Jumat, 10 Januari 2020 11:15:44

Dampak Banjir, Sampah Numpuk di Jalan Duri Kosambi

Dampak Banjir, Sampah Numpuk di Jalan Duri Kosambi

Beritabatavia.com - Berita tentang Dampak Banjir, Sampah Numpuk di Jalan Duri Kosambi

  PASCA banjir menerjang Jabodetabek seminggu lalu, dampak tumpukan sampah masih terlihat di bebera pinggir jalan di Jakarta. ...

Dampak Banjir, Sampah Numpuk di Jalan Duri Kosambi Ist.
Beritabatavia.com -

 

PASCA banjir menerjang Jabodetabek seminggu lalu, dampak tumpukan sampah masih terlihat di bebera pinggir jalan di Jakarta. Pemandangan seperti itu antara lain tampak di Jalan Raya Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (9/1/2019) malam.

Di beberapa titik di pinggir jalan itu banyak tumpukan sampah akibat banjir yang belum diangkut atau dibuang ke tempat pembuangan akhir. Di antara tumpukan sampah itu ada sofa bekas, kasur, dan perabotan rumah tangga lainnya yang berbahan plastik.

Tumpukan kasur bekas menjadi sampah mencolok yang ditemui di beberapa titik di Jalan Duri Kosambi. Sampah kasur itu antara lain terdapat di dekat SMPN 176 Jakarta Barat, kira-kira 300 meter dari gerbang sekolah. Ukuran kasur beragam. Ada kasur berbahan spons kuning, ada juga yang berbahan dasar kapuk.

Seseorang yang mengaku warga setempat tetapi tidak mau menyebutkan namanya mengatakan,  tumpukan sampah itu mulai muncul 4 hari lalu. "Belum diambil-ambil, malah tambah numpuk, parah ini kasur-kasur yang paling banyak. Kasian yang usaha jadi macet, tukang nasi bebek sudah berapa hari tidak jualan karena tempat dagangannya masih ditempati sampah," kata warga.

Tumpukkan sampah tersebut dikhawatirkan dapat membuat wabah penyakit. Juga bau busuk terus menebar ke warga setempat. Bahkan mengganggu pemandangan bikin mata sepet.

Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup (Kasudin LH) Jakarta Barat, Edy M, sebelumnya mengimbau masyarakat yang terdampak banjir agar mengumpulkan sampah di satu titik.

Edy berharap warga dapat bekerja sama dengan pihak RT dan RW setempat untuk menentukan lokasi mana yang akan dijadikan lokasi pengumpulan sampah.

"Saran saya masyarakat mau diatur. Buang sampahnya kalau bisa diatur pengurus RT dan RW ditaruh di satu titik yang gampang dijangkau armada truk kami," kata Edy. 0 KMP

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Rabu, 25 Maret 2020
Kamis, 12 Maret 2020
Jumat, 21 Februari 2020
Rabu, 19 Februari 2020
Sabtu, 01 Februari 2020
Jumat, 31 Januari 2020
Jumat, 24 Januari 2020
Kamis, 23 Januari 2020
Kamis, 23 Januari 2020
Rabu, 22 Januari 2020
Rabu, 22 Januari 2020
Selasa, 21 Januari 2020