Senin, 08 Juli 2019

Sampah Numpuk di Jalan Danau Sunter Barat, Siapa Peduli?

Sampah Numpuk di Jalan Danau Sunter Barat, Siapa Peduli?

Beritabatavia.com - Berita tentang Sampah Numpuk di Jalan Danau Sunter Barat, Siapa Peduli?

Sampah tampak menumpuk di Jalan Danau Sunter Barat, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (8/7/2019). Tak jauh dari situ terdapat lahan di mana akan ...

Ist.
Beritabatavia.com - Sampah tampak menumpuk di Jalan Danau Sunter Barat, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (8/7/2019). Tak jauh dari situ terdapat lahan di mana akan dibangun fasilitas pengolahan sampah dalam kota atau Intermediate Treatment Facility (ITF) Sunter.

Dari pantauan Kompas.com, Senin (8/7/2019), ada dua lokasi penumpukan sampah itu. Lokasi pertama sekitar satu Kilometer dari tempat pembangunan ITF Sunter. Di sana terlihat sebuah truk oranye milik Dinas Lingkungan Hidup yang sedang parkir.

Di sekitar truk, tampak belasan gerobak sampah baik yang masih kosong ataupun dipenuhi sampah warga. Sampah-sampah itu terlihat berserakan di atas rumput yang ada di pinggir Jalan Danau Sunter Barat.

Di dinding sheet pile Kali Sentiong yang melintas di lokasi tersebut terlihat tumpukan-tumpukan barang rongsokan yang dibungkus karung. Kotak-kotak stereofoam juga berserakan. Di pembatas jalan di sekitar lokasi tersebut terpasang sebuah plang bertuliskan larangan membuang sampah.

Kondisi hampir serupa juga terlihat di titik kedua yang berjarak 500 meter dari lokasi pembangunan ITF Sunter.

Jaja (30), seorang tukang sampah di sana, mengatakan sampah mulai menumpuk di tempat itu sejak Mei lalu. Ia menyebutkan, para tukang sampah diminta untuk mengumpulkan sampah-sampah dari sejumlah RW di sekitar oleh pengawas sampah dari Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.

"Pertama di sini itu disuruh pengawas (sampah), ngomong ke supir (truk sampah), kalau truk parkir di sini semua pada ngikut kemari," kata Jaja saat ditemui di lokasi, Senin

Awalnya masih bisa (di lokasi ITF Sunter) terus katanya ada pembanguna jadi enggak boleh lagi. Nah abis puasa dipindah. Ada lima RW di Kelurahan Sunter Agung yang mengumpulkan sampah di sana yakni RW 1, 3, 4, 6, 7.

Menurut  Jaja, sampah yang menumpuk tersebut akan bersih pada sore hari. "Kalau sudah sore, ini semua sampah dinaikin ke mobil. Sore mobil berangkat ini dah rapi. Gerobak semua di pinggirin," kata dia.

ITF Sunter akan dibangun PT Jakarta Propertindo kerja sama dengan perusahaan asal Finlandia, Fortum. Pembangunan ITF Subter dijadwal mulai pada akhir Juli ini dan ditargetkan selesai pada 2022. 0 KMP




Berita Lainnya
Rabu, 02 Oktober 2019
Selasa, 01 Oktober 2019
Senin, 30 September 2019
Sabtu, 28 September 2019
Jumat, 27 September 2019
Kamis, 26 September 2019
Selasa, 24 September 2019
Jumat, 20 September 2019
Kamis, 19 September 2019
Rabu, 18 September 2019
Minggu, 15 September 2019
Sabtu, 14 September 2019