Minggu, 12 Juli 2020 15:47:50

Indonesia Dituding Epicentrum Corona, Pasien Positif 75.699 Sembuh 35.638 Meninggal 3.606

Indonesia Dituding Epicentrum Corona, Pasien Positif 75.699 Sembuh 35.638 Meninggal 3.606

Beritabatavia.com - Berita tentang Indonesia Dituding Epicentrum Corona, Pasien Positif 75.699 Sembuh 35.638 Meninggal 3.606

Dana stimulus penanganan virus corona atau covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) berdasarkan data Kementerian Keuangan sebesar Rp 695,20 ...

Indonesia Dituding Epicentrum Corona, Pasien Positif 75.699 Sembuh 35.638 Meninggal 3.606 Ist.
Beritabatavia.com -

Dana stimulus penanganan virus corona atau covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) berdasarkan data Kementerian Keuangan sebesar Rp 695,20 triliun. Tetapi tidak secara signifikan dapat menekan jumlah kasus yang terkonfirmasi positif covid-19. Justru curva covid-19 terus meningkat dengan penambahan 1000 kasus setiap hari dan tersebar di seluruh wilayah Tanah Air.  

Bahkan media Australia menuding Indonesia saat ini bakal menjadi epicentrum baru virus covid-19. Penyebabnya adalah rendahnya angka test yang hanya melakukan 2100 test per 1 juta jiwa, sehingga Indonesia berada pada urutan 163 di seluruh dunia. Kemudian sikap pemerintah yang sejak awal lambat dan membuat kebijakan yang tidak fokus serta penerapan New Normal yang terlalu prematur, juga penyebab penanganan virus covid-19 di Indonesia tidak maksimal. Sementara negara-negara Asia Tenggara lainnya sudah sukses menurunkan angka penularan dan penyebaran virus covid-19.

Lima bulan berjalan, penanganan virus covid-19 tak membuat wabah mereda,justru masyarakat semakin cemas ditambah kesulitan hidup akibat dampak wabah covid-19. Semestinya pemerintah memastikan protokol kesehatan tetap dijalankan dengan displin. Pemerintah juga hendaknya meningkatkan pengawasan penggunaan masker,mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak atau sosial distancing serta menghindari kerumunan dan kontak pisik, agar tetap menjadi kewajiban. Bukan justru lebih gencar mensosialisasikan New Normal yang disertai pelonggaran aturan dan pengawasan.

Update covid-19 Nasional

Sehingga penyebaran dan penularan virus covid-19 terus bertambah dari hari ke hari. Seperti update informasi kasus covid-19 yang disampaikan juru bicara pemerintah untuk penanganan covid-19, Achmad Yurianto. Disebutkan, berdasarkan data yang diperoleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dari 460 kota/kabupaten di 34 Provinsi di wilayah Indonesia. Hingga Minggu 12 Juli 2020 pukul 12.00 Wib, tercatat jumlah penambahan dan total kasus terkonfirmasi :

Pasien positif        + 1.681     = total 75.699 orang
Pasien sembuh      +   919     = total 35.638 orang
Pasien meninggal    +    71     = total  3.606 orang  

Update covid-19 di DKI

Pertambahan jumlah kasus virus covid-19 juga terjadi di wilayah DKI Jakarta.Seperti update informasi kasus covid-19 di 265 dari 267 kelurahan berdasarkan data dari fasilitas kesehatan wilayah DKI Jakarta yang telah dilaporkan ke Kementerian Kesehatan RI pada Minggu 12 Juli 2020, tercatat pertambahan dan jumlah total kasus covid-19:

Pasien Positif         + 404    = total 14.361 orang
Pasien meninggal    +  12    = total    702 orang
Pasien sembuh       + 160    = total  9.200 orang
Pasien dirawat         +  59    = total    554 orang
Isolasi mandiri         + 173    = total  3.905 orang

masker

Foto : semua harus pakai masker

Achmad Yurianto yang didampingi Dokter Reisa Broto Asmoro, anggota tim komunikasi gugus Tugas Covid-19 , mengingatkan, penyebaran dan penularan yang masih terus terjadi, hendaknya menjadi kesadaran bersama agar kita tetap lebih waspada dan displin melaksanakan protokol kesehatan. Dijelaskan, penyebaran dan penularan virus potensi terjadi di ruang publik seperti ruang kantor, restoran dan moda transportasi massal dan pasar tradisional.

“ Hedaknya semua mamahami, aktivitas di luar rumah semata-mata hanya untuk kepentingan produktivitas.Kepentingan-kepentingan yang tidak perlu dan mendesak lebih baik ditunda. Tetap berada di rumah dan keluar rumah hanya untuk hal yang sifatnya produktif. Menjaga jarak, menggunakan masker dan rajin mencuci tangan adalah yang terbaik," kata Achmad Yurianto, Minggu (12/7).

Achmad Yurianto juga memastikan, pemerintah melalui kementerian dan lembaga serta unsur lainnya yang dikordinir  Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, tetap memprioritaskan penanganan wabah virus corona. Berbagai upaya telah dilakukan seperti tes real time specimen sebanyak 22.379 sampel sehingga jumlah total 1.610.367 sampel, dengan menggunakan metoda Polymarace Chain Reaction (PCR) dan Tes Cepat Molekuler (TCM).Serta membuka konsultasi telemedis untuk membatasi kunjungan ke rumah sakit.O son  

Berita Lainnya
Jumat, 09 Oktober 2020
Kamis, 08 Oktober 2020
Rabu, 07 Oktober 2020
Selasa, 06 Oktober 2020
Senin, 05 Oktober 2020
Senin, 05 Oktober 2020
Minggu, 04 Oktober 2020
Sabtu, 03 Oktober 2020
Jumat, 02 Oktober 2020
Kamis, 01 Oktober 2020
Rabu, 30 September 2020
Selasa, 29 September 2020