Senin, 25 Mei 2020 16:11:37

Maksimalkan PSBB & Protokol Kesehatan, Pasien Positif 22.750 Sembuh 5.624 Meninggal 1.391

Maksimalkan PSBB & Protokol Kesehatan, Pasien Positif 22.750 Sembuh 5.624 Meninggal 1.391

Beritabatavia.com - Berita tentang Maksimalkan PSBB & Protokol Kesehatan, Pasien Positif 22.750 Sembuh 5.624 Meninggal 1.391

Publik mengingatkan agar pemerintah konsisten dan tegas menerapkan aturan dan ketentuan serta protokol kesehatan maupun imbauan untuk mencegah ...

Maksimalkan PSBB & Protokol Kesehatan, Pasien Positif 22.750 Sembuh 5.624 Meninggal 1.391 Ist.
Beritabatavia.com -

Publik mengingatkan agar pemerintah konsisten dan tegas menerapkan aturan dan ketentuan serta protokol kesehatan maupun imbauan untuk mencegah penyebaran virus corona atau covid-19. Serta tidak lagi membuka peluang atau toleransi terhadap pelanggar ketentuan yang sudah ditetapkan sebagai upaya memutus rantai penyebaran dan penularan covid-19.
Pemerintah didesak untuk memaksimalkan berbagai upaya yang efektif untuk memutus rantai penyebaran dan penularan, seperti  Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan protokol kesehatan. Bahkan telah tepat waktunya untuk memberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku. Sehingga dapat kembali menjalankan aktivitas yang hingga saat ini masih terkunci akibat pandemi covid-19.   

Juru bicara pemerintah untuk penanganan covid-19, Achmad Yurianto, menegaskan, PSBB dan larangan mudik, serta imbauan  stay at home, work from home, sosial distancing dan physical distancing, wajib menggunakan masker dan cuci tangan dengan sabun, adalah upaya efektif untuk memutus rantai penyebaran dan penularan covid-19.

 “Kebijakan dan anjuran pemerintah tersebut merupakan persyaratan mutlak agar terhindar dari penularan covid-19. Maka laksanakan dengan displin yang ketat,” kata Achmad Yurianto, Senin (25/5).

Up date covid-19 DKI

Achmad Yurianto meminta , PSBB yang  telah dilaksanakan di wilayah DKI sejak 10 April 2020 dan sejumlah daerah lainnya, terus dimaksimalkan. Sehingga penyebaran dan penularan virus corona di 259 dari 267 kelurahan wilayah DKI Jakarta tidak bertambah dari hari ke hari. Seperti laporan dari fasilitas kesehatan diwilayah DKI Jakarta yang dilaporkan ke Kementerian Kesehatan RI, Senin 25 Mei  2020.

Pasien Positif + 67 orang = total 6.628 orang
Pasien Sembuh + 54 orang = total 1.648 orang
Pasien Meninggal + 1 orang = total 506 orang
Dirawat + 13 orang = total 2.044 orang
Isolasi mandiri - 1 orang = total  2.430 orang

Up date Covid-19 Nasional

Sementara update informasi secara nasional berdasarkan data yang dikumpulkan  Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 dari dari rumah sakit yang menangani covid-19 di berbagai wilayah Indonesia, hingga Senin 25 Mei 2020, pukul 12.00 WIB.

Pasien positif + 479 orang = total 22.750 orang.
Pasien sembuh + 240 orang = total 5.624 orang.
Pasien meninggal + 19 orang = total 1.391 orang.

Up date virus Covid-19 di 34 Provinsi

Kemudian up date informasi berdasarkan data  Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang diperoleh dari 34 provinsi dan 405 Kabupaten/Kota di tanah air,  hingga Senin 25 Mei 2020 pukul 12.00 Wib.  Tercatat, jumlah total kasus terkonfirmasi positif di :

DKI Jakarta  = 6.634 kasus - Jatim   = 3.663 kasus - Jabar =  2.091 kasus - Jateng = 1.309 kasus - Sulsel  = 1.296 kasus - Banten  =  788 kasus -  Sumsel   = 736 kasus - Kalsel    = 599 kasus -   Papua  = 556 kasus - NTB  = 478 kasus -  Sumbar = 478 kasus - Bali  = 394 kasus -  Sumut            = 311 kasus  - Kalteng = 308 kasus – Kaltim = 276 kasus  - Sulawesi Utara = 230 kasus – DIY = 226 kasus - Sulawesi Tenggara= 215 kasus - Kalbar = 168 kasus - Kalimantan Utara = 164 kasus – Maluku= 159 kasus – Kepri = 154 kasus - Papua Barat = 130 kasus  - Sulawesi Tengah = 121 kasus – Riau     = 110 kasus - Lampung  = 109 kasus -Maluku Utara  = 100 kasus - Jambi = 95 kasus - Sulawesi Barat   =  86 kasus - NTT  = 79 kasus - Bengkulu   = 69 kasus - Gorontalo = 58 kasus - Bangka Belitung  = 39 kasus - Aceh    = 19 kasus.

Achmad Yurianto mengingatkan, agar semua pihak tetap waspada dan displin melaksanakan protokol kesehatan. Sebab penyebaran dan penularan covid-19 masih terus meningkat.

“Tidak keluar rumah dan melaksanakan protokol kesehatan adalah langkah tepat untuk menyelamatkan diri sendiri dan keluarga dari ancaman covid-19,” kata Achmad Yurianto, Senin  (25/5).

Dia memastikan, pemerintah melalui kementerian dan lembaga serta unsur lainnya yang dikordinir oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, tetap memprioritaskan penanganan wabah corona. Berbagai upaya telah dilakukan seperti  test real time specimen lebih dari 256 ribu sampel dengan menggunakan metoda Polymarace Chain Reaction (PRC) di 66 laboratorium dan Test Cepat Molekuler (TCM) di 10 laboratorium.
Serta berupaya mencapai target pemeriksaan sampel sebanyak 10 ribu per hari. Kemudian membatasi kunjungan orang ke rumah sakit, dengan membuka lebih banyak konsultasi telemedis yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Tetapi, kata Achmad Yurianto,  upaya yang dilakukan pemerintah akan maksimal dan efektif, bila semua pihak taat dan displin melaksanakan protokol kesehatan penanganan covid-19. O son

Berita Lainnya
Jumat, 13 November 2020
Kamis, 12 November 2020
Rabu, 11 November 2020
Selasa, 10 November 2020
Senin, 09 November 2020
Minggu, 08 November 2020
Sabtu, 07 November 2020
Jumat, 06 November 2020
Kamis, 05 November 2020
Rabu, 04 November 2020
Selasa, 03 November 2020
Senin, 02 November 2020