Senin, 02 September 2019 11:26:08

Pembunuh Bayaran Siram Air Keras Guru Ngaji hingga Tewas

Pembunuh Bayaran Siram Air Keras Guru Ngaji hingga Tewas

Beritabatavia.com - Berita tentang Pembunuh Bayaran Siram Air Keras Guru Ngaji hingga Tewas

PEMBUNUH bayaran kembali beraksi. Sang pembunuh disuruh menyiram air keras kepada Hasanudin (28 tahun), warga Kampung Pangkalan, RT01/01, Desa ...

  Pembunuh Bayaran Siram Air Keras Guru Ngaji hingga Tewas Ist.
Beritabatavia.com -
PEMBUNUH bayaran kembali beraksi. Sang pembunuh disuruh menyiram air keras kepada Hasanudin (28 tahun), warga Kampung Pangkalan, RT01/01, Desa Pangkalan, Teluknaga, Kabupaten Tangerang. Guru ngaji ini tewas disiram air keras oleh pembunuh bayaran atas perintah selingkuhan istri guru ngaji.

Peristiwa itu, terjadi pada Jumat 31 Agustus 2012 malam, di dekat rumahnya. Saat itu, pukul 22.00 WIB, suasana kampung sedang sepi, korban yang baru pulang mengajar ngaji tiba-tiba dicegat dua orang pria, R dan AG.

Kedua orang itu menggunakan motor dan berboncengan. R (33 tahun) yang merupakan selingkuhan istri korban bertindak sebagai driver motor. Sedang AG (17 tahun) sebagai pembunuh bayaran yang menyiram. Tanpa banyak cakap, AG yang diimingi akan diberikan imbalan sejumlah uang oleh R pun langsung menyiram air keras ke wajah dan tubuh korban, hingga mengalami luka bakar yang cukup serius dan akhirnya meninggal.

Pembunuhan ini pun kontan menggegerkan warga sekitar. Warga sekitar pun sangat menyesalkan peristiwa itu. Pasalnya, korban dikenal sebagai pribadi yang sangat baik. Maryati, warga sekitar mengatakan, korban memiliki prilaku yang baik. Dia banyak mengajarkan warga sekitar mengaji. Saat peristiwa itu terjadi pun, korban baru selesai mengajar ngaji warga sekitar di masjid.

Sedih bang. Orangnya baik. Apalagi setelah tahu korban dibunuh selingkuhan istrinya. Warga di sini berharap kedua pelaku dihukum mati saja, ungkapnya, kepada wartawan, di Kampung Pangkalan, Minggu 1 September 2019.

Isteri korban, Yatimah membenarkan bahwa R, otak pembunuhan itu adalah pacarnya sebelum dia menikah dengan ustaz. Bahkan hingga kini, setelah menikah, mereka masih saling berhubungan di belakang korban. Saya memang pacaran sudah lama. Tetapi saya tidak pernah menyangka jika dia berbuat sangat nekat. Saya juga sudah pernah minta cerai dengan korban, namun korban tidak mau menceraikan, jelasnya.

Saat ini, Yatimah (26 tahun), R dan AG sudah dilakukan penahanan. Polisi pun masih melakukan pendalaman dugaan keterlibatan Yatimah di dalam aksi pembunuhan suaminya itu.

Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus cinta segitiga yang membuat korban tewas itu. Masih kami lakukan pendalaman lagi. Jadi modusnya cinta segitiga. Pelaku R ini pacaran dengan istri korban, sebelum dia menikah, sampai sekarang. Bahkan diduga pernah berhubungan badan, pungkasnya, Senin (02/09/2019).

Kapolsek Teluknaga AKP Dodi Abdul Rohim mengatakan dalam pemeriksaan terungkap tersangka R memiliki hubungan dengan istri Hasanudin. Asmara terlarang ini membuat tersangka R berupaya memisahkan selingkuhannya dengan suaminya, Hasanudin.  Cinta lama bersemi kembali. Agaknya, cinta lama itu belum padam. Ketika pelaku cerai dengan istrinya, dia mendekati lagi dengan istri korban. Bahkan mereka berhubungan di belakang korban, sambungnya.

Polisi, tambahnya, telah mengamankan bukti percakapan tersangka R dengan istri korban. Diduga, kedekatan keduanya mengarah pada hubungan badan. Keterangan ini masih didalami, kami masih memeriksa istri korban, ujar kapolsek. 0 ERZ



Berita Lainnya
Kamis, 06 Agustus 2020
Sabtu, 25 Juli 2020
Kamis, 23 Juli 2020
Rabu, 22 Juli 2020
Minggu, 19 Juli 2020
Kamis, 16 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020
Senin, 13 Juli 2020
Senin, 13 Juli 2020
Jumat, 10 Juli 2020
Rabu, 08 Juli 2020
Rabu, 08 Juli 2020