Senin, 22 Juni 2020 16:24:00

Melawan Corona Satukan Nada & Irama, Pasien Positif 46.845 Sembuh 18.735 Meninggal 2.500

Melawan Corona Satukan Nada & Irama, Pasien Positif 46.845 Sembuh 18.735 Meninggal 2.500

Beritabatavia.com - Berita tentang Melawan Corona Satukan Nada & Irama, Pasien Positif 46.845 Sembuh 18.735 Meninggal 2.500

Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menggunakan masker, sosial distancing atau menjaga jarak serta protokol kesehatan mutlak harus ...

Melawan Corona Satukan Nada & Irama, Pasien Positif 46.845 Sembuh 18.735 Meninggal 2.500 Ist.
Beritabatavia.com -

Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menggunakan masker, sosial distancing atau menjaga jarak serta protokol kesehatan mutlak harus dilaksanakan sebagai upaya efektif untuk mencegah penyebaran dan penularan virus corona atau covid-19. Sayangnya, masyarakat kurang displin melaksanakannya, ketika berada di tempat keramaian seperti Car free Day di Jakarta dan di berbagai tempat fasilitas umum maupun Bandara udara.

Menurut juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto yang juga menjabat sebagai Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes, meski masyarakat telah tertib menggunakan masker, tetapi tidak menjaga jarak ketika berada di ruang publik.

"Meskipun, sebagian besar sudah kami lihat menggunakan masker, tetapi sekali lagi, physical distancing adalah sesuatu yang perlu,” kata Achmad Yurianto, Senin (22/6).

Update covid-19 di DKI

Agar upaya pencegahan memberikan hasil yang maksimal, sehingga tidak seperti update informasi kasus covid-19 di 262 dari 267 keluruhan di wilayah DKI Jakarta yang masih terjadi pertambahan. Berdasarkan laporan dari fasilitas kesehatan wilayah DKI Jakarta yang telah dilaporkan ke Kementerian Kesehatan RI pada Senin 22 Juni 2020, tercatat pertambahan dan jumlah total kasus covid-19:

Pasien Positif    + 127   = total 9.957 orang
Pasien meninggal  +   3   = total   618 0rang
Pasien sembuh     +  74   = total 5.128 orang
Pasien dirawat    +  23   = total 1.310 orang
Isolasi mandiri   + 27    = total 2.901 orang  

indikator_graphic
(https://corona.jakarta.go.id/id)

Sementara sebagian masyarakat juga merasakan sikap pemerintah yang mendua dalam memerangi virus covid-19. Terlihat dari kebijakan yang terkadang tidak satu nada dan irama antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah. Ditengah upaya dan kerja keras daerah yang dilanda wabah virus corona, tiba-tiba pemerintah pusat mensosialiasikan New Normal atau pola hidup baru ditengah pandemi covid-19. Sehingga kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang sedang diterapkan perlahan surut dan fokus pada persiapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) untuk memasuki New Normal.

Pelonggaran aturan , ketidak displinan menaati protokol kesehatan serta pengawasan yang mulai melorot terjadi diberbagai tempat. Sementara penyebaran dan penularan wabah virus covid-19 terus bertambah seperti yang terjadi di sejumlah wilayah seperti, DKI Jakarta, Jawa Timur,Sulawesi Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan dan Papua serta Banten.
 
Publik meminta, keseriusan dan tindakan all out serta kerja sama yang maksimal untuk mencegah penyebaran dan penularan virus corona atau covid-19 tidak boleh melorot. Pemerintah pusat diminta fokus mendukung pemerintah daerah yang sedang berjibaku melawan wabah virus covid-19. Serta mengajak semua pihak tetap waspada, dan displin melaksanakan protokol kesehatan dan  menggunakan masker, cuci tangan dengan sabun, jaga jarak dan hindari kontak pisik serta jauhi keramaian. Agar jumlah kasus virus covid-19 tidak terus bertambah.

Update covid-19 Nasional

Seperti update informasi kasus covid-19 secara nasional yang disampaikan juru bicara pemerintah untuk penanganan covid-19, Achmad Yurianto. Disebutkan, berdasarkan data yang diperoleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dari rumah sakit di 440 kota /Kabupaten di 34 Provinsi di wilayah Indonesia. Hingga Senin 22 Juni 2020 pukul 12.00 Wib, tercatat jumlah penambahan dan total kasus terkonfimrasi :

Pasien positif    + 954     = total 46.845 orang
Pasien sembuh     + 331     = total 18.735 orang
Pasien meninggal  + 35      = total 2.500 orang

Achmad Yurianto mengingatkan, penyebaran dan penularan yang masih terus terjadi,hendaknya menjadi kesadaran bersama agar kita tetap lebih waspada dan displin melaksanakan protokol kesehatan.

" Protokol kesehatan dan sosial distancing serta cuci tangan dan menggunakan masker adalah upaya efektif untuk memutus rantai penyebaran dan penularan sekaligus menyelamatkan diri sendiri dan keluarga dari ancaman virus covid-19," kata Achmad Yurianto, Senin (22/6).

Dia memastikan, pemerintah melalui kementerian dan lembaga serta unsur lainnya yang dikordinir oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, tetap memprioritaskan penanganan wabah virus corona. Berbagai upaya telah dilakukan seperti tes real time specimen sebanyak 10.926 sampel sehingga jumlah total sebanyak 65 ribu lebih sampel, dengan menggunakan metoda Polymarace Chain Reaction (PRC) dan Tes Cepat Molekuler (TCM) .

Kemudian membuka lebih banyak konsultasi telemedis yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk membatasi kunjungan orang ke rumah sakit. Tetapi, lanjutnya, upaya yang dilakukan pemerintah akan maksimal dan efektif,bila semua pihak taat dan displin melaksanakan protokol kesehatan penanganan covid-19. O son  

Berita Lainnya
Jumat, 13 November 2020
Kamis, 12 November 2020
Rabu, 11 November 2020
Selasa, 10 November 2020
Senin, 09 November 2020
Minggu, 08 November 2020
Sabtu, 07 November 2020
Jumat, 06 November 2020
Kamis, 05 November 2020
Rabu, 04 November 2020
Selasa, 03 November 2020
Senin, 02 November 2020