Sabtu, 01 Juni 2019

Ibu Ani Yudhoyono Menutup Mata Selamanya

Ibu Ani Yudhoyono Menutup Mata Selamanya

Beritabatavia.com - Berita tentang Ibu Ani Yudhoyono Menutup Mata Selamanya

Ibu Negara RI 2004-2014 Ani Yudhoyono tutup usia pada Sabtu siang setelah menjalani perawatan kanker darah sejak 2 Februari lalu di National ...

Ist.
Beritabatavia.com - Ibu Negara RI 2004-2014 Ani Yudhoyono tutup usia pada Sabtu siang setelah menjalani perawatan kanker darah sejak 2 Februari lalu di National University Hospital (NUH) Singapura. Melalui akun Twitter-nya, politikus Partai Demokrat Andi Arief mengonfirmasikan kabar duka tersebut.

Kondisi Ani kembali kritis pada Sabtu siang. Juru bicara keluarga menyampaikan kabar tersebut beberapa jam sebelum kabar wafatnya Ani tersiar. "Ibu Ani kembali kritis. Mohon doanya para sahabat," kata staf pribadi Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ossy Dermawan kepada wartawan yang menunggu di National University Hospital Singapura.

Sementara Andi Mallarangeng bersama Wakil Sekjen Partai Demokrat, Renanda Bachar menjenguk Ani Yudhoyono di NUH. Dalam kesempatan itu, Andi mengakui kondisi kesehatan Ibu Ani terus menurun, meski ada tanda-tanda perbaikan. "Pagi hari ini Ibu Ani masih di ICU dan ditangani tim dokter dari Singapura dan kepresidenan," kata dia.

Dokter Kepresiden yang dikirim Presiden Jokowi untuk membantu perawatan Ani Yudhoyono, Terawan Agus Putranto menjelaskan kondisi terakhir istri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebelum meninggal dunia, Sabtu (1/6) siang. "Tim di sini dan tim dokter dari NUH dan dokter dari Amerika sudah berjuang keras. Tapi Tuhan punya rencana yang lebih baik," ujar Terawan dalam konferensi pers bersama di NUH, Sabtu (1/6).

Sebelum meninggal dunia, Terawan menjelaskan, kondisi Ani Yudhoyono sempat membaik pada Jumat (21/5). Namun secara tiba-tiba kondisi Ani Yudhoyono mengalami kemunduran, dan memang terindikasi karena perjalanan penyakit kanker darahnya. "(Meninggal dunia) dalam kondisi tidak sadarkan diri. Waktu itu ditidurkan karena gagal napas, sehingga beliau dipakaikan respirator," jelas Terawan.

Penggunaan respirator untuk Ani dilakukan tim dokter sejak Jumat malam. Terawan juga menjelaskan, Ani Yudhoyono hingga hari wafatnya juga belum dilakukan donor sumsum tulang belakang. Sedianya adik Ani, Pramono Edhie Wibowo merupakan pendonor. "Belum. Perjalanan penyakit yang tidak memungkinkan beliau dilakukan proses pendonoran," jelas Terawan.

Kondisi terakhir sebelum wafat sebelumnya juga disampaikan Wasekjen Demokrat, Renanda Bachtar. Mulanya keluarga Ani Yudhoyono sempat berbahagia ketika mendapati kabar sang ibu membaik. "Kamis malam seluruh indikator vital tubuh Bu Ani, seperti detak jantung, oksigen, normal sehingga SBY sangat gembira sekali, Alhamdulillah ibu sehat normal, Insyaallah bisa keluar ICU itu jadi harapan kita," ujarnya

Namun demikian, pada Jumat siang jelang maghrib, kata Renanda, kondisi Ani kembali turun sehingga tim dokter Singapura menangani langsung. "Puncaknya subuh tadi mengalami penurunan, terendah selama 4 bulan," jelas Renanda. 0 DAY

Berita Lainnya
Minggu, 24 November 2019
Minggu, 24 November 2019
Jumat, 22 November 2019
Rabu, 20 November 2019
Selasa, 19 November 2019
Senin, 18 November 2019
Sabtu, 16 November 2019
Jumat, 15 November 2019
Jumat, 15 November 2019
Kamis, 14 November 2019
Rabu, 13 November 2019
Rabu, 13 November 2019