Senin, 30 Desember 2019 12:44:00

Buntut Kasus Narkoba Ibra Azhari, Medina Zein Jalani Tes Urine

Buntut Kasus Narkoba Ibra Azhari, Medina Zein Jalani Tes Urine

Beritabatavia.com - Berita tentang Buntut Kasus Narkoba Ibra Azhari, Medina Zein Jalani Tes Urine

SOSIALITA Medina Zein, istri Lukman Azhari diamankan Ditnarkoba Polda Metro Jaya, dikediamannya kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada  ...

Buntut Kasus Narkoba Ibra Azhari, Medina Zein Jalani Tes Urine Ist.
Beritabatavia.com -

SOSIALITA Medina Zein, istri Lukman Azhari diamankan Ditnarkoba Polda Metro Jaya, dikediamannya kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada  Sabtu (28/12/2019). Medina Zein diperiksa terkait kasus narkoba yang menjerat kakak iparnya, Ibra Azhari. Setelah menjalani pemeriksaan, polisi menemukan hasil bahwa Medina Zein positif amfetamin. Meski demikan untuk memperkuat bukti positif itu, Senin (30/12) siang, Medina akan menjalani pemeriksaan urine di Puslabfor Polri.

"Dit Narkoba Polda Metro Jaya beberapa hari yang lalu mengamankan salah seorang wanita berinisial MZ. Ini ada ketersangkutan hasil pengembangan dari salah satu tersangka yang sebelumnya kita amankan, yaitu Ibra ya," papar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat ditemui di gedung Humas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (30/12/2019).

Dilanjutkan, MZ diamankan berdasarkan hal pengembangan. Dan sudah dilakukan pemeriksaan. "Kita juga tes urine positif mengandung amfetamin ya. Urin itu positif memang yang bersangkutan itu pemakai. Dan untuk lebih membuktikan lagi akan dibawa ke Puslabfor Polri," tandasnya.

Dari situ, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait hasil pemeriksaan dari MZ. "Juga ada beberapa keterangan saksi yang sudah kita ambil termasuk beberapa temannya ini masih kita dalami semuanya," tambahnya

Hingga Senin, MZ masih diperiksa secara intensif oleh penyidik. "Soal perannya, masih didalami perannya sebagai apa, nanti setelah hasil pemeriksaan pasti kita rilis. Karena siang ini MZ dibawa ke Puslabfor,” jelas Yusri.

Penangkapan terhadap Ibra berawal saat polisi menangkap tersangka berinisial IS, pada Sabtu (21/12/2019) lalu. Dari sana polisi mengetahui kalau seorang pengedar berinisial MH akan mengirimkan narkoba jenis sabu kepada Ibra. Selanjutnya, polisi pun menangkap MH di hari yang sama. Dan dilanjutkan dengan menangkap Ibra di kediamannya.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 112 dan atau Pasal 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal enam tahun dan maksimal 20 tahun penjara. 0 ERZ

 

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Rabu, 07 Oktober 2020
Minggu, 27 September 2020
Jumat, 25 September 2020
Rabu, 23 September 2020
Rabu, 23 September 2020
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020
Minggu, 20 September 2020
Senin, 14 September 2020
Kamis, 10 September 2020
Kamis, 10 September 2020
Sabtu, 05 September 2020