Beritabatavia.com -
Hingga Jumat (1/10), kondisi Ahmat, pelaku bom Kalimalang masih tergolek di Intensive Care Unit (ICU) RS Polri Soekanto, Kramatjati, Jakarta Timur. Kondisi ini membuat aparat kepolisian belum bisa mengorek informasi dari terkait aksi teror yang dilakukannya.
Kapolres Metro Bekasi Kombes Imam Sugianto, Jumat, mengatakan, pihaknya belum bisa memintai keterangan Ahmad karena masih mendapat perawatan intensif dari tim medis rumah sakit.
Interogasi belum karena masih di ICU, ujar Imam Sugianto.
Polisi juga belum bisa memastikan apakah pelaku yang memiliki logat Aceh ini memang berniat menyerang polisi yang sedang mengatur arus lalu lintas, atau memang memiliki target lain. Selain itu, polisi juga belum dapat memastikan keterkaitan pelaku dengan jaringan terorisme di Indonesia.
Kamis (30/9) kemarin, bom rakitan yang dibawa Ahmad menggunakan sepeda onthel meledak di dekat petugas kepolisian yang sedang mengatur lalu lintas di Jalan KH Noer Ali, Kalimalang, Bekasi, Jawa Barat. Sesaat setelah ledakan, tubuh Ahmad terpental dan mengalami luka serius.
Meski bersimbah darah, Ahmad berusaha melarikan diri, namun berhasil diamankan oleh polisi yang ada di lokasi.
Polisi lalu mengamankan sepeda dan sejumlah material bom lainnya. Dari saku celana pria berjenggot ini, polisi juga menemukan dua pucuk surat berisi ledakan tersebut merupakan aksi balas dendam. o nor