Selasa, 03 September 2019 16:41:01

BI Jakarta: Tekanan Inflasi Ibu Kota Turun

BI Jakarta: Tekanan Inflasi Ibu Kota Turun

Beritabatavia.com - Berita tentang BI Jakarta: Tekanan Inflasi Ibu Kota Turun

BANK  Indonesia (BI) DKI Jakarta mencatat tekanan inflasi ibukota kembali menurun dari bulan Juli 2019 yang sebesar 0,25% (mom). Inflasi DKI ...

  BI Jakarta: Tekanan Inflasi Ibu Kota Turun Ist.
Beritabatavia.com - BANK  Indonesia (BI) DKI Jakarta mencatat tekanan inflasi ibukota kembali menurun dari bulan Juli 2019 yang sebesar 0,25% (mom). Inflasi DKI Jakarta pada Agustus ada di level 0,17% (mom). Secara tahunan, inflasi DKI Jakarta naik dari bulan sebelumnya yang sebesar 3,48% (yoy), menjadi 3,62% (yoy). Bila dilihat berdasarkan tahun kalender, inflasi DKI Jakarta Agustus 2019 tercatat sebesar 2,55% (ytd).

Menurut data dari rilis BI DKI Jakarta, Senin (2/9) angka inflasi tersebut didorong oleh penurunan inflasi kelompok bahan makanan dan kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga. Inflasi kelompok bahan makanan turun dari 0,86% (mom) pada bulan Juli 2019, menjadi 0,38% (mom) pada bulan Agustus 2019. Menurunnya tingkat inflasi pada kelompok ini disebabkan oleh deflasi pada subkelompok padi-padian, umbi-umbian, dan produk turunannya.

Selain itu, tingkat inflasi pada subkelompok bumbu-bumbuan juga mengalami perlambatan. Meski begitu, tingkat inflasi pada subkelompok daging dan hasilnya mengalami kenaikan hingga 2,9% (mom). Daging ayam ras dengan inflasi sebesar 5,11% (mom) memegang andil dalam kenaikan ini. Hal ini disebabkan oleh berkurangnya pasokan anak ayam ras pedaging atau day old chick (DOC).

Ada juga kelompok yang mengalami tren deflasi, yaitu kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan. Pada Agustus 2019, masih mengalami deflasi sebesar 0,50% (mom). Angka ini lebih rendah dari deflasi bulan sebelumnya yang tercatat 0,27% (mom).

Tren deflasi ini terus bertahan karena komoditas transportasi umum, antara lain pada tarif angkutan udara sejalan yang dipengaruhi oleh kebijakan penurunan tarif batas atas (TBA) tiket pesawat oleh pemerintah. Lalu ada kelompok yang mengalami peningkatan inflasi, salah satunya kelompok sandang yang meningkat dari 0,44% (mom) pada Juli 2019, menjadi 1,20% (mom) pada Agustus 2019.

Ini disebabkan oleh inflasi komoditas emas perhiasan sejalan dengan meningkatnya harga emas di pasar global. Bahkan inflasi pada komoditas emas perhiasan pada Agustus 2019 tercatat sebesar 4,02% (mom) yang lebih tinggi dibanding inflasi pada bulan sebelumnya yang tercatat 1,24% (mom).

Bahkan, emas sendiri menjadi penyumbang terbesar inflasi Agustus. Andilnya mencapai 0,09% dari inflasi IHK sebesar 0,17% (mom). Pada September 2019, tingkat inflasi diperkirakan tetap akan terkendali. Hal ini menimbang dari tingkat permintaan masyarakat yang diperkirakan tidak akan mengalami peningkatan signifikan karena tidak ada momen tertentu yang mendorong konsumsi. Selain itu, pasokan beberapa bahan pokok utama diperkirakan akan mulai normal.

Bahkan, ada potensi inflasi pada bulan September 2019 nanti akan lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya. BI DKI Jakarta mengaku akan tetap melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan pemerintah pusat melalui TPID. Bahkan forum-forum pun akan tetap terus ditingkatkan, apalagi dalam melakukan pengendalian harga. Dengan berbagai upaya tersebut, inflasi DKI Jakarta tahun 2019 diharapkan tetap terjaga dan mendukung target inflasi nasional yang sebesar 3,5% ± 1%. 0 KON

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Rabu, 13 Mei 2020
Rabu, 22 April 2020
Jumat, 17 April 2020
Jumat, 27 Maret 2020
Kamis, 12 Maret 2020
Sabtu, 01 Februari 2020
Kamis, 23 Januari 2020
Rabu, 22 Januari 2020
Senin, 20 Januari 2020
Sabtu, 18 Januari 2020
Kamis, 16 Januari 2020
Rabu, 15 Januari 2020