Selasa, 31 Desember 2019 12:36:54

Brankas Milik "Koboi Lamborghini" Isi 7 Senpi & Granat Ilegal

Brankas Milik "Koboi Lamborghini" Isi 7 Senpi & Granat Ilegal

Beritabatavia.com - Berita tentang Brankas Milik "Koboi Lamborghini" Isi 7 Senpi & Granat Ilegal

KASUS AM (44 tahun), pengusaha properti yang aksi Koboi Lamborghini dengan mengumbar tembakan dan menodongkan senjata api ke dua orang pelajar SMA ...

Brankas Milik Ist.
Beritabatavia.com -

KASUS AM (44 tahun), pengusaha properti yang aksi Koboi Lamborghini dengan mengumbar tembakan dan menodongkan senjata api ke dua orang pelajar SMA berbuntut panjang. Setelah menjadi tersangka penodongan juga kepemilikan sejumlah satwa langka yang sudah diawetkan. Kini sang Koboi tabng tinggal di Jalan Jambu Pejaten Barat, Jakarta Selatan memiliki sejumlah senjata api (senpi) laras panjang dan Shotgun berbagai jenis serta granat yang semuanya ilegal.

"Jadi kepemilikan senpi dan granat ini merupakan hasil pengembangan. Saat itu polisi curiga dengan brankas milik AM yang ada di rumahnya. Saat brangkas dibuka ternyata berisi 7 senjata api (senpi) ilegal berbagai jenis, sebuah granat serta ratusan amunisi," papar Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Gatot Eddy Pramono didampingi Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Bastoni Purnama, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dan Kasat Reskrim Polres Metro Jaksel AKBP Andi Sanjaya Ghalib, di Mapolda Metro Jaya, Selasa (31/12/2019).

Kapolda Metro menjelaskan, setelah penggeledahan pada Kamis (26/12) lalu, polisi kembali mendatangi rumah tersangka di kawasan Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Sabtu (28/12).  Dalam penggeledahan kedua ini polisi menemukan brangkas besar berisi tujuh pucuk senjata api ilegal. Adapun jenis senjata api terdiri 4 senpi panjang dan 3 senpi pendek  yakni AR 16 dan M16 yang sudah dimodifikasi menjadi M4 dan shotgun.

Juga senjata pistol jenis Glock yang dilengkapi peredam suara. "Ada empat senjata laras panjang dan tiga laras pendek, amunisi, serta satu granat tangan. Hasil pemeriksaan sementara, semuanya tidak berizin, kami terus melakukan pendalaman darimana senpi yang dimiliki AM, termasuk peruntukanya. Katanya AM anggota Perbakin namun kita dalami kebenaran itu," ujar calon Wakapolri.

Kapolda Gatot memastikan Polda Metro Jaya bakal membekap dan membatu Polres Metro Jakarta Selatan dalam menyelidiki kasus tersebut. Saat ini, polisi pun tengah mendalami lebih lanjut dari mana Abdul mendapatkan senjata api ilegal itu dan untuk apa. "Pengakuannya dia hanya senang mengoleksinya saja, dan gimana cara dia bisa dapat benda itu masih kita dalami. Sejauh ini dia mengaku dipakai di rumah saja, tidak di tempat lain," tuturnya.

Saat ditanyakan apakah ada kaitan Abdul dengan kelompok teroris tertentu, Kapolda menampiknya. Sebab senjata tersebut dipakai untuk narsis saja dan koleksi. Gatot juga membantah Abdul merupakan gengster jalanan.

Kapolres Metro Jaksel Kombes Bastoni Purnama menambahkan  brankas milik AM ini, ditemukan dalam keadaan terkunci dan sandinya tidak diberikan oleh tersangka. Akhirnya brankas itu disita dan dibawa oleh petugas untuk dibuka secara paksa.

Brankas tersebut ditemukan di tempat tersembunyi di rumah tersangka dan tertutup oleh tumpukan barang, sehingga tidak tampak jelas oleh orang lain. "Namun, berkat ketelitian petugas akhirnya brankas tersebut dapat ditemukan," ungkapnya.

Diketahui, kasus Koboi Lamborghini bermula saat tersangka Abdul Malik melakukan penodongan kepada dua pelajar di Kemang, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu. Dari situ Polres Metro Jakarta terus melakukan pengembangan. 0 END

 

 

 

 

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Jumat, 17 Januari 2020
Jumat, 17 Januari 2020
Kamis, 16 Januari 2020
Rabu, 15 Januari 2020
Selasa, 14 Januari 2020
Senin, 13 Januari 2020
Senin, 13 Januari 2020
Minggu, 12 Januari 2020
Minggu, 12 Januari 2020
Jumat, 10 Januari 2020
Kamis, 09 Januari 2020
Selasa, 07 Januari 2020