Kamis, 16 Juli 2020 15:52:32

Penanganan Wabah Corona Kurang Maksimal, Pasien Positif 81.668 Sembuh 40.345 Meninggal 3.873

Penanganan Wabah Corona Kurang Maksimal, Pasien Positif 81.668 Sembuh 40.345 Meninggal 3.873

Beritabatavia.com - Berita tentang Penanganan Wabah Corona Kurang Maksimal, Pasien Positif 81.668 Sembuh 40.345 Meninggal 3.873

Penyerapan anggaran rendah pengawasan kebijakan lemah, membuat upaya dan kerja keras pemerintah selama lima bulan menangani wabah virus corona ...

Penanganan Wabah Corona Kurang Maksimal, Pasien Positif 81.668 Sembuh 40.345 Meninggal 3.873 Ist.
Beritabatavia.com -

Penyerapan anggaran rendah pengawasan kebijakan lemah, membuat upaya dan kerja keras pemerintah selama lima bulan menangani wabah virus corona atau covid-19 kurang maksimal, sehingga belum berdampak signifikan terhadap upaya memutus rantai penyebaran dan penularan virus covid-19. Justru masyarakat semakin khawatir, sebab kasus yang terkonfirmasi positif tertular virus covid-19 terus bertambah setiap hari.

Tri Yunis Miko, ahli epidemiologi Universitas Indonesia, mengatakan, untuk menurunkan positivity rate harus dengan kebijakan seperti Pembatasan Sosial Berskla Besar (PSBB) yang disertai pengawasan ketat. Dia menjelaskan, dengan jumlah positivity rate seperti saat ini,maka situasi saat ini masih tetap pandemi dan harus memberlakukan PSBB yang lebih ketat.

Tri Yunis juga membenarkan, lemahnya pengawasan, sikap pemerintah yang kurang tegas, adanya pelonggaran aturan sehingga masyarakat abai lalu disusul sosialiasai New Normal yang prematur, pemicu utama yang membuat upaya pencegahan virus covid-19 menjadi tidak maksimal.

Sementara wakil ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI, Yuda Permana, meminta Pemprov DKI meningkatkan pengawasan agar kebijakan yang diterapkan lebih maksimal. Pemprov DKI juga diminta lebih masif melakukan sosialisasi agar seluruh lapisan masyarakat memahami tentang dampak virus covid-19.

Tidak hanya itu, Pemerintah juga harus memastikan protokol kesehatan tetap dijalankan dengan displin. Kemudian meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak atau sosial distancing serta menghindari kerumunan dan kontak pisik, agar tetap menjadi kewajiban. Bukan justru lebih gencar mensosialisasikan New Normal yang disertai pelonggaran aturan dan pengawasan.

Update covid-19 di DKI

Sehingga jumlah kasus virus covid-19 di wilayah DKI Jakarta terus meningkat. Seperti update informasi kasus covid-19 di 266 dari 267 kelurahan berdasarkan data dari fasilitas kesehatan wilayah DKI Jakarta yang telah dilaporkan ke Kementerian Kesehatan RI pada Kamis 16 Juli 2020, tercatat pertambahan dan jumlah total kasus covid-19:

Pasien Positif         + 293    = total 15.466 orang
Pasien meninggal    +   2    = total    722 orang
Pasien sembuh       + 136    = total  9.857 orang
Pasien dirawat         +  86    = total    777 orang
Isolasi mandiri         +  69    = total  4.110 orang

Update covid-19 Nasional

Sama halnya update informasi kasus covid-19 secara nasional yang disampaikan juru bicara pemerintah untuk penanganan covid-19, Achmad Yurianto. Disebutkan, berdasarkan data yang diperoleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dari 461 kota/kabupaten di 34 Provinsi di wilayah Indonesia. Hingga Kamis 16 Juli 2020 pukul 12.00 Wib, tercatat jumlah penambahan dan total kasus terkonfirmasi:

Pasien positif         + 1.574     = total 81.668 orang
Pasien sembuh      + 1.295     = total 40.345 orang
Pasien meninggal    +    76     = total  3.873 orang

reisa

Foto : Achmad Yurianto dan Reisa Broto Asmoro

Achmad Yurianto yang didampingi dokter Reisa Broto Asmoro, anggota tim komunikasi gugus Tugas Covid-19 , mengingatkan, penyebaran dan penularan yang masih terus terjadi, hendaknya menjadi kesadaran bersama agar kita tetap lebih waspada dan displin melaksanakan protokol kesehatan. Dijelaskan, penyebaran dan penularan virus potensi terjadi di ruang publik seperti ruang kantor, restoran dan moda transportasi massal dan pasar tradisional.

“ Hedaknya semua harus displin menjalankan protokol kesehatan. Aktivitas di luar rumah semata-mata hanya untuk kepentingan produktivitas.Menjaga jarak, menggunakan masker dan rajin mencuci tangan adalah kewajiban yang harus dilaksanakan," kata Achmad Yurianto, Kamis (16/7).

Achmad Yurianto juga memastikan, pemerintah melalui kementerian dan lembaga serta unsur lainnya yang dikordinir  Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, tetap memprioritaskan penanganan wabah virus corona. Berbagai upaya telah dilakukan seperti tes real time specimen sebanyak 23.947 sampel sehingga jumlah total 1.146.794 sampel, dengan menggunakan metoda Polymarace Chain Reaction (PCR) dan Tes Cepat Molekuler (TCM).Serta membuka konsultasi telemedis untuk membatasi kunjungan ke rumah sakit. O son  

Berita Lainnya
Jumat, 16 Oktober 2020
Kamis, 15 Oktober 2020
Rabu, 14 Oktober 2020
Selasa, 13 Oktober 2020
Senin, 12 Oktober 2020
Minggu, 11 Oktober 2020
Sabtu, 10 Oktober 2020
Jumat, 09 Oktober 2020
Kamis, 08 Oktober 2020
Rabu, 07 Oktober 2020
Selasa, 06 Oktober 2020
Senin, 05 Oktober 2020