Senin, 08 Juli 2019

Naik, Okupansi Perkantoran di Kawasan Niaga Jakarta

Naik, Okupansi Perkantoran di Kawasan Niaga Jakarta

Beritabatavia.com - Berita tentang Naik, Okupansi Perkantoran di Kawasan Niaga Jakarta

Tingkat keterisian ruang perkantoran di kawasan pusat niaga Jakarta terus membaik hingga setengah tahun 2019. Dari keseluruhan penyewa yang ada, ...

Ist.
Beritabatavia.com - Tingkat keterisian ruang perkantoran di kawasan pusat niaga Jakarta terus membaik hingga setengah tahun 2019. Dari keseluruhan penyewa yang ada, perusahaan teknologi, media, dan operator ruang kerja bersama mendominasi keterisian ruang kantor.

Head of Research Jone Lang LaSalle Indonesia James Taylor mengatakan bahwa saat ini perkembangan perusahaan teknologi dan operator kantor bersama (co-working space) makin pesat, dan perusahaan lokal mulai mendominasi permintaan.

"Dari co-working space ada Co-Hive yang terlihat mulai aktif mengisi pasar kantor CBD [central business district] Jakarta, lalu We Work juga terus berkembang di CBD Mega Kuningan," katanya melalui siaran pers, Senin (08/07/2019).

Dilanjutkan, didorong pertumbuhan perusahaan teknologi, tingkat serapan ruang perkantoran di Jakarta terus mengalami peningkatan dari 2017 hingga 2018. Tren itu diprediksi berlanjut pada 2019. Melihat adanya serapan sebesar 100.000 meter persegi untuk kelas (grade) A pada kuartal pertama 2019. "Jumlah serapan per kuartal sebanyak itu terakhir kali terlihat pada kuartal pertama 2011," lanjutnya.

Dari sisi pasok, adanya tambahan pasok sepanjang kuartal pertama 2019 sebanyak sekitar 250.000 meter persegi membuat total tingkat kekosongan pada kuartal kedua 2019 makin cepat.

Senior Associate Director Colliers International Indonesia Ferry Salanto mengatakan bahwa aktivitas relokasi penyewa ke bangunan kantor yang lebih baru sebenarnya menambah keuntungan untuk perkantoran yang dibangun di area CBD. Namun, hingga kuartal kedua 2019, level keterisiannya masih belum banyak berubah dibandingkan dengan pada kuartal sebelumnya.

"Sektor media dan teknologi ini akan menjadi pendorong tingkat transaksi perkantoran. Artinya, akan ada aktivitas lebih banyak di sektor kantor fleksibel di mana banyak operator co-working space akan makin sering unjuk gigi," tuturnya. 0 BIS


Berita Lainnya
Senin, 01 Juli 2019
Jumat, 28 Juni 2019
Rabu, 26 Juni 2019
Selasa, 25 Juni 2019
Selasa, 25 Juni 2019
Senin, 24 Juni 2019
Minggu, 23 Juni 2019
Jumat, 21 Juni 2019
Kamis, 20 Juni 2019
Rabu, 19 Juni 2019
Senin, 17 Juni 2019
Sabtu, 15 Juni 2019