnya.

Tidak lama kemudian ada lagi pelaku kerusuhan yang diamankan kembali saya rekam lagi. Tapi saat saya ambil gambar, tiba-tiba ada anggota Brimob langsung melakukan pemukulan, tendangan, dengan bringasnya terhadap pelaku kerusuhan, yang sebenarnya menurut saya sudah tidak berdaya dan tidak bisa berbuat apa-apa karena sudah dipiting petugas, ungkapnya.

Ternyata saat itu ada anggota Brimob yang melihat dirinya merekam saat pemukulan tersebut. Mereka pun langsung berteriak dan menghampirinya yang sedang merekam. Meski Budi Tanjung sudah berteriak mengaku sebagai wartawan, seorang anggota Brimob tetap bringas merampas ponsel Budi dan memintanya untuk menghapus rekaman tersebut.

Saya berusaha mempertahankan HP, tapi pada waktu yang bersamaan ada yang memukul dari belakang dan samping. Seorang teman kerja saya bernama Aziz melihat kronologi kejadian saya diperlakukan seperti itu. Saya juga sudah berteriak dua kali saya wartawan saya wartawan, tapi merkea tidak perduli. Mereka tetap beringas memukul dan merampas dan diminta untuk hapus semua, jelasnya.

Budi memaklumi jika dirinya menjadi korban ketika melakukan peliputan di wilayah yang terjadi konflik. Sayangnya,  saat Budi menghindari kawasan tersebut dan mencari tempat aman, justru tetap mendapat penganiayaan.

Atas tindakan kekerasan yang dialaminya, Budi Tanjung meminta Kapolri Jenderal Tito Karnavian agar mengusut tuntas dan menindak tegas para oknum anggota brimob yang telah melakukan kekerasan, perampasan dan pengancaman terhadap dirinya dan sejumlah jurnalis lainnya saat meliput aksi 22 mei, sesuai UU yang berlaku.

Saya juga mendesak pimpinan polri untuk memperbaiki sistim pembinaan personel polri, khususnya di jajaran korps brimob. Agar tidak ada lagi anggota yang bertindak semena-mena yang pada akhirnya dapat merusak citra lembaga kepolisian, tandasnya.

Terkait pengaduan, Budi mengatakan pihak Propam sudah menerima laporannya, namun  ada beberapa administrasi yang masih perlu dilengkapi.

Mereka sudah menerima pengaduan kita hanya saja ada sedikit administrasi yang haru kami lengkapi dan itu akan kami segera lengkapi hari ini dan hari ini juga kami serahkan kepada mereka, tukasnya. O son


Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Selasa, 06 Oktober 2020
Senin, 05 Oktober 2020
Sabtu, 03 Oktober 2020
Selasa, 29 September 2020
Selasa, 29 September 2020
Kamis, 17 September 2020
Rabu, 16 September 2020
Jumat, 04 September 2020
Kamis, 03 September 2020
Senin, 31 Agustus 2020
Jumat, 28 Agustus 2020
Jumat, 21 Agustus 2020