Rabu, 15 Juli 2020 15:58:06

Kasus Covid-19 Terus Bertambah,Pasien Positif 80.094 Sembuh 39.050 Meninggal 3.797

Kasus Covid-19 Terus Bertambah,Pasien Positif 80.094 Sembuh 39.050 Meninggal 3.797

Beritabatavia.com - Berita tentang Kasus Covid-19 Terus Bertambah,Pasien Positif 80.094 Sembuh 39.050 Meninggal 3.797

Pemerintah bersama semua lapisan masyarakat terus bekerja keras untuk memutus rantai penyebaran dan penularan virus corona atau covid-19. Kendati ...

Kasus Covid-19 Terus Bertambah,Pasien Positif 80.094 Sembuh 39.050 Meninggal 3.797 Ist.
Beritabatavia.com -

Pemerintah bersama semua lapisan masyarakat terus bekerja keras untuk memutus rantai penyebaran dan penularan virus corona atau covid-19. Kendati belum memberikan dampak yang signifikan terhadap upaya pencegahan wabah virus covid-19.

Meskipun sebelumnya, Yanuar Nugroho, akademisi mantan asisten kepala unt kerja bidang pengawasan dan pengendalian pembangunan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan deputi II kantor staf presiden  era Presiden Jokowi, mengatakan, bahwa pemerintah awalnya gagap menghadapi wabah virus covid-19. Ketika negara-negara lain sudah "full alert" menangani wabah covid-19 ini, pemerintah Indonesia sempat terlihat tidak serius. Bahkan dalam tulisannya di media nasional menyebut wabah virus covid-19 adalah kejadian luar biasa, maka penanganannya seharusnya juga luar biasa.

Menurutnya, kapasitas pemerintah dalam menangani krisis ini sungguh dipertanyakan. Meskipun semua negara kewalahan dan sistem kesehatan kolaps menghadapi wabah covid-19. Tetapi yang membedakan adalah magnitude atau derajat tindakan pemerintah. Ketidaksiapan yang derajatnya berbeda-beda itu, peran national leadership harus tetap terlihat dengan jelas. Di berbagai negara,kejadian luar biasa ini ditangani secara luar biasa dan dipimpin langsung oleh pimpinan negara, presiden atau perdana menterinya.

Faktanya, penanganan wabah virus covid-19 di Tanah Air sudah berjalan lima bulan. Namun penyebaran wabah virus covid-19 tak juga mereda, justru masyarakat semakin cemas sebab jumlah kasus yang terkonfirmasi positif terpapar virus covid-19 bertambah setiap hari.

Update covid-19 Nasional

Seperti update informasi kasus covid-19 secara nasional yang disampaikan juru bicara pemerintah untuk penanganan covid-19, Achmad Yurianto. Disebutkan, berdasarkan data yang diperoleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dari 463 kota/kabupaten di 34 Provinsi di wilayah Indonesia. Hingga Rabu 15 Juli 2020 pukul 12.00 Wib, tercatat jumlah penambahan dan total kasus terkonfirmasi:

Pasien positif         + 1.522     = total 80.094 orang
Pasien sembuh      + 1.414     = total 39.050 orang
Pasien meninggal    +    87     = total  3.797 orang  

Pemerintah diminta memastikan protokol kesehatan tetap dijalankan dengan displin dan meningkatkan pengawasan penggunaan masker,mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak atau sosial distancing serta menghindari kerumunan dan kontak pisik, agar tetap menjadi kewajiban. Bukan justru lebih gencar mensosialisasikan New Normal yang disertai pelonggaran aturan dan pengawasan.

Update covid-19 di DKI

Sehingga jumlah kasus virus covid-19 di wilayah DKI Jakarta terus meningkat. Seperti update informasi kasus covid-19 di 265 dari 267 kelurahan berdasarkan data dari fasilitas kesehatan wilayah DKI Jakarta yang telah dilaporkan ke Kementerian Kesehatan RI pada Rabu 15 Juli 2020, tercatat pertambahan dan jumlah total kasus covid-19:

Pasien Positif        + 259    = total 15.173 orang
Pasien meninggal    +   6    = total    720 orang
Pasien sembuh       + 193    = total  9.721 orang
Pasien dirawat        +  72    = total    691 orang
Isolasi mandiri          -  12    = total  4.041 orang

corona

foto : corona virus

Achmad Yurianto yang didampingi Dokter Reisa Broto Asmoro, anggota tim komunikasi gugus Tugas Covid-19 , mengingatkan, penyebaran dan penularan yang masih terus terjadi, hendaknya menjadi kesadaran bersama agar kita tetap lebih waspada dan displin melaksanakan protokol kesehatan. Dijelaskan, penyebaran dan penularan virus potensi terjadi di ruang publik seperti ruang kantor, restoran dan moda transportasi massal dan pasar tradisional.

“ Hedaknya semua mamahami, aktivitas di luar rumah semata-mata hanya untuk kepentingan produktivitas.Kepentingan-kepentingan yang tidak perlu dan mendesak lebih baik ditunda. Tetap berada di rumah dan keluar rumah hanya untuk hal yang sifatnya produktif. Menjaga jarak, menggunakan masker dan rajin mencuci tangan adalah yang terbaik," kata Achmad Yurianto, Rabu (15/7).

Achmad Yurianto juga memastikan, pemerintah melalui kementerian dan lembaga serta unsur lainnya yang dikordinir  Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, tetap memprioritaskan penanganan wabah virus corona. Berbagai upaya telah dilakukan seperti tes real time specimen sebanyak 24.871 sampel sehingga jumlah total 1.122.339 sampel, dengan menggunakan metoda Polymarace Chain Reaction (PCR) dan Tes Cepat Molekuler (TCM).Serta membuka konsultasi telemedis untuk membatasi kunjungan ke rumah sakit. O son  

Berita Lainnya
Senin, 19 Oktober 2020
Minggu, 18 Oktober 2020
Sabtu, 17 Oktober 2020
Jumat, 16 Oktober 2020
Kamis, 15 Oktober 2020
Rabu, 14 Oktober 2020
Selasa, 13 Oktober 2020
Senin, 12 Oktober 2020
Minggu, 11 Oktober 2020
Sabtu, 10 Oktober 2020
Jumat, 09 Oktober 2020
Kamis, 08 Oktober 2020