Jumat, 26 Juli 2019

OTT KPK Ringkus Bupati Kudus

OTT KPK Ringkus Bupati Kudus

Beritabatavia.com - Berita tentang OTT KPK Ringkus Bupati Kudus

OPERASI Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meringkus Bupati Kudus M Tamzil, dalam operasi tangkap tangan atau OTT KPK pada ...

Ist.
Beritabatavia.com - OPERASI Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meringkus Bupati Kudus M Tamzil, dalam operasi tangkap tangan atau OTT KPK pada Jumat, 26 Juli 2019. Tamzil diduga terlibat dalam kasus jual-beli jabatan di Kabupaten Kudus.  Dari operasi senyap itu KPK mengamankan sembilan orang, termasuk Bupati Kudus Muhammad Tamzil, Staf dan ajudan Bupati, serta calon Kepala Dinas setempat.

"Dugaan pemberian suap ini terkait dengan pengisian jabatan di Kabupaten Kudus. OTT tersebut dilakukan setelah pihaknya menerima informasi dari masyarakat. "Setelah dilakukan pengecekan di lapangan terhadap bukti-bukti awal sehingga KPK segera melakukan tindakan cepat," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, saat dihubungi Jumat (26/07/2019).

Basaria mengatakan OTT dilakukan pada Jumat, siang ini. Informasi soal operasi ini awalnya diketahui lewat informasi soal adanya penyegelan di rumah Sekretaris Daerah Kudus dan staf khusus Bupati.

Menurut Basaria, pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya transaksi dan kemudian terbukti benar. Beberapa saat setelah transaksi, KPK menangkap 9 orang. Di antaranya, Tamzil, staf, ajudan Bupati dan calon kepala dinas setempat. KPK turut menyita uang dan jumlahnya masih dihitung.
"Kami menduga terjadi sejumlah pemberian terkait pengisian jabatan ini," ujar dia.

Menurut Basaria, orang yang ditangkap sedang diperiksa di kantor polisi setempat. Konferensi pers mengenai OTT KPK ini akan disampaikan, Sabtu, 27 Juli 2019.

Saat ini, lanjut dia, pihak-pihak yang diamankan dalam operasi senyap itu dibawa ke kantor kepolisian setempat untuk proses lebih lanjut. Saat ini, pemeriksaan intensif sedang dilakukan.

"Sesuai dengan mekanisme dan hukum acara yang berlaku, maka KPK diberikan waktu 24 jam untuk menentukan status perkara dan status hukum pihak-pihak yang diamankan, apakah memenuhi syarat untuk ditetapkan sebagai tersangk ataupun saksi," katanya. 0 ERZ



Berita Lainnya
Selasa, 10 September 2019
Selasa, 10 September 2019
Senin, 09 September 2019
Minggu, 08 September 2019
Kamis, 05 September 2019
Rabu, 04 September 2019
Selasa, 03 September 2019
Senin, 02 September 2019
Minggu, 01 September 2019
Sabtu, 31 Agustus 2019
Rabu, 28 Agustus 2019
Selasa, 27 Agustus 2019