Kamis, 25 Juli 2019

Pembongkaran Rumah Diwarnai Bentrokan, 6 Penghadang Dibekuk

Pembongkaran Rumah Diwarnai Bentrokan, 6 Penghadang Dibekuk

Beritabatavia.com - Berita tentang Pembongkaran Rumah Diwarnai Bentrokan, 6 Penghadang Dibekuk

RATUSAN warga terlibat bentrok dengan aparat Saptol PP Kota Bekasi, yang akan menertibkan bangunan di Jl Boulevard Raya, Kelurahan Jaka Sampurna, ...

Ist.
Beritabatavia.com - RATUSAN warga terlibat bentrok dengan aparat Saptol PP Kota Bekasi, yang akan menertibkan bangunan di Jl Boulevard Raya, Kelurahan Jaka Sampurna, Bekasi Barat, Kamis (25/07/2019). Akibatnya,  enam orang yang melakukan penghadangan pembokoran dibekuk polisi

Selain barikade warga, poster penolakan pembongkaran juga dibentangkan di depan gerbang jalan tersebut. Sejumlah ibu-ibu juga dijadikan tameng, "Maaf, kami hanya menjalankan tugas dan ini sudah sesuai dengan aturan," ujar satu petugas Satpol, sambil merangsek ke barikade warga.

Bersamaan dengan itu enam lelaki mencoba menghalangi dengan cara mendorong-dorong petugas sambil berteriak, ayo pertahankan .. pertahankan. Melihat itu ketiga pemuda tadi segera ditarik dan diserahkan ke petugas Polrestro Bekasi Kota yang ikut dalam tim penertib.

Petugas Satpol PP mengatakan ada yang melempar petugas dengan batu dan puing. Aibat lemparan itu, beberapa petugas luka di bagian tangan dan bahu. "Enam orang terpaksa diserahkan ke polisi, karena disinyalir menjadi provokator dan ternyata bukan warga setempat," ujar Rohmat, Danton Satpol PP Kota Bekasi,

Selain itu, lanjut dia, sejumlah warga yang mencoba menghasut juga dikejar, namun urung karena keburu kabur. Pembongkaran bangunan itu sendiri menurut, Rohmat, sesuai perintah pimpinan dan sebelum dilakukan eksekusi lebih dulu diberikan surat pemberitahuan (SP), "Mulai dari SP 1 sampai SP 3," katanya. Namun warga mengaku belum menerima Sp tersebut.

Pemkot Bekasi berdalih, lahan yang ditempati warga adalah bantarasn sungai yang rencananya akan dinormalisasikan, "Kalau hujan, air tidak menampung karena sungai di sini sudah didirikan bangunan liar," lanjut Rohmat.

Warga akhirnya pasrah dan sebanyak 74 bangunan di Jalan Bougenville, Bekasi, dirobohkan dengan alat berat beko. Bangunan itu sendiri menurut Ade Rahmat tidak memiliki izin dan berada di daerah aliran sungai (DAS).

Bangunan itu dinilai menghambat saluran air jika terjadi luapan hujan dan penertiban ini sebagai tindak lanjut surat dari Sekretariat Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat nomor PS0301-sb/221 tanggal 17 Mei 2019, tentang normalisasi saluran.

Bangunan yang kebanyakan semi permanen itu sudah rata dengan tanah dan beberapa di antara mereka memang mengangkut barang-barang yang ada di dalam rumah. "Kami minta Satpol PP, menahan diri dan tidak segera melakukan pembongkaran. Kami ingin musyarawah untuk mufakat," ujar satu warga Bekasi. 0 PKO












Berita Lainnya
Minggu, 11 Agustus 2019
Sabtu, 10 Agustus 2019
Jumat, 09 Agustus 2019
Jumat, 09 Agustus 2019
Kamis, 08 Agustus 2019
Rabu, 07 Agustus 2019
Selasa, 06 Agustus 2019
Selasa, 06 Agustus 2019
Senin, 05 Agustus 2019
Sabtu, 03 Agustus 2019
Jumat, 02 Agustus 2019
Kamis, 01 Agustus 2019