Kamis, 19 September 2019

Kasus Hoaks, Veronica Koman Masuk DPO

Kasus Hoaks, Veronica Koman Masuk DPO

Beritabatavia.com - Berita tentang Kasus Hoaks, Veronica Koman Masuk DPO

POLDA Jawa Timur mengancam memasukkan tersangka kasus dugaan hoaks kerusuhan di Asrama Mahasiswa Papua, Surabaya, Veronica Koman, ke dalam daftar ...

Ist.
Beritabatavia.com - POLDA Jawa Timur mengancam memasukkan tersangka kasus dugaan hoaks kerusuhan di Asrama Mahasiswa Papua, Surabaya, Veronica Koman, ke dalam daftar pencarian orang (DPO). Langkah ini diambil bila dia mengabaikan panggilan pemeriksaan hari ini.

"Pukul 18.00 WIB sudah waktu terakhir. Jadi, sesuai dengan perintah  Kapolda (Irjen Luki Hermawan), kita minta petunjuk untuk diterbitkan surat DPO-nya," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera.

Veronica telah dipanggil polisi sebagai saksi sebanyak dua kali. Namun, dia tak mengindahkan panggilan itu karena tengah melanjutkan pendidikan S-2 hukum di Australia. Dia dijerat pasal berlapis, yakni Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Pasal 160 KUHP, UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana, dan UU Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnik.

Sementara itu, Veronica merasa dikriminalisasi atas penetapan tersangka dari Polda Jatim. Dia menuding Korps Bhayangkara telah menyalahgunakan kewenangannya. Dia merasa dijadikan kambing hitam. Veronica mengaku diam sejak menjadi tersangka karena tak ingin berpartisipasi dalam upaya pengalihan isu terhadap masalah di Papua.

Dia menyebut negara abai mengusut kasus HAM di Bumi Cenderawasih. Saat ini sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) melaporkan Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Timur ke Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas). Mereka mengadu terkait kasus mahasiswa Papua di Jakarta dan advokat Veronica Koman.

"Tentang proses penahanan enam mahasiswa Papua di Mako Brimob (Markas Komando Brigade Mobil), Depok, dan penetapan tersangka terhadap aktivis Papua Veronica Koman," kata kuasa hukum mahasiswa Papua, Tigor Hutapea.

Menurut dia, tuduhan Polda Jatim terhadap Veronica tak berdasar. Berdasarkan informasi mahasiswa Papua di Surabaya, lanjut Tigor, kicauan Veronica lewat akun Twitter-nya tentang kerusuhan di Jatim sesuai fakta. "Kami melihat dia (Veronica) posisinya sebagai advokat teman-teman mahasiswa Papua di Surabaya. Maka, tidak seharusnya dia bisa dijadikan tersangka," sambung Tigor.  0 MIO


Berita Lainnya
Minggu, 24 November 2019
Minggu, 24 November 2019
Jumat, 22 November 2019
Rabu, 20 November 2019
Selasa, 19 November 2019
Senin, 18 November 2019
Sabtu, 16 November 2019
Jumat, 15 November 2019
Jumat, 15 November 2019
Kamis, 14 November 2019
Rabu, 13 November 2019
Rabu, 13 November 2019