Rabu, 18 September 2019

Pembakar Hutan & Lahan: 5 Korporasi dan 228 Orang Jadi Tersangka

Pembakar Hutan & Lahan: 5 Korporasi dan 228 Orang Jadi Tersangka

Beritabatavia.com - Berita tentang Pembakar Hutan & Lahan: 5 Korporasi dan 228 Orang Jadi Tersangka

SEBANYAK 228 orang ditetapkan sebagai pelaku pembakaran hutan dan lahan di beberapa wilayah di Indonesia. Jumlah tersebut merupakan total dari ...

Ist.
Beritabatavia.com - SEBANYAK 228 orang ditetapkan sebagai pelaku pembakaran hutan dan lahan di beberapa wilayah di Indonesia. Jumlah tersebut merupakan total dari keseluruhan upaya penegakan hukum yang dilakukan di enam wilayah Polda.

"Total 228 tersangka perorangan dengan tersangka korporasi bertambah menjadi lima perusahaan," demikian diungkapkan Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo, seperti diinformasikan melalui laman resmi NTMC Polri, Rabu (18/9/2019).

Disebutkan, di Polda Jambi terdapat 14 tersangka perorangan, Polda Kalimantan Selatan 4 tersangka perorangan, Polda Riau 47 tersangka perorangan dengan 1 tersangka korporasi, serta Sumatera Selatan 27 tersangka perorangan dan 1 tersangka korporasi.

Selain itu ada dua korporasi di Kalimantan Barat yang telah ditetapkan sebagai tersangka, dengan 61 tersangka perorangan. Sementara di Kalimantan Tengah ada 65 tersangka perorangan dan 1 tersangka korporasi. "Untuk yang masih proses sidik total ada 102 kasus perorangan dan 4 korporasi. Yang masuk tahap I ada 40 kasus, P21 ada 2 kasus, dan Tahap II itu 22 kasus," tandas Dedi.

Sementara Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyatakan telah membentuk tim penilai untuk mengawasi kinerja jajaran Polri mulai dari tingkat Polsek hingga Polda dalam menangani penegakan hukum (gakkum) perkara kebakaran hutan dan lahan (karhutla). "Kita intensifkan penegakan hukum. Saya sampaikan kepada jajaran, saya sudah bentuk tim," tegas Kapolri di Pekanbaru.

Tito mengatakan tim pengawas dan penilai yang dibentuk tersebut terdiri dari Propam dan Inspektorat Pengawasan Umum Polri. Tugas tim itu adalah untuk mengawasi kinerja jajaran Polri di wilayah rawan Karhutla dalam melaksanakan gakkum karhutla.

Pembentukan tim itu penting dilakukan untuk mendorong kinerja jajaran Polri agar lebih maksimal. Tito juga mengatakan telah menggelar rapat melalui konferensi video dengan jajaran Polda dan Polres se Indonesia. Akan tetapi, dia menekankan terdapat enam Polda yang menjadi fokus utama yakni Polda Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.

"Saya sampaikan, silahkan bergerak, nanti ada tim penilai dari Mabes Polri, Irwasum dan Propam yang akan mengecek ke semua wilayah. Jadi nanti penilaian kita jika ada yang tidak terkendali dan tidak ada upaya maksimal, apalagi penangkapan tak ada, out!," sambungnya. 0 ERZ
Berita Lainnya
Minggu, 24 November 2019
Minggu, 24 November 2019
Jumat, 22 November 2019
Rabu, 20 November 2019
Selasa, 19 November 2019
Senin, 18 November 2019
Sabtu, 16 November 2019
Jumat, 15 November 2019
Jumat, 15 November 2019
Kamis, 14 November 2019
Rabu, 13 November 2019
Rabu, 13 November 2019