Jumat, 19 Juni 2020 15:51:58

New Normal Ditengah Wabah Virus, Pasien Positif 43.803 Sembuh 17.349 Meninggal 2.373

New Normal Ditengah Wabah Virus, Pasien Positif 43.803 Sembuh 17.349 Meninggal 2.373

Beritabatavia.com - Berita tentang New Normal Ditengah Wabah Virus, Pasien Positif 43.803 Sembuh 17.349 Meninggal 2.373

Pasar-pasar tradisional, orang tanpa gejala (OTG) dan tempat-tempat keramaian yang potensi memicu terjadinya penyebaran dan penularan virus corona ...

New Normal Ditengah Wabah Virus, Pasien Positif 43.803 Sembuh 17.349 Meninggal 2.373 Ist.
Beritabatavia.com -

Pasar-pasar tradisional, orang tanpa gejala (OTG) dan tempat-tempat keramaian yang potensi memicu terjadinya penyebaran dan penularan virus corona atau covid-19,  sepertinya tidak lagi menjadi kendala untuk menerapkan New Normal atau hidup baru ditengah wabah virus.

Justru ditengah masifnya tes rapid dan test swab dilakukan jelang New Normal, pelonggaran aturan semakin terasa, disusul dengan aktivitas masyarakat yang semakin meningkat seperti hari biasa sebelum wabah virus corona. Kemudian persiapan untuk menyambut New Normal juga terlihat di pusat-pusat perbelanjaan atau mall-mall maupun tempat fasilitas umum lainnya  termasuk pelonggaran transportasi angkutan umum.

Disusul dengan imbauan para ahli kesehatan masyarakat atau dokter maupun tenaga medis, agar masyarakat tetap displin manaati protokol kesehatan saat New Normal. Bahkan penjelasan disampaikan lebih rinci dan masif seperti mencuci tangan dengan sabun, mengunakan masker, jaga jarak, hindari kontak pisik serta menjalani pola hidup sehat.

Bahkan Polri juga telah siap menjadi garda terdepan mengawasi jalannya proses New Normal. Seperti disampaikan Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, agar masyarakat disiplin dalam menyambut kehidupan normal baru atau new normal di tengah pandemi Covid-19. Disiplin yang dimaksud, kata Irjen Argo, adalah mengikuti anjuran protokol kesehatan dari pemerintah demi memutus rantai penyebaran Covid-19. Dengan begitu, virus corona akan cepat berakhir di Indonesia.

Jenderal bintang dua ini mengatakan, kita harus yakin dan percaya jika tatanan kehidupan normal baru dilaksanakan dengan penuh displin akan membangun keseimbangan yaitu kesehatan tetap terjaga, ekonomi tetap bergerak dan tatanan sosial semakin kondusif.

Tetaplah waspada saat mengimplementasikan New Normal harus menaati protokol kesehatan. Displin dan ketaatan yang tumbuh dari kesadaran sendiri untuk tetap menggunakan masker, cuci tangan dengan sabun, jaga jarak dan hindari kontak pisik serta jauhi keramaian, akan menentukan terhindar dari penularan virus covid-19. Meskipun hingga saat ini penyebaran dan penularan virus covid-19 belum mereda, justru jumlah yang tertular virus covid-19 bertambah dari hari ke hari.  

Update covid-19 Nasional

Seperti update informasi kasus covid-19 secara nasional yang disampaikan juru bicara pemerintah untuk penanganan covid-19, Achmad Yurianto. Disebutkan, berdasarkan data yang diperoleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dari rumah sakit di 435 kota /Kabupaten di 34 Provinsi di wilayah Indonesia. Hingga Jumat 19 Juni 2020 pukul 12.00 Wib, tercatat jumlah penambahan dan total kasus terkonfimrasi :

Pasien positif    + 1.041   = total 43.803 orang
Pasien sembuh     + 551     = total 17.349 orang
Pasien meninggal  + 34      = total 2.373 orang

Update covid-19 di DKI

Sementara update informasi kasus covid-19 di 262 dari 267 keluruhan di wilayah DKI Jakarta juga terjadi pertambahan. Berdasarkan laporan dari fasilitas kesehatan wilayah DKI Jakarta yang telah dilaporkan ke Kementerian Kesehatan RI pada Jumat 19 Juni 2020, tercatat pertambahan dan jumlah total kasus covid-19:

Pasien Positif    + 140   = total 9.525 orang
Pasien meninggal  + 5     = total   599 0rang
Pasien sembuh     + 90    = total 4.682 orang
Pasien dirawat       0    = total 1.377 orang
Isolasi mandiri   + 40    = total 2.862 orang  

Achmad Yurianto mengingatkan, penyebaran dan penularan yang masih terus terjadi,hendaknya menjadi kesadaran bersama agar kita tetap lebih waspada dan displin melaksanakan protokol kesehatan.

"Tidak keluar rumah dan melaksanakan protokol kesehatan adalah langkah efektif untuk memutus rantai penyebaran dan penularan sekaligus menyelamatkan diri sendiri dan keluarga dari ancaman virus covid-19," kata Achmad Yurianto, Jumat (19/6).

Dia memastikan, pemerintah melalui kementerian dan lembaga serta unsur lainnya yang dikordinir oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, tetap memprioritaskan penanganan wabah virus corona. Berbagai upaya telah dilakukan seperti tes real time specimen sebanyak 20.717 sampel sehingga jumlah total sebanyak 61 ribu lebih sampel, dengan menggunakan metoda Polymarace Chain Reaction (PRC) dan Tes Cepat Molekuler (TCM) .

Kemudian membuka lebih banyak konsultasi telemedis yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk membatasi kunjungan orang ke rumah sakit. Tetapi, lanjutnya, upaya yang dilakukan pemerintah akan maksimal dan efektif,bila semua pihak taat dan displin melaksanakan protokol kesehatan penanganan covid-19. O son  

Berita Lainnya
Rabu, 05 Agustus 2020
Selasa, 04 Agustus 2020
Senin, 03 Agustus 2020
Senin, 03 Agustus 2020
Minggu, 02 Agustus 2020
Sabtu, 01 Agustus 2020
Jumat, 31 Juli 2020
Kamis, 30 Juli 2020
Rabu, 29 Juli 2020
Selasa, 28 Juli 2020
Senin, 27 Juli 2020
Minggu, 26 Juli 2020