Beritabatavia.com -
Warga Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan yang bermukim di pinggiran anak Kali Bata harus waspada. Pasalnya rumah mereka rawan longsor, setelah kejadian banjir dadakan akibat dibukanya pintu air di Setu Babakan, Srengseng Sawah. Pintu air terpaksa dibuka karena debit air setu naik.
Akibatnya, air kemudian melintasi lingkungan RW 02, 03, 05, 06 dan 07 Kel. Kebagusan, sehingga terjadi banjir setinggi 50 Cm hingga 1 meter.
Tak hanya air yang dikhawatirkan warga pinggir anak Kali Bata yang melintas di Kel. Kebagusan tapi tanah longsor juga mengancam rumah mereka yang kebanyakan berada di tebing anak kali tersebut.
Lurah Kebagusan Sabro Malisi, mengaku bahwa ada ratusan rumah warga yang bermukim di pinggir anak Kali Bata terendam banjir di lingkungan RW 02, 03, 05, 06 dan 07 akibat pintu air Setu Babakan terpaksa dibuka.
Satu rumah warga yaitu milik Sarmali, di RT 05/02 yang bangunannya persis di pinggir anak Kali Bata dengan kecuraman sekitar 30 derajat longsor dibagian dapur, tuturnya, Senin (27/9).
Pihaknya, tambah dia, sudah memberikan bantuan seperlunya dan memberikan peringatan ke warga yang rumahnya berada di pinggiran anak kali untuk waspada.
Kondisi badan anak Kali Bata itu memang tak lagi seperti 20 tahun lalu yang cukup lebar, tapi kini semakin menyempit dan kalah dengan bangunan rumah warga. O brn