Rabu, 31 Juli 2019 12:16:52

Polantas Gadungan Sikat Motor di 3 Pos Polantas Jakut

Polantas Gadungan Sikat Motor di 3 Pos Polantas Jakut

Beritabatavia.com - Berita tentang Polantas Gadungan Sikat Motor di 3 Pos Polantas Jakut

PENCURI sepeda motor (Curanmor) semakin nekad dan semakin berani mencari sasaran. Pos Polantas pun disasar. Modus untuk mencuri motor yang diparkir ...

 Polantas Gadungan Sikat Motor di 3 Pos Polantas Jakut Ist.
Beritabatavia.com - PENCURI sepeda motor (Curanmor) semakin nekad dan semakin berani mencari sasaran. Pos Polantas pun disasar. Modus untuk mencuri motor yang diparkir di Pos Polantas pun sangat mengejutkan, menyamar menjadi Polisi Lalu Lintas. Aksi itu dilakukan gerombolan pencuri motor yang dikomandoi Arief sebagai pengatur pencurian.

Dengan berpakaian mirip polisi lalu lintas, Arief Setiawan (22 tahun) bergerak menyantroni 3 pos polisi di wilayah Jakarta Utara (Jakut). Motor yang disikat merupakan kendaraan hasil tilang Polantas. Bahkan motor dinas polisi pun digondol. Namun sepandai-pandai tupai melompat akhirnya jatuh juga.

Tertangkapnya Arief yang menyamar sebagai polantas gandungan berpangkat Sertu terekam CCTV. Komplotan Arief sudah ditangkap, tiga pelaku lainnya masih buron, papar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, Rabu (31/7/2019).

Kawanan pencuri yang ditangkap yakni Arief sebagai kapten pengatur pencurian. Juga Empat dari tujuh anak buahnya tertangkap, yakni Sobari (27), Surya (21), Reynaldi (22), dan Ifan (18). Dua penadah Asep (36) dan Suyatno (45) juga dibekuk.

Kasus ini bermula pada 7 Juli 2019, petugas Unit Resmob Polres Jakarta Utara menerima laporan bahwa di Pos Lantas Mall of Indonesia terjadi pencurian motor di pos tersebut. Serangkaian penyelidikan pun dilakukan. Ternyata, aksi serupa terjadi di Pos Lantas Bintang Mas dan Pos Lantas Permai.

Berdasarkan rekaman CCTV yang didapatkan di Pos Polisi Bintang Mas diketahui tersangka yang beraksi adalah Arief. Dipimpin Kanit Resmob Polres Jakarta Utara Iptu Febby Pahlevi Rizal dilakukan pencarian tersangka.

Tersangka Arief dirangkap di tempat pencucian motor di Jalan Sungai Bambu Raya. Dalam pemeriksaan, ia mengaku dalam beraksi dibantu tujuh teman kejahatannya. Empat tersangka, yakni Sobari, Reynaldi, dan Surya diringkus. Tiga lainnya masih dalam buruan.

Berdasarkan pemeriksaan menunjukkan tersangka Arief adalah kapten alias pengatur seluruh rencana pencurian. Bahkan saat beraksi, ia memperdaya siapapun yang mencurigainya dengan mengenakan pakaian seragam Polantas. Tujuannya menejadi polisi gadungan adalah agar terlihat seolah-olah yang mengambil motor anggota polisi lalu lintas.

Tersangka lain berperan sebagai pembantu aksi Arief. Mulai dari mengangkat motor ke mobil, mejaga TKP agar tidak ketahuan, mendorong motor bahkan ada yang memegang kendali motor atau menyiapkan alat seperti tang, obeng dan kunci inggris yang dipakai untuk memotong rantai dan untuk membongkar motor.

Dalam melakukan tindak pidananya, mereka kerap menggunakan mobil Toyota Fortuner atau Honda CRV atau Toyota Kijang Innova yang disewa dari Koja. Arief pula yang menentukan siapa saja yang diajak beraksi, juga peranan untuk membantunya. Setelah motor didapat, Arief menjual ke penadah tersangka Suyatno dan Asep Khaerudin. Hasil penjualan dibagi-bagi dengan tersangka lain.

Gerombolan ini beraksi di tiga Pos Polantas. Masing-masing dua kali di Pos Lantas Mall Of Indonesia (MoI) pada April 2019 dan 7 Juli 2019, lalu tiga kali di Pol Lantas Permai pada 17 Mei 2019, sekitar Juni 2019, dan 26 Juli 2019. Aksi yang membuat kawanan ini tertangkap adalah di Pos Lantas Bintang Mas pada 17 Mei 2019.

Selain menangkap mereka dan memburu tiga bandit lainnya, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Termasuk motor curiannya. Berikut barang bukti yang disita: 1(satu) stel pakaian dinas Lantas Polri beserta tanda kewenangan dan lain-lain. 2. Rekaman CCTV di Pos Lantas Bintang mas. 3. 1 unit Kawasaki KLX 250 hitam. 4. 1 unit Kawasaki KLX 150 hitam. 5. 1 unit Yamaha Jupiter Z hijau

6. 1 unit Suzuki Shogun 110 biru. 7. 1 unit Honda Supra X 110 biru merah. 8. 1 unit yamaha Scorpio 225 hitam. 9. 1 unit Honda Vario 110 biru hitam. 10. 1 unit Honda Scoopy merah. 11. 1 unit Suzuki Satria F 150 hitam. 12. 1 unit Suzuki Satria F 150 hitam. 13. 1 unit Suzuki Satria F 150 hitam. 14. 1 unit Yamaha Nouvo merah.

15. 1 unit Honda Fino hitam putih. 16. 1 unit Suzuki Satria F 150 hitam putih. 17. 1 unit Honda Verza merah. 18. 1 unit Honda Vario 125 Hitam Putih dan 19. 1 Unit Suzuki Thunder. 0 PKO

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Selasa, 06 Oktober 2020
Senin, 05 Oktober 2020
Sabtu, 03 Oktober 2020
Selasa, 29 September 2020
Selasa, 29 September 2020
Kamis, 17 September 2020
Rabu, 16 September 2020
Jumat, 04 September 2020
Kamis, 03 September 2020
Senin, 31 Agustus 2020
Jumat, 28 Agustus 2020
Jumat, 21 Agustus 2020