Jumat, 02 Agustus 2019

Tekan Polusi, Sistem Ganjil Genap di Jakarta Diperluas

Tekan Polusi, Sistem Ganjil Genap di Jakarta Diperluas

Beritabatavia.com - Berita tentang Tekan Polusi, Sistem Ganjil Genap di Jakarta Diperluas

SISTEM pembatasan kendaraan ganjil dan genap diperluas. Hal ini dilakukan karena untuk menekan Gas buang kendaraan bermotor yang dituding menyumbang ...

Ist.
Beritabatavia.com - SISTEM pembatasan kendaraan ganjil dan genap diperluas. Hal ini dilakukan karena untuk menekan Gas buang kendaraan bermotor yang dituding menyumbang 70-75 persen polusi pada udara di Jakarta.

"Untuk ganjil genap, itu diperluas tapi memang prioritas kita harus segera karena memang sekarang kan musim kemarau. Artinya saat musim kemarau, gas buang yang dikeluarkan kendaraan bermotor tidak langsung turun," lontar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo saat cofee morning membahas E-TLE di Gedung Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (2/8/2019).

Saat ini, Rute perluasan ganjil genap yang akan diberlakukan Pemda DKI Jakarta beredar luas di dunia maya. Dinas Perhubungan DKI Jakarta tak membantah rute yang ramai diperbincangkan masyarakat tersebut benar. "Terkait penggalan informasi di atas masyarakat diminta untuk menunggu informasi resmi," tulis akun @atcs_jakarta, Jumat 2 Agustus 2019.

Dalam pengumuman berlogo Dinas Perhubungan dan TMC Polda Metro Jaya itu disebutkan bahwa sosialisasi perluasan sistem ganjil genap akan dilakukan sejak 5 Agustus hingga 31 Agustus. Sosialisasi akan dilakukan baik di kawasan yang telah diberlakukan aturan itu maupun kawasan yang baru akan diberlakukan.

Sosialisasi juga akan dilakukan untuk semua pengguna kendaraan, roda dua maupun roda empat. Hal itu terkait dengan rencana pemberlakuan ganjil genap untuk roda dua seperti yang sudah disebutkan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo.

Nantinya Dishub DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya akan melakukan sosialisasi di sejumlah ruas jalan seperti Jl. RS Fatmawati, Jl. Panglima Polim, Jl. Sisingamangaraja, Jl. Pramuka, Jl. Salemba Raya, Jl. Kramat Raya, Jl. Gunung Sahari, Jl. Majapahit, Jl. Gajah Mada, Jl. Hayam Wuruk, Jl. Suryoprayanto, Jl. Balikpapan dan Jl. Tomang Raya.

Dishub DKI Jakarta bersama Korlantas Polri, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek dan Polda Metro Jaya tampak tengah mematangkan rencana sosialiasi tersebut. Mereka melakukan rapat di Polda Metro Jaya pada hari ini, Jumat 2 Agustus 2019.

Rencana perluasan kawasan ganjil genap ini sendiri masuk ke dalam Instruksi Gubernur DKI Jakarta tentang pengendalian pencemaran udara. Gubernur Anies Baswedan mengeluarkan instruksi tersebut pada Kamis kemarin. Selain perluasan kawasan ganjil genal, Pemda DKI Jakarta juga merencanakan percepatan perpindahan pengguna kendaraan pribadi ke transportasi umum dan sejumlah program lainnya.

"Ini pun masih kita lakukan kajian lebih dulu karena segala sesuatu harus berdasarkan kajian komprehensif dan memikirkan aktivitas sosial ekonomi masyarakat. Namun kita prioritaskan diterapkan musim kemarau ini," ujar Syafrin.

Sementara Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara, Kamis (1/8/2019). Ingub tersebut berisi sejumlah instruksi kepada kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk mengatasi polusi udara Jakarta.

Salah satunya, Anies menginstruksikan Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk menyiapkan peraturan gubernur tentang perluasan sistem pembatasan kendaraan berdasarkan nomor polisi ganjil dan genap.

Selain itu, Anies juga menginstruksikan Dinas Perhubungan DKI untuk menyiapkan revisi peraturan gubernur tentang tarif parkir pada tahun 2019 dan menyiapkan rancangan peraturan daerah tentang biaya kemacetan (congestion pricing) pada tahun 2020.

"Mendorong partisipasi warga dalam pengendalian kualitas udara melalui perluasan kebijakan ganjil-genap sepanjang musim kemarau dan peningkatan tarif parkir di wilayah yang terlayani angkutan umum massal mulai pada tahun 2019, serta penerapan kebijakan congestion pricing yang dikaitkan pada pengendalian kualitas udara pada tahun 2021," demikian bunyi ingub. 0 END


Berita Lainnya
Minggu, 11 Agustus 2019
Sabtu, 10 Agustus 2019
Jumat, 09 Agustus 2019
Jumat, 09 Agustus 2019
Kamis, 08 Agustus 2019
Rabu, 07 Agustus 2019
Selasa, 06 Agustus 2019
Selasa, 06 Agustus 2019
Senin, 05 Agustus 2019
Sabtu, 03 Agustus 2019
Jumat, 02 Agustus 2019
Kamis, 01 Agustus 2019