Selasa, 24 September 2019 13:38:35

Tuntutan Mahasiswa: Batalkan RKUHP & UU KPK, Bukan Lengserkan Jokowi

Tuntutan Mahasiswa: Batalkan RKUHP & UU KPK, Bukan Lengserkan Jokowi

Beritabatavia.com - Berita tentang Tuntutan Mahasiswa: Batalkan RKUHP & UU KPK, Bukan Lengserkan Jokowi

RIBUAN mahasiswa dari berbagai kampus kembali menggelar unjuk rasa di depan gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (24/9/2019). Para mahasiswa  ...

 Tuntutan Mahasiswa: Batalkan RKUHP & UU KPK, Bukan Lengserkan Jokowi Ist.
Beritabatavia.com - RIBUAN mahasiswa dari berbagai kampus kembali menggelar unjuk rasa di depan gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (24/9/2019). Para mahasiswa  membantah anggapan bahwa aksi mahasiswa ditunggangi oleh kepentingan politik tertentu.

Selama ini mahasiswa sudah secara tegas menyuarakan tuntutannya, yakni pembatalan Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi hasil revisi dan Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana ( RKUHP). Kedua rancangan undang-undang tersebut tak sesuai dengan amanat reformasi, papar  Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya Jakarta Gregorius Anco  di depan gedung DPR.

Dilanjutkan, tuntutan mahasiswa sangat jelas dan gamblang, RUU KPK dan RKUHP dibatalkan karena RUU itu bermasalah dan tidak sesuai dengan reformasi. Enggak ada tuntutan turunkan Jokowi, ujar Anco.

Secara terpisah, Perwakilan dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Trisakti Edmund Seko mengatakan, pihaknya kembali menggelar aksi dengan jumlah massa yang lebih banyak, Bahkan beberapa perwakilan mahasiswa dari luar Jakarta direncanakan ikut bergabung.

Edmund memperkirakan ada 1.000 mahasiswa Trisakti yang akan turun ke jalan. Kurang lebih ada 1.000 mahasiwa dari Trisaksi, ujar Edmund sambil menambahkan Setidaknya ada empat poin tuntutan mahasiswa dalam aksinya, yakni:

1. Merestorasi upaya pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme.

2. Merestorasi demokrasi, hak rakyat untuk berpendapat, penghormatan perlindungan dan pemenuhan hak asasi manusia, dan keterlibatan rakyat dalam proses pengambilan kebijakan.

3. Merestorasi perlindungan sumber daya alam, pelaksanaan reforma agraria dan tenaga kerja dari ekonomi yang eksploitatif.

4. Merestorasi kesatuan bangsa dan negara dengan penghapusan diskriminasi antaretnis, pemerataan ekonomi, dan perlindungan bagi perempuan.

Mahasiswa akan tetap bertahan di gedung DPR sampai tuntutan mereka dipenuhi. Paling tidak, pemerintah dan DPR sepakat untuk membatalkan pengesahan rancangan undang-undang yang dianggap bermasalah, lontarnya serius

Sementara  Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas menyusul informasi aliansi mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi yang menyatakan bakal kembali menggelar aksi di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Selasa (24/9). Kalau ada demo besar akan dialih arus seperti hari ini (Senin), kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP M Nasir.

Selama demonstrasi di depan gedung DPR berlangsung pada Senin, rekayasa lalu lintas memang telah diterapkan. Salah satunya adalah penutupan pintu keluar tol yang berada di depan DPR. Selain itu, rekayasa lalu lintas juga dilakukan dengan penutupan flyover Ladogi yang diarahkan ke Gerbang Pemuda. Kemudian, lalu lintas dari Gerbang Pemuda ke kiri ditutup dan diputar balikkan ke Gerbang Pemuda.

Dilansir dari NTMC Polri, rekayasa lalu lintas berikutnya dilakukan dari arah Jalan Asia Afrika menuju ke Gerbang Pemuda diluruskan ke Jalan Tentara Pelajar. Selanjutnya, arus lalu lintas di belakang gedung DPR dialihkan ke kiri ke Jalan Tentara Pelajar. 0 ERZ



Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Kamis, 06 Agustus 2020
Sabtu, 25 Juli 2020
Kamis, 23 Juli 2020
Rabu, 22 Juli 2020
Minggu, 19 Juli 2020
Kamis, 16 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020
Senin, 13 Juli 2020
Senin, 13 Juli 2020
Jumat, 10 Juli 2020
Rabu, 08 Juli 2020
Rabu, 08 Juli 2020