Selasa, 23 Juli 2019

Kaki Perampok Motor Didor Tim Cobra Polres Lumajang

Kaki Perampok Motor Didor Tim Cobra Polres Lumajang

Beritabatavia.com - Berita tentang Kaki Perampok Motor Didor Tim Cobra Polres Lumajang

USIANYA sudah setengah baya, tetapi dalam hal kejahatan Nurul Ain (50) tidak pernah memiliki rasa jera. Dia selalu berlaku sadis terhadap para ...

Ist.
Beritabatavia.com - USIANYA sudah setengah baya, tetapi dalam hal kejahatan Nurul Ain (50) tidak pernah memiliki rasa jera. Dia selalu berlaku sadis terhadap para korbannya. Bersenjatakan celurit, pria asal Dusun Krajan Kulon, Kelurahan Selokgodang, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang Jawa Timur, selalu mengancam dan tidak segan melukai korbannya.

Tidak main-main, dia sudah melakukan aksi kejahatan di 27 tempat kejadian perkara (TKP), dengan sasaran sepeda motor milik korban. Dari 27 TKP tersebut, sebanyak 24 TKP berhasil mendapatkan sepeda motor, sementara tiga TKP gagal.

Petualangannya di dunia hitam akhirnya tumbang, setelah dia harus tersungkur oleh timah panas anggota Tim Cobra Polres Lumajang, yang sejak lama telah memburunya karena sudah meresahkan masyarakat. "Dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka mengaku melakukan aksinya sendirian dan secara acak dalam memilih rumah sebagai targetnya," terang Kapolres Lumajang, AKBP Muhammad Arsal Sahban.

Tersangka mengaku saat menemukan rumah yang dapat dimasuki, pelaku langsung beraksi. Aksinya banyak dilakukan tengah malam hingga dini hari. Selain celurit, juga bawa kunci obeng sebagai sarana untuk merusak kunci sepeda motor korbannya, serta untuk mencongkel jendela rumah korbannya. "Sepeda motor yang berhasil dijarahnya, akan langsung diantar ke rumah Sugeng warga Desa Kali Glagah, Kecamatan Sumber Baru, Kabupaten Jember. Rata-rata sepeda motor itu dijual dengan harga Rp1 juta-2 juta," tegasnya.

Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1998 ini berharap, dengan tertangkapnya Nurul Ain ini bisa menurunkan kejadian pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan perampokan di wilayah Kabupaten Lumajang. Nurul Ain sangat profesional melancarkan aksi kejahatannya. Bukan hanya dari jumlah TKP yang memang sangat banyak, tetapi menurut Kasatreskrim Polres Lumajang, AKP Hasran Cobra, tersangka selalu bekerja sendiri dan hanya berbekal obeng serta celurit.

"Hanya pakai obeng, tersangka bisa membongkar rumah korban dan dengan santainya membawa kabur sepeda motor korbannya. Apabila kepergok korbannya, tersangka akan nekad mengeluarkan celuritnya," tuturnya.

Sementara Sugeng sang penadah, warga Desa Kali Glagah Kec Sumber baru Kec Jember masih menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Jember dan Polres Lumajang. Sugeng dikenal sebagai penadah hasil kejahatan dari kasus-kasus Begal dan perampokan di Lumajang dan Jember.

Seperti Sugeng membeli hasil kejahatan Nurul Aini (50 th) sebanyak 24 motor. Juga penjahat Rohmat Cs dengan 9 TKP yang juga sudah ditangkap beberapa bulan yang lalu juga menjual motor hasil kejahatannya ke Sugeng. Jadi ada Total 33 Motor dari lumajang yang diketahui di jual ke Sugeng.

Kapolres Lumajang menjelaskan untuk penggerebekan rumah Sugeng dibentuk 3 Tim memiliki perannya masing-masing, dimana Tim pengepung akan mengawasi wilayah sekitar sementara Tim pendobrak maju dan disusul dengan Tim penggeledah. Tetap hati-hati dan waspada saat menjalankan tugas. "Pelaku memiliki bondet semacam bom low explosive yang di isi besi dan paku-paku. juga ditengarai dia punya senjata rakitan" pungkas Arsal.

Setelah Seluruh personil meluncur menuju sasaran, dan setiba di sasaran Tim menyesuaikan peran dan tugasnya masing masing.  Saat dilakukan pengepungan terlihat ada seseorang yang kabur kearah kebun kopi belakang rumah tersangka. Saat dilakukan pengejaran, petugas kehilangan jejak pelaku, namun ditemukan banyak sekali barang bukti di rumah tersangka Sugeng.

"Sayang sekali kami tidak berhasil menangkap sugeng, namun kami menemukan banyak barang bukti dan salah satu barang bukti ini cukup membuat saya kaget, barang bukti tersebut adalah sarung senjata. Saya berpendapat bahwa tersangka memiliki senjata api rakitan yang bisa saja disalahgunakan untuk tindak kejahatan" ungkap Arsal

Juga ditemukan juga 3 bilah celurit dan 8 sepeda motor bodong di rumah sugeng, 1 ditemukan di sekitar rumah dan 7 lainnya ditemukan di kebun kopi dalam keadaan ditutupi dedaunan" ungkap Arsal.

Delain itu ada 1 sepeda motor dirumah mertua Sugeng yang disembunyikan di kebun kopi dan ditutupi dedaunan. tapi karena tidak terkait dengan TKP wilayah Lumajang, kami serahkan kepada teman-teman Resmob Polres Jember untuk Proses hukum lebih lanjut. 0 END
 







Berita Lainnya
Rabu, 02 Oktober 2019
Selasa, 01 Oktober 2019
Senin, 30 September 2019
Sabtu, 28 September 2019
Jumat, 27 September 2019
Kamis, 26 September 2019
Selasa, 24 September 2019
Jumat, 20 September 2019
Kamis, 19 September 2019
Rabu, 18 September 2019
Minggu, 15 September 2019
Sabtu, 14 September 2019