Selasa, 27 Agustus 2019

Istri Sewa Pembunuh Bayaran Bakar Suami dan Anak Tiri

Istri Sewa Pembunuh Bayaran Bakar Suami dan Anak Tiri

Beritabatavia.com - Berita tentang Istri Sewa Pembunuh Bayaran Bakar Suami dan Anak Tiri


WARGA Sukabumi digegerkan dengan mobil MPV bernopol B 2983 SZH, yang terbakar di Kampung Bondol, Desa Pondokasotengah, Cidahu, Sukabumi, Minggu ...

Ist.
Beritabatavia.com -
WARGA Sukabumi digegerkan dengan mobil MPV bernopol B 2983 SZH, yang terbakar di Kampung Bondol, Desa Pondokasotengah, Cidahu, Sukabumi, Minggu (25/8/2019). Didalam mobil ditemukan dua orang dalam kondisi tewas terbakar. Polisi pun melakukan pengusutan. Hasilnya korban tewas adalah ayah dan anaknya. Kedua jasad itu Edi Chandra Purnama alias Pupung (54) dan anak tirinya Adi Pradana alias Dana (23).

"Kedua korban merupakan korban pembunuhan. Kami juga menangkap pelakunya yakni istri Pupung berinisal AK yang merupakan otak pembunuhan dan pelaku lainnya ibu tiri korban. Sedangkan diduga empat pembunuh bayaran, dua ditangkap dan dua masih kita kejar. Identitasnya sudah diketahui," ujar Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi kepada wartawan.

Dijelaskan, pelaku ditangkap di kawasam Caringin Utara  Cilandak Jakarta Selarab. AK menyewa empat pembunuh bayaran. Dua korban itu dieksekusi di rumahnya pada Jumat (23/8/2019). Kemudian pada Minggu (25/8/2019), dua mayat dibawa menggunakan mobil ke SPBU Cireundeu, Tersangka AK, dibantu V, menggunakan mobil lain datang ke pom bensin itu.

Selanjutnya KV membawa mobil berisi dua mayat. Sedang dan AK menumpang mobil lain. Mereka beriringan menuju Sukabumi. Pembakaran mobil dilakukan setelah AK membeli bensin. Bahan bakar itu kemudian diserahkn ibu ke anaknya untuk kemudian membakar mobil sekira pukul 12:30.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, berdasarkan keterangan tersangka AK, dia menyewa empat pembunuh bayaran untuk menghabisi korban Edi Chandra dan Dana. Sebelum dibunuh, kedua korban diculik oleh empat eksekutor yang disewa pelaku AK. Penculikan terjadi di rumah korban, Perumahan Lebak Bulus 1 Kav 129 B Blok U 15 RT 03/05, Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

"Kemudian, para eksekutor membunuh korban di wilayah DKI Jakarta. Selanjutnya mereka membawa jasad dua korban dan mobil MPV ke Sukabumi. Mereka meninggalkan mobil dan dua jasad di SPBU Cirende. Setelah itu para eksekutor melapor ke AK bahwa korban telah dibunuh. Mereka juga menyuruh AK untuk mengambil mobil yang berisi jenazah kedua korban," kata Truno, Selasa (27/8/2019).

Pada Minggu 24 Agustus 2019 pagi, ujar Kabid Humas, pelaku AK mengajak anak kandungnya, KV ke Sukabumi untuk membawa mobil dan jasad dua korban.
Mereka membawa mobil dan jasad itu ke wilayah Kecamatan Cidahu, Sukabumi. Dalam perjalanan, AK membeli bensin dalam botol dengan niat untuk membakar kedua korban.

Sesampainya di Kampung Bondol, Desa Pondokkaso Tengah, sekitar pukul 07.00 WIB, AK dan KV menyiramkan bensin ke tubuh dua korban dan mobil MPV kemudian membakarnya. "Saat itu (pelaku) KV terkena sambaran api karena mobil meledak," ujar Truno.

Akibatnya, KV terluka bakar pada bagian wajah, kaki dan tangan. Pelaku AK lantas membawa KV ke RS Pertamina, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Tak lama setelah itu, warga mendapati ada mobil yang terbakar berisi dua jasad. Warga kemudian melaporkan temuan itu kepada polisi.

Setelah dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian, pelaku AK pun berhasil diamankan di Jakarta. Sedangkan pelaku KV yang turut membantu membakar jasad dua korban Edi Chandra dan Dana, masih dirawat di RS Pusat Pertamina.

Menurut keterangan saksi, Abdul Moen mengetahui adanya mobil terbakar saat hendak ke undangan kerabatnya di kawasan Cidahu. Saat itu, dia melihat sudah banyak dikerumuni orang. "Tadi pas lewat sekitar pukul 13.00 WIB, kondisi mobil masih terbakar dan dikerumuni warga serta pengguna jalan yang melintas. Memang tercium sekali seperti bau daging ke bakar," ungkapnya.

Warga lainnya, Suryana (45) mendengar suara ledakan di sekitar lokasi mobil terbakar. "Saya kan lagi di bawah, saya dengar suara ledakan saya kira ada mobil tabrakan. Ada ledakan, dikira ada tabrakan. Ternyata ada mobil terbakar. Tak tahu awal mula mobil itu berada di situ," tukasnya.  0 ERZ
Berita Lainnya
Rabu, 02 Oktober 2019
Selasa, 01 Oktober 2019
Senin, 30 September 2019
Sabtu, 28 September 2019
Jumat, 27 September 2019
Kamis, 26 September 2019
Selasa, 24 September 2019
Jumat, 20 September 2019
Kamis, 19 September 2019
Rabu, 18 September 2019
Minggu, 15 September 2019
Sabtu, 14 September 2019