Kamis, 23 Januari 2020 14:21:30

Hutan Australia Kembali Membara

Hutan Australia Kembali Membara

Beritabatavia.com - Berita tentang Hutan Australia Kembali Membara

KEBAKARAN hutan kembali terjadi di dekat ibu kota Australia, Canberra pada Kamis (23/1/2020). Kondisi ini memaksa bandara Canberra ditutup ...

 Hutan Australia Kembali Membara Ist.
Beritabatavia.com -

KEBAKARAN hutan kembali terjadi di dekat ibu kota Australia, Canberra pada Kamis (23/1/2020). Kondisi ini memaksa bandara Canberra ditutup sementara sehingga berimbas pada jadwal penerbangan domestik dan internasional.

Lembaga penerbangan bandara Canberra mengatakan kondisi temperatur tinggi dan angin kencang memicu kobaran api baru di sejumlah kawasan di Australia timur.

"Sejumlah jadwal penerbangan dari dan ke Canberra dihentikan sementara untuk memberi kesempatan bekerja bagi tim pemadam kebakaran," ungkap juru bicara bandara Canberra kepada AFP.

Please be advised, some flights have been affected. Please contact your Airlines for up to date flight status.

https://t.co/EGJ74iWs8s Please follow ACT ESA to keep updated. https://t.co/V0uMtBAFJs
— Canberra Airport (@CanberraAirport) January 23, 2020

Lewat akun Twitter resmi, bandara Canberra mengumumkan sejauh ini belum mengevakuasi. Penumpang yang terkena imbas diminta menghubungi pihak maskapai penerbangan untuk mendapat informasi lebih lanjut. Belum diketahui berapa lama layanan penerbangan akan berdampak.

Badan Layanan Darurat Wilayah Canberra mengatakan bandara ditutup karena kondisi saat ini yang tidak memungkinkan. Api dilaporkan kembali berkobar di selatan bandara Canberra, hingga Kamis siang pemerintah setempat meningkatkan status menjadi darurat.

Sementara Warga yang berada di pinggiran kota diimbau untuk melakukan evakuasi. "Api dapat menimbulkan ancaman bagi warga. Orang-orang yang berada di pinggiran kota dalam bahaya dan perlu mencari tempat aman," imbau Badan Layanan Darurat Wilayah Canberra.

Kali ini merupakan pertama kalinya operasional bandara dihentikan sejak kebakaran hutan terjadi pada November 2019. Sejauh ini api dilaporkan telah membakar lebih dari 140 hektare area dekat bandara Canberra. Api dilaporkan mulai menjalar ke sisi barat bandara.

Sejak November lalu, Australia dihadapkan pada bencana kebakaran hutan terparah dan terbesar mencapai lebih dari 7,3 hektare. Setidaknya 28 orang tewas, lebih dari 3.000 rumah dan bangunan rusak, dan sejumlah spesies hewan asli terancam punah lantaran pasokan makanan habis terbakar.

Hujan yang mulai turun dalam beberapa hari terakhir tidak signifikan memadamkan kobaran, tetapi hanya menurunkan titik api. Tim pemadam kebakaran menyebut hujan justru memicu masalah baru seperti banjir dan potensi longsor. 0 ERZ

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Kamis, 16 Januari 2020
Rabu, 15 Januari 2020
Selasa, 14 Januari 2020
Selasa, 14 Januari 2020
Minggu, 12 Januari 2020
Sabtu, 11 Januari 2020
Jumat, 10 Januari 2020
Kamis, 09 Januari 2020
Rabu, 08 Januari 2020
Selasa, 07 Januari 2020
Minggu, 05 Januari 2020
Selasa, 31 Desember 2019