Selasa, 11 Juni 2019

Ketum Baladhika Ancam Laporkan Tempo ke Dewan Pers

Ketum Baladhika Ancam Laporkan Tempo ke Dewan Pers

Beritabatavia.com - Berita tentang Ketum Baladhika Ancam Laporkan Tempo ke Dewan Pers

Sejumlah kutipan dalam pemberitaan Majalah Tempo edisi 10 Juni 2019 dinilai merupakan upaya membentuk frame tertentu, untuk memojokkan dirinya ...

Ist.
Beritabatavia.com -
Sejumlah kutipan dalam pemberitaan Majalah Tempo edisi 10 Juni 2019 dinilai merupakan upaya membentuk frame tertentu, untuk memojokkan dirinya sebagai pihak yang mengerahkan massa saat aksi yang berujung bentrok di depan gedung Bawaslu pada Rabu 22 Mei 2019 lalu.

Penilaian, sekaligus rasa kecewa itu disampaikan ketua umum ormas Baladhika Indonesia Jaya, Dahlia Zein pada wartawan terkait laporan utama Majalah Tempo dengan cover berjudul Tim Mawar dan Rusuh Sarinah.

Selain akan melapor ke Dewan Pers, Dahlia Zein yang juga berprofesi sebagai Advokad mengatakan, dirinya hanya curhat saat berbicara dengan wartawan Tempo. Bahkan tidak menyangka curhat itu dikutip untuk membentuk frame tertentu.

Dalam laporan utama Majalah Tempo edisi Senin 10 Juni 2019 dengan cover Tim Mawar dan rusuh Sarinah disebutkan Dahlia sempat memberikan perintah kepada anak buahnya yang ikut aksi di depan Bawaslu agar membuat benturan dengan aparat keamanan.

Disebutkan di laporan itu bahwa kesaksian Dahlia disampaikan di sebuah kafe di Cilandak Town Square pada hari Sabtu pekan lalu (1/6).Sementara saat memberikan perintah itu, Dahlia sedang berada di sebuah rumah makan Padang di perempatan Jalan Sabang, Menteng, hanya sekitar 300 meter dari lokasi aksi. Bagian inilah yang menurut Dahlia telah dikutip sedemikian rupa sehingga membentuk frame tertentu yang mengarahkan dirinya sebagai bagian dari pelaku bahkan inisiator kerusuhan.

Dahlia lantas menceritakan bagaimana dirinya bisa bertemu dengan wartawan Majalah Tempo.
"Mereka mengajak saya untuk ketemu. Mereka katakan hanya mau ngobrol biasa. Mereka tidak bilang untuk wawancara, tapi hanya ngobrol. Itu perlu digarisbawahi," ujar Dahlia dalam pembicaraan dengan redaksi.

Dalam pembicaraan itu, masih menurut Dahlia, dia dimintai tolong untuk menanyakan kesediaan Ketua Bidang Pendayagunaan Aparatur Gerindra, Fauka Noor Farid, untuk ngobrol-ngobrol. Dahlia menghubungi Fauka yang setuju asalkan pembicaraan dilakukan menggunakan telepon Dahlia.

"Setelah mereka ngobrol dengan Fauka, mereka kembali ngobrol dengan saya. Saat itu saya bilang, seharusnya polisi punya hati. Pada tanggal 22 Mei itu, kita baru buka puasa.  Mestinya bisa dipahami dan tidak langsung dibubarkan," cerita Dahlia lagi.

"Ternyata oleh mereka bagian ini yang dijadikan kutipan," kata Dahlia lagi.
Dahlia sudah  menyampaikan keberatan kepada Tempo, dan dirinya diminta untuk menyampaikan hak jawab untuk dimuat pada edisi berikutnya. Selain itu, Dahlia juga sedang mempersiapkan surat keberatan yang akan dikirimkan ke Dewan Pers. O son

Berita Lainnya
Selasa, 27 Agustus 2019
Minggu, 25 Agustus 2019
Kamis, 22 Agustus 2019
Rabu, 21 Agustus 2019
Selasa, 20 Agustus 2019
Senin, 19 Agustus 2019
Sabtu, 17 Agustus 2019
Sabtu, 17 Agustus 2019
Senin, 12 Agustus 2019
Sabtu, 10 Agustus 2019
Jumat, 09 Agustus 2019
Rabu, 07 Agustus 2019