Selasa, 12 November 2019 18:38:41

Viral, Copet di Car Free Day Dibekuk

Viral, Copet di Car Free Day Dibekuk

Beritabatavia.com - Berita tentang Viral, Copet di Car Free Day Dibekuk



GARA-GARA viral di Media Sosial dan menjadi bahan perguncingan, akhirnya Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya turun tangan untuk ...

Ist.
Beritabatavia.com -

GARA-GARA viral di Media Sosial dan menjadi bahan perguncingan, akhirnya Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya turun tangan untuk mengusut kasus komplotan pencot yang beraksi di Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan Thamrin, Jakarta Pusat. Hasil kedua pelaku berinisial DJ dan Pian dibekuk tanpa melakukan lainnya. Komplotan lainnya, ternyata dua orang sudah mendekam di Lembaga Pemasyarakatan dalam kasus yang lain.

"Sindikat ini sebenarnya berjumlah empat orang. Namun rekan tersangka berinisial A telah ditahan di LP Cipinang dan MM juga ditahan di LP Tangerang karena kasus narkoba," papar Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya AKBP I Gede Nyeneng didampingi Kabagmin OPS Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol. Pujiarto
di Polda Metro Jaya, Selasa (12/11/2019).

Dijelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari viralnya video aksi mereka yang melakukan aksi di acara car free day (CFD). Mereka terekam saat beraksi di acara musik yang dilangsungkan di CFD kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Ternyata kejadian itu tahun 2015, namun menjadi viral saat ini.

Dalam melakukan aksinya, mereka memiliki peran yang berbeda-beda. Ada yang berpura-pura mengalihkan perhatian, lalu ada yang beraksi mengambil barang berharga milik korban. Ada yang menyimpa hasil kejahatan bahkan ada yang bertindak sebagai pengamanan. "Setelah barang berharga milik korban telah berpindah tangan, ada juga yang bertugas menerima hasil kejahatan," ungkapnya.

Selain beroperasi di CFD, lanjut dia, sindikat ini telah sering melakukan aksi pencopetan di acara konser musik maupun tempat keramaian lainnya. Hal ini terbukti dari banyaknya laporan yang masuk ke polisi, terkait kasus pencopetan di arena konser.

"Sasaran mereka biasanya dompet dan ponsel, empat ponsel berhasil diamankan sebagai barang bukti. Adapun hasil kejahatan digunakan untuk memenuhi kehidupan sehari-hari," katanya sambil menambahkan komplotan pencopet ini menjual hasil kejahatannya kepada orang tak dikenal, hasilnya digunakan untuk kepentingan pribadi membeli celana, juga untuk kebutuhan sehari-hari. Karena perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara. 0 END

Berita Lainnya
Senin, 06 Januari 2020
Minggu, 05 Januari 2020
Kamis, 02 Januari 2020
Senin, 30 Desember 2019
Senin, 30 Desember 2019
Minggu, 29 Desember 2019
Sabtu, 28 Desember 2019
Jumat, 27 Desember 2019
Kamis, 26 Desember 2019
Kamis, 26 Desember 2019
Selasa, 24 Desember 2019
Kamis, 26 Desember 2019