Sabtu, 19 Oktober 2019

18 Tamu Negara Hadiri Pelantikan Jokowi-Maruf

18 Tamu Negara Hadiri Pelantikan Jokowi-Maruf

Beritabatavia.com - Berita tentang 18 Tamu Negara Hadiri Pelantikan Jokowi-Maruf

SEDIKITNYA 18 tamu negara terdiri  kepala negara/kepala pemerintahan maupun utusan khusus negara sahabat yang direncanakan menghadiri pelantikan ...

Ist.
Beritabatavia.com - SEDIKITNYA 18 tamu negara terdiriĀ  kepala negara/kepala pemerintahan maupun utusan khusus negara sahabat yang direncanakan menghadiri pelantikan Joko Widodo (Jokowi) dan Maruf Amin yang mengucapkan sumpah sebagai presiden dan wakil presiden (wapres) periode 2019-2024. Pelantikan digelar di Gedung Parlemen, Jakarta, Minggu (20/10/2019).

"Tentunya sebelumnya adalah menyambut tamu negara. Kurang lebih 18 tamu negara. Kepala negara Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, Australia, Vietnam, Myanmar, Filipina hadir. Republik Rakyat Tiongkok (hadir) wapres, Vietnam wapres, Thailand deputi, Amerika Serikat (AS) dan Laos utusan khusus," kata Kepala Sekretariat Presiden (Setpres) Heru Budi Hartono, Sabtu (19/10/2019).

Setpres telah menyiapkan kendaraan untuk tamu negara setingkat kepala negara/kepala pemerintahan dan utusan khusus negara-negara sahabat. Khusus penyiapan kendaraan VVIP dan Cadangan VVIP, Setpres bekerja sama dengan Mercedes Benz Indonesia dan mendapatkan dukungan kendaraan tanpa dikenakan biaya sewa.

Kendaraan tersebut terdiri dari 11 unit seri S450 brand new dan 1 unit Cadangan S450, serta 6 unit seri E300 brand new. Selain menyiapkan mobil VVIP, Setpres juga menyiapkan 66 unit kendaraan pendukung tamu negara dengan anggaran sebesar Rp1 miliar.

Menurut Heru, pengamanan untuk tamu negara yang menghadiri pelantikan juga sudah disiapkan. "Pengamanan sudah berlapis dan sudah koordinasi dengan TNI dan Polri. Setiap hotel yang diinapi tamu negara, ada penjagaan ekstra 24 jam," demikian Heru.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menegaskan, kekuatan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) pun ditingkatkan. Khususnya untuk mengawal tamu VVIP. "Pengamanan standar VVIP. Hanya karena ada kepala negara sahabat, tentunya pengamanan VVIP lebih banyak. Pengerahan kekuatan Paspampres akan lebih besar," tegas Moeldoko.

Sementara Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes (Pol) Asep Adi Saputra, mengatakan TNI dan Polri sudah menyiapkan prosedur pengamanan ke seluruh kepala negara tersebut. "Kami sudah mempersiapkan pengamanan khusus untuk perwakilan setiap negara di wilayah Asia itu," sebutnya.

Asep menjelaskan leading sector aparat yang akan memberikan pengamanan itu adalah TNI melalui Operasi Waskita dibantu oleh Polri. Pihaknya memastikan seluruh kepala negara yang hadir saat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden nanti akan diberikan pengawalan sejak tiba di DKI Jakarta hingga kembali pulang ke negara masing-masing.

"Seluruh jajaran kepolisian 34 Polda melakukan tindakana pengamanan. Di DKI akan dilakukan seperti itu upaya komprehensif, upaya preventif tentunya sifatnya imbauan. Mari kita sambut uapaya pelantikan dengan suka cita dan gembira karena sudah panjang proses demokrasi hingga 20 Oktober puncaknya," lanjutnya.

Asep mengaku optimistis TNI-Polri dan aparat dari Pemerintah Daerah (Pemda) sudah siap untuk memberikan pengamanan sejak kedatangan hingga kepulangan para tamu negara tersebut. "Sebagai negara peradaban tinggi mari kita tunjukan dunia internasional. Ini momen internasional yang menjadi tanggungjawab bersama bahwa kita negara cinta damai," pungkasnya. 0 BSO
Berita Lainnya
Kamis, 24 Oktober 2019
Rabu, 23 Oktober 2019
Selasa, 22 Oktober 2019
Minggu, 20 Oktober 2019
Minggu, 20 Oktober 2019
Sabtu, 19 Oktober 2019
Sabtu, 19 Oktober 2019
Jumat, 18 Oktober 2019
Kamis, 17 Oktober 2019
Rabu, 16 Oktober 2019
Rabu, 16 Oktober 2019
Selasa, 15 Oktober 2019