Jumat, 20 Desember 2019 17:48:57

Berobat Alternatif malah Dicabuli Habib

Berobat Alternatif malah Dicabuli Habib

Beritabatavia.com - Berita tentang Berobat Alternatif malah Dicabuli Habib

NASIB malang menimpa Mawar (bukan nama sebenarnya). Terserang penyakit pendarahan rahim yang sudah lama diderita, tak kunjung sembuh. Atas saran ...

 Berobat Alternatif malah Dicabuli Habib Ist.
Beritabatavia.com -

NASIB malang menimpa Mawar (bukan nama sebenarnya). Terserang penyakit pendarahan rahim yang sudah lama diderita, tak kunjung sembuh. Atas saran temanya. Mawar disuruh melakukan pengobatan alternatif  Habib Husein Alatas (HA) di Ciledug, Bekasi, Jawa Barat. Percaya dengan saran temannya, Mawar mendatangi tempat praktek sang habib HA (39 tahun).

"Saat proses pengobatan,  korban diberi sejumlah instruksi oleh tersangka HA. Setelah melakukan instruksi tersebut, korban merasa seperti dihipnotis lantas mengantuk dan tertidur, setelah tersangka membacakan doa dan menepuk bahu korban," papar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, di kantornya, Jakarta, Rabu (18/12).

Kombes Pol Yusri menjelaskan kejadian pencabulan terjadi pada November 2019. Saat dicabuli di bagian yang sensitif, Mawar terbangun, dan korban merasa dirinya telah dicabuli oleh Habis HA. Saat itu Mawar berteriak dan pergi meninggalkan tempat pengobatan alternatif milik HA, asal Pekalongan Jawa Tengah.

Korban Mawar tidak terima dengan perbuatan Habib HA akhirnya membuat laporan ke kepolisian. Laporan ditindaklanjuti dengan membawa korban ke Rumah sakit Polri Kramatjati Jakarta Timur untuk divisum.  "Visum menyebutkan Bagian sensitif korban mengalami luka," ungkap Yusri.

Dan penyidik Dirkrimum Polda Metro Jaya memeriksa empat orang saksi kemudian melakukan penangkapan kepada Habib HA di Ciledug Bekasi, pada Senin (16/12/2019). Saat ditangkap habib yang tangannya bertata tak berkutik dengan tuduhan pencabulan.

Pengakuan sementara habib HA terpaksa melakukan pencabulan karena tertarik dengan korban. Kini, tersangka telah mendekam di rumah tahanan (rutan) Polda Metro Jaya. Sebanyak empat saksi juga telah diperiksa oleh penyidik. Polisi pun masih mendalami kasus  tersebut, guna mengetahui jumlah korban pencabulan.
Atas perbuatannya, tersangka HA terancam dijerat Pasal 290 KUHP tentang Tindak Pidana Pencabulan, dengan ancaman hukuman penjara maksimal tujuh tahun.
0 EEE

 

 

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Selasa, 07 April 2020
Senin, 06 April 2020
Minggu, 05 April 2020
Rabu, 25 Maret 2020
Kamis, 12 Maret 2020
Jumat, 21 Februari 2020
Rabu, 19 Februari 2020
Sabtu, 01 Februari 2020
Jumat, 31 Januari 2020
Jumat, 24 Januari 2020
Kamis, 23 Januari 2020
Kamis, 23 Januari 2020