Jumat, 28 Juni 2019

TNI Gadungan Sikat Motor Dibekuk

TNI Gadungan Sikat Motor Dibekuk

Beritabatavia.com - Berita tentang TNI Gadungan Sikat Motor Dibekuk

Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya  membekuk dua orang residivis atau penjahat kambuhan yang melakukan pencurian, dengan modus berpura-pura ...

Ist.
Beritabatavia.com - Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya  membekuk dua orang residivis atau penjahat kambuhan yang melakukan pencurian, dengan modus berpura-pura menjadi anggota TNI dan hendak membeli sepeda motor calon korbannya. Kedua tersangka merupakan residivis, telah melakukan aksinya sebanyak 6 kali di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, kedua tersangka yang ditangkap berinisial KNP (37) baru keluar penjara bulan Maret 2019, dan TMN keluar penjara tahun 2017 terkait kasus penadahan hasil pencurian sepeda motor.

"Tersangka KNP berperan mencari korban dan mengaku sebagai anggota TNI. Sementara, TMN berperan menyiapkan seragam TNI," ujar Argo, Jumat (28/6/2019).

Dikatakan Argo, tersangka KNP mencari targetnya melalui situs jual-beli online. Ketika ada orang yang hendak menjual sepeda motornya, pelaku berpura-pura menjadi pembeli. Pada tanggal 10 Mei 2019, KNP mendapatkan target berinisial MRS yang hendak menjual sepeda motornya, di kawasan Jatisampurna, Kota Bekasi.

Sebelum bertemu dengan korban, kata Argo, pelaku biasanya melakukan survei lokasi agar mengetahui jalur-jalur ketika membawa kabur sepeda motor korban.

"Pelaku menghubungi korban dan menyampaikan mau membeli. Dia datang pakai seragam dinas TNI, jadi orang yang menjual barang percaya karena dia pakai seragam TNI. Kemudian tersangka mau coba motor yang akan dijual, dia lihat pajak mati kapan, surat-surat, dan kemudian dia coba membawa jalan dan dia lari (kabur)," ungkap Argo.

Sadar sepeda motornya dibawa kabur, korban kemudian membuat laporan polisi. Sejurus kemudian, penyidik Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil menangkap tersangka KNP, di Tangerang dan TMN, di Lampung.

Argo menyampaikan, pada saat pemeriksaan tersangka KNP mengaku sudah melakukan aksi pencurian sebanyak enam dalam kurun waktu 3 bulan April-Juni 2019. Sementara itu, seragam TNI yang digunakan dibeli tersangka TMN di kawasan Cijantung, Jakarta Timur. "Hasil pencurian, uangnya dipakai pelaku untuk kebutuhan sehari-hari," katanya.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan subsider Pasal 362 KUHP dan Pasal 378 KUHP terkait penipuan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. 0 ERZ

Berita Lainnya
Jumat, 04 Oktober 2019
Jumat, 04 Oktober 2019
Kamis, 03 Oktober 2019
Kamis, 03 Oktober 2019
Rabu, 02 Oktober 2019
Selasa, 01 Oktober 2019
Senin, 30 September 2019
Minggu, 29 September 2019
Jumat, 27 September 2019
Kamis, 26 September 2019
Rabu, 25 September 2019
Selasa, 24 September 2019