Kamis, 26 September 2019

4 Komplotan Pengganjal ATM BCA Diringkus

4 Komplotan Pengganjal ATM BCA Diringkus

Beritabatavia.com - Berita tentang 4 Komplotan Pengganjal ATM BCA Diringkus


HATI-hati jika mengambil uang di ATM dan jangan percaya dengan orang tak dikenal yang ada di dalam ruangan Mesin ATM, apalagi menawarkan jasa ...

Ist.
Beritabatavia.com -
HATI-hati jika mengambil uang di ATM dan jangan percaya dengan orang tak dikenal yang ada di dalam ruangan Mesin ATM, apalagi menawarkan jasa membantu.  Padahal aksinya hanya untuk menguras ATM Anda. Untungnya polisi cepat tanggap dengan adanya laporan korban mesin ATM. Gerakan cepat itu dilakukan  Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Dan berhasil membekuk empat orang pelaku  komplotan pembobol rekening nasabah. 

Modusnya cukup unik dengan mengganjal mesin ATM memakai tusuk gigi serta ampelas. Komplotan yang dibekuk F (34), S (40), E (20) dan SW (43) dibekuk dari rumah kosan di Galur Sari III, kostan 178, kelurahan Utan Kayu, kecamatan Matraman, Jakarta Timur, pada Kamis (19/9/2019). Sementara dua pelaku lainnya R dan J hingga kini masih dikejar petugas

Mereka sudah beraksi sejak 2014. Modusnya, mengganjal ATM menggunakan tusuk gigi yang di amplas. Kkawanan ini kerap menyasar ATM yang ada di swalayan dan minimarket yang ramai terletak di pinggir kota Jakarta." lontar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono dalam keterangan resminya.

Dilanjutkan, kawanan itu beraksi di ATM BCA Alfamart kawasan Wisma Harapan, Tangerang, pada 21 Agustus 2019 sekira pukul 11.00. Tersangka F mengantri di ATM tersebut, saat tiba gilirannya, F mengganjal ATM dengan tusuk gigi yang sudah diamplas.

Dengan begitu, kata Argo, jika ada nasabah yang menggunakan ATM yang dimaksud, maka kartu ATM korban menjadi terganjal atau tak bisa keluar.
"Saat itulah F, menawarkan hendak membantu calon korban. Jika mau, maka pelaku dapat mengeluarkan kartu ATM yang dimaksud," tuturnya.

Namun, lanjutnya, pelaku menukar kartu ATM korban dengan kartu ATM lain dari bank yang sama.
"Ada juga pelaku lain yang sudah mengamati nomor pin kartu ATM korban. Jadi ketika kartu ATM korban sudah ditukar, para pelaku langsung menarik uang di kartu ATM itu atau mentransfer ke rekening pelaku dari mesin ATM lain," papar Argo.

Pelaku berhasil memperdayai korban dan menguras uang di rekening ATM korban sebanyak Rp 25 Juta. Uang itu habis dibagi-bagi ke enam pelaku. Dari hasil pendalaman, empat pelaku dibekuk di rumah kostan atau asrama di Kelurahan Utan Kayu, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, Kamis (19/9/2019).

Bersama para pelaku, jelas Argo, disita sejumlah barang bukti mulai dari beberapa HP, puluhan kartu ATM berbagai bank, tusuk gigi, amplas dan lainnya. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pemberatan dengan ancaman hukumannya 9 tahun penjara. 0 END
Berita Terpopuler
Selasa, 12 November 2019
Berita Lainnya
Selasa, 05 November 2019
Senin, 04 November 2019
Senin, 04 November 2019
Sabtu, 02 November 2019
Jumat, 01 November 2019
Kamis, 31 Oktober 2019
Kamis, 31 Oktober 2019
Rabu, 30 Oktober 2019
Selasa, 29 Oktober 2019
Senin, 28 Oktober 2019
Minggu, 27 Oktober 2019
Jumat, 25 Oktober 2019