Rabu, 04 September 2019

Menkopolhukam: Kerusuhan Papua, Ada Peran Asing

Menkopolhukam: Kerusuhan Papua, Ada Peran Asing

Beritabatavia.com - Berita tentang Menkopolhukam: Kerusuhan Papua, Ada Peran Asing

MENTERI Koordinator (Menko) bidang Politik, Hukum, Pertahanan dan Keamanan (Polhukam) mengungkapkan ada peran asing dalam kerusuhan di Papua. Namun ...

Ist.
Beritabatavia.com - MENTERI Koordinator (Menko) bidang Politik, Hukum, Pertahanan dan Keamanan (Polhukam) mengungkapkan ada peran asing dalam kerusuhan di Papua. Namun dia tidak menyebut dari mana saja pihak asing yang ikut memprovokasi kasus Papua.

"Memang ada, bukan dugaan. Ada buktinya, ada satu kegiatan yang memang benar-benar itu merupakan kegiatan dari luar," kata Wiranto di Kementerian Polhukam, Jakarta, Rabu (4/9/2019).

Dilanjutkan, kegiatan-kegiatan luar itu kemudian menginspirasi, memotivasi dan menghasut lokal. Maka muncullah gerakan-gerakan yang berujung pada kerusuhan hingga minta merdeka.

Saat ditanya apakah Beny Wenda termasuk satu tokoh yang memprovokasi dari luar negeri untuk kerusuhan Papua, Wiranto tegaskan ‎jika Beny masuk Indonesia, dia akan menangkapnya. Dia akan membawa Beny diproses menurut hukum Indonesia. Wiranto tidak mau ada orang yang sudah mendapat suaka di luar negeri lalu memprovokasi masyarakat dalam negeri untuk membuat kerusuhan.

"Bukan hanya Indonesia, negara-negara lain pun ada pihak-pihak tertentu yang selalu ngerecokin. Tatkala mereka sudah bukan warga negara Indonesia dan juga sudah ada perlindungan suaka dari negara-negara lain, prosesnya kan tidak sesederhana yang kita pikirkan. Masuk ke Indonesia saya tangkap atau kita tangkap, kita proses. Tapi tatkala kegiatannya di luar sana, tentunya ini butuh sesuatu kegiatan diplomasi. Ada hukum-hukum Internasional yang kita harus lakukan," jelas Wiranto.

Wiranto sampaikan Indonesia tidak diam. Indonesia selalu ada langkah-langkah mengantisipasi, bahkan mengintersep kegiatan provokasi atau hasutan-hhasutan yang bertujuan ingin memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Langkah intersepsi ada, ada pencegahan, ada counter narasi, ada counter provokasi di PBB. Narasi-narasi Kementerian Luar Negeri sudah disampaikan. Saya sendiri sudah menghubungi teman-teman di daerah Pasific Selatan," tegas Wiranto.

Sebelumnya, Wiranto telah menyebutkan bahwa Benny Wenda adalah aktor dari kerusuhan di Papua. Dia melakukan kampanye-kampanye kebohongan di Sosial-Media sehingga masyarakat terhasut. Benny merupakan tokoh asal Papua, namun kini tinggal di Oxford, Inggris. Dari Inggris, dia melakukan kampanye kemerdekaan Papua. 0 BS
Berita Lainnya
Minggu, 24 November 2019
Minggu, 24 November 2019
Jumat, 22 November 2019
Rabu, 20 November 2019
Selasa, 19 November 2019
Senin, 18 November 2019
Sabtu, 16 November 2019
Jumat, 15 November 2019
Jumat, 15 November 2019
Kamis, 14 November 2019
Rabu, 13 November 2019
Rabu, 13 November 2019