Senin, 28 Oktober 2019 16:53:48

Dituduh Curi Cincin, Gadis Desa Dipukuli, Digantung & Disetrum Kades

Dituduh Curi Cincin, Gadis Desa Dipukuli, Digantung & Disetrum Kades

Beritabatavia.com - Berita tentang Dituduh Curi Cincin, Gadis Desa Dipukuli, Digantung & Disetrum Kades

NASIB malang menimpa Noviana Baru. Gadis berusia 16 tahun asal Desa Babulu Selatan, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), ...

 Dituduh Curi Cincin, Gadis Desa Dipukuli, Digantung & Disetrum Kades Ist.
Beritabatavia.com - NASIB malang menimpa Noviana Baru. Gadis berusia 16 tahun asal Desa Babulu Selatan, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami penyiksaan sadis oleh warga dan aparat desa setempat. Noviana disiksa karena dituduh mencuri perhiasan berupa cincin emas milik tetangganya. Selain diikat dan digantung pakai tali, keponakan saya ini juga disetrum arus listrik, ungkap Son Koli, paman Noviana, Senin (28/10/2019).

Menurut Son, keponakannya disiksa karena terus membantah telah mencuri cincin emas milik salah seorang warga. Kami sudah lapor polisi dan minta agar proses para pelaku. Kami keluarga besar tidak terima perlakukan ini dan tidak setuju untuk damai. Siapapun pelaku harus diproses hukum, tegas Son.

Kami tidak setuju karena kepala desa (Kades) yang gantung. Kalau memang ada barang bukti, sebagai kepala wilayah proses hukum jangan main hakim sendiri, kata Son menambahkan.

Son mengatakan, kasus penganiayaan itu terjadi pada 16 Oktober lalu. Penganiayaan itu disaksikan langsung oleh ibu kandung Noviana. Sedangkan ayah kandung korban saat ini sedang merantau ke Kalimantan. Kami sudah serahkan ke polisi dan kami berharap kasus ini segera diproses hingga tuntas, ujar dia.

Noviana yang berusia 16 tahun menjadi korban penganiayaan yang dilakukan warga dan pejabat desa setempat. Noviana disiksa dengan cara diikat tangannya dan dipukuli. Dia dituduh telah mencuri perhiasan berupa cincin milik seorang warga. Aksi keji ini menjadi viral di akun Facebook atas nama Phutra Mountain.

Noviana dalam posisi duduk menggunakan kursi plastik. Dia lalu dipukul serta digantung pada regel rumah di Dusun Beitahu. Laporan penganiayaan itu dibenarkan oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal AKP Sepuh Ade Irsyam Siregar, Senin (28/10/2019).

Menurut Ade, kasus itu telah dilaporkan ke Polsek Kobalima, pada Jumat lalu. Masih sementara kita proses kasusnya. Nanti perkembangan kita akan rilis, ujar Ade.

Dihubungi secara terpisah, Kapolsek Kobalima AKP Marthen Pelokila mengaku sudah menindaklanjuti kasus itu. Saat ini kami sedang memeriksa saksi, kata Marthen. 0 KMP


Berita Lainnya
Kamis, 06 Agustus 2020
Sabtu, 25 Juli 2020
Kamis, 23 Juli 2020
Rabu, 22 Juli 2020
Minggu, 19 Juli 2020
Kamis, 16 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020
Senin, 13 Juli 2020
Senin, 13 Juli 2020
Jumat, 10 Juli 2020
Rabu, 08 Juli 2020
Rabu, 08 Juli 2020