Kamis, 19 September 2019

Banding Ratna Sarumpaet Ditolak

Banding Ratna Sarumpaet Ditolak

Beritabatavia.com - Berita tentang Banding Ratna Sarumpaet Ditolak

RATNA Sarumpaet harus tetap mendekam di penjara selama 2 tahun. Pasalnya, banding yang diajukan terpidana kasus berita bohong alias hoaks ditolak ...

Ist.
Beritabatavia.com - RATNA Sarumpaet harus tetap mendekam di penjara selama 2 tahun. Pasalnya, banding yang diajukan terpidana kasus berita bohong alias hoaks ditolak Pengadilan Tinggi DKI (PT DKI) Jakarta menolak. Dalam amar putusan, PT DKI memutus memperkuat putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Penolakan upaya banding ini disampaikan oleh penasehat hukum Ratna, Desmihardi. Dia mengatakan Majelis Hakim PT DKI Jakarta telah memutus perkara nomor: 277/PID.Sus/2019/PT.DKI atas nama terdakwa Ratna Sarumpaet.

Kata Desmihardi, PT DKI justru menguatkan Putusan PN Jakarta Selatan tanggal 11 Juli 2019 Nomor 203/Pid.Sus/2019/PN. Jkt.Sel yang menyebutkan bahwa putusan PN Jaksel sudah tepat yaitu vonis dua tahun penjara. "Dengan pertimbangan hukum bahwa pertimbangan hukum PN Jaksel sudah tepat," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (19/9).

Selain itu, dari amar putusan PT DKI juga menetapkan Ratna tetap berada di dalam tahanan. Meski demikian, PT DKI juga mempersilakan Ratna untuk mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung dalam tenggang waktu 14 hari sejak pemberitahuan putusan ini.

Desmihardi mengatakan saat ini pihaknya masih menimbang-nimbang apakah kliennya akan mengajukan kasasi atau tidak. "Untuk kasasi Ibu RS masih mempertimbangkan apakah kasasi atau tidak," tuturnya.

Ratna sebelumnya divonis 2 tahun penjara. Vonis itu tidak sampai setengah dari tuntutan jaksa yaitu 6 tahun penjara. Dalam vonis Ratna dinilai terbukti melanggar Pasal 14 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Hukum Pidana.

Ratna Sarumpaet mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi DKI atas vonis dua tahun penjara yang diterimanya untuk dakwaan menyebarkan berita bohong alias hoax. Permohonan banding didaftarkan tim penasehat hukumnya ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu, 17 Juli 2019.

Keberatan ditujukan pada pertimbangan hakim yang menyebut adanya benih-benih keonaran dari berita bohong Ratna Sarumpaet. Hal tersebut dianggap oleh tim kuasa hukum Ratna Sarumpaet tidak relevan dikaitkan dengan Pasal 14 ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang mengedarkan berita bohong dan dengan sengaja menerbitkan keonaran di kalangan rakyat. 0 ERZ



Berita Lainnya
Sabtu, 05 Oktober 2019
Jumat, 04 Oktober 2019
Jumat, 04 Oktober 2019
Kamis, 03 Oktober 2019
Kamis, 03 Oktober 2019
Rabu, 02 Oktober 2019
Selasa, 01 Oktober 2019
Senin, 30 September 2019
Minggu, 29 September 2019
Jumat, 27 September 2019
Kamis, 26 September 2019
Rabu, 25 September 2019