Jumat, 26 Juli 2019 17:17:52

Sadis, Gadis Inggris Diperkosa 12 Remaja Israel

Sadis, Gadis Inggris Diperkosa 12 Remaja Israel

Beritabatavia.com - Berita tentang Sadis, Gadis Inggris Diperkosa 12 Remaja Israel

GENG geng pemerkosa terdiri dari 12 remaja asal Israel dituduh telah berkomplot melakukan penyerangan serta pemerkosaan terhadap seorang gadis ...

   Sadis, Gadis Inggris Diperkosa 12 Remaja Israel Ist.
Beritabatavia.com - GENG geng pemerkosa terdiri dari 12 remaja asal Israel dituduh telah berkomplot melakukan penyerangan serta pemerkosaan terhadap seorang gadis berusia 19 tahun asal Inggris di sebuah resor di Republik Siprus, Ayia Napa.

Berdasarkan penuturan korban, kedua belas remaja Israel tersebut menahan dan melakukan pemerkosaan secara bergantian di sebuah hotel pada Rabu pekan lalu (18/7). Kini, pihak berwenang Siprus telah berhasil menangkap dan menyeret ke 12 remaja tersebut ke Pengadilan Famagusta, Kota Paralimni.

Dilansir dari The Sun, Jumat (26/07) usia anggota geng terduga pemerkosa tersebut diketahui berkisar antara 15 hingga 18 tahun. Kedua belas bocah lelaki tersebut dilaporkan menyerang korban antara pukul 12.30 dini hari di sebuah hotel kecil, Pambos Napa Rocks.
Berdasarkan penyilidikan, satuan kepolisian Siprus menduga kuat bahwa geng tersebut sebelumnya telah melakukan rencana sebelum memerkosa korban secara massal.

Berbeda dengan penuturan pihak kepolisian, pengacara Israel mewakili tiga tersangka pemerkosa, Nir Yaslovitzh, menuturkan tuduhan komplotan perkosaan hanya untuk beberapa pelaku. Sementara untuk pelaku yang tidak terlibat dalam hubungan seksual dengan korban masih terancam hukuman jika mereka terbukti menyaksikan tindakan penyerangan serta pemerkosaan tersebut.

Yaslovitzh menambahkan tim jaksa harus berpikir ulang mengenai strategi mereka jika tuduhan konspirasi digunakan untuk melawan para tersangka. Sementara berdasarkan laporan media-media Israel, penyelidikan saat ini berfokus pada tiga anggota geng tersebut. Pasalnya, salah satu dari ketiga tersangka diduga memainkan peran sebagai pemancing dengan cara mengundang korban ke kamar hotel.

Salah satu saluran berita TV Israel, 13 News mengungkapkan secara gamblang penuturan korban terhadap pihak kepolisian. Salah satu dari mereka menahanku dan kemudian aku melihat setidaknya ada 12 wajah...... Selama satu jam atau lebih, satu demi satu. Pada titik tertentu, setelah aku pingsan, aku (kemudian) dibebaskan. (Saat itulah) aku berlari keluar ruangan. (Ketika) bertemu dengan teman-teman, mereka langsung membawaku ke klinik dalam keadaan setengah telanjang, ucap korban.

Tidak hanya itu, berdasarkan penuturan korban, beberapa anggota geng tersebut memerkosanya dengan menggunakan kondom. Sementara yang lain tidak memakai pengaman. Korban pun mengungkapkan rasa sakit di seluruh tubuhnya akibat pemerkosaan tersebut.

Dalam penyelidikan 3 hari terakhir, tiga tersangka utama bersikukuh mengatakan kepada kepolisian bahwa hubungan seks dengan gadis Inggris tersebut adalah konsensual (suka sama suka). Bahkan, kabarnya mereka sempat menawarkan sebuah rekaman video di ponsel sebagai bukti atas pernyataan mereka. Meski begitu, pihak kepolisian masih ragu apakah rekaman tersebut adalah rekaman saat mereka berhubungan intim dengan korban ketika insiden pemerkosaan berlangsung.

Berdasarkan penyelidikan kepolisian, korban juga diketahui telah bertemu dengan salah satu terduga pelaku tiga hari sebelum insiden pemerkosaan terjadi. Korban juga mengakui bahwa dia setuju untuk diundang ke kamar hotel milik salah satu anggota tadi. Tetapi, ternyata saat berada di dalam kamar, keduabelas oremaja itu ramai-ramai memerkosanya.

Namun, korban juga mengatakan kepada kepolisian bahwa geng tersebut sempat menahannya sembari tertawa dan mengambil video menggunakan ponsel mereka. Dokumen pengadilan pun mengungkapkan bahwa korban mengalami beberapa goresan di bagian bawah tungkai.

Meski pihak pengadilan sudah mengumpulkan beberapa bukti kuat, para anggota pemerkosa tetap menyangkal segala tuduhan yang dilancarkan kepada mereka. Geng remaja Israel ini juga mengklaim bahwa korban telah berbohong serta menuduh korban telah disuruh oleh orang Inggris lainnya untuk membuat laporan palsu. Remaja-remaja tersebut juga mengungkapkan bahwa pihak kepolisian telah melakukan kekerasan saat berusaha menahan mereka.

Polisi memukuli kita, mereka mematahkan hidung kita, dan gadis itu berbohong. Bantu kami, keluarkan kami dari sini, Anda akan lihat bahwa kami benar dan tidak bersalah, ucap pengacara mengutip kesaksian para tersangka.

Setidaknya karena insiden ini, beberapa turis Inggris yang berada di Siprus nekat menghampiri serta menyelidiki sendiri teman-teman grup pemerkosa Israel yang kemungkinan juga terlibat dalam kasus tersebut. 0 KAY


Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Kamis, 16 Januari 2020
Rabu, 15 Januari 2020
Selasa, 14 Januari 2020
Selasa, 14 Januari 2020
Minggu, 12 Januari 2020
Sabtu, 11 Januari 2020
Jumat, 10 Januari 2020
Kamis, 09 Januari 2020
Rabu, 08 Januari 2020
Selasa, 07 Januari 2020
Minggu, 05 Januari 2020
Selasa, 31 Desember 2019