Senin, 24 Agustus 2020 11:37:39

Gapensi Bongkar 3 Masalah Proyek Infrastruktur

Gapensi Bongkar 3 Masalah Proyek Infrastruktur

Beritabatavia.com - Berita tentang Gapensi Bongkar 3 Masalah Proyek Infrastruktur

Ambruknya proyek Tol Cibitung-Cilincing hendaknya menjadi perhatian serius pemerintah. Bukan saja sekadar merawat korban yang terluka saat ...

Gapensi Bongkar 3 Masalah Proyek Infrastruktur Ist.
Beritabatavia.com -

Ambruknya proyek Tol Cibitung-Cilincing hendaknya menjadi perhatian serius pemerintah. Bukan saja sekadar merawat korban yang terluka saat kejadian. Tetapi harus membentuk tim investigasi yang independen untuk membongkar dugaan adanya permainan yang menurunkan kualitas proyek.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional (Gapensi) Andi Rukman N Karumpa mengatakan, ambruknya Tol Cibitung-Cilincing mesti menjadi  perhatian serius pemerintah. Sejumlah hal perlu diperbaiki sehingga kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Menurutnya, ada sejumlah masalah yang perlu jadi perhatian di dunia konstruksi nasional. Andi menyebut di antaranya ialah masalah material impor hingga "banting-bantingan" harga untuk mendapat proyek.Dia juga mengingatkan, konsultan mesti terlibat lebih jauh dalam penanganan proyek.

"Peran konsultan perencanaan dan pengawasan harus full terlibat. Jangan hanya mereka bicara di atas kertas tapi tidak hadir di lapangan. Pengawasan, kepatuhan menjalankan kaidah yang ditandatangani," kata Andi seperti dilansir detikcom, Minggu (23/8).

Andi Rukman mengungkapkan, setidaknya ada 3 poin masalah pekerjaan infrastruktur di Tanah Air.
1. Material Impor dan Temuan SNI Abal-abal
Andi mengatakan, material impor memang menjadi salah satu masalah dalam pekerjaan konstruksi. Apalagi, banyak temuan yang menunjukkan barang-barang ini tidak sesuai standar.

"Sekarang kan begitu banyak barang impor yang masuk ke Indonesia yang membuat TKDN tidak mampu. Kita berteriak sana-sini menggunakan produk dalam negeri, tapi kebanjiran barang impor yang laku. Yang konon banyak temuan, bahkan sudah masuk kepolisian yang hanya menempelkan label SNI," katanya.

2. Adu Murah saat Lelang
Masalah selanjutnya ialah proses pelelangan proyek, di mana proses lelang ini terdapat ruang untuk menawar proyek dengan harga serendah mungkin.

"Yang menjadi problem utama dalam proses pelelangan itu temen-temen karya, BUMN ini saling banting-bantingan harga dalam melaksanakan poyek. Ada yang menawar 65 persen, 70 persen, bagaimana Anda bisa mendapatkan kualitas pekerjaan dengan baik," terangnya.

3.Kebut-kebutan` Pekerjaan Proyek
Dia menambahkan, yang perlu menjadi perhatian ialah pengawasan keselamatan pekerja. Apalagi, pekerjaan konstruksi sebelum adanya Corona sangat dituntut target.

"Nah belum lagi waktu itu kemarin semua kejar target, saat groundbreaking semua kepengen cepet-cepet menyelesaikan pekerjaan tanpa memperhatikan kualitas pekerjaan itu. Semua kejar target, belum lagi masa pandemi. Di masa pandemi tentu infrastruktur tidak boleh berhenti semua harus berjalan, tapi sistem ptotokol covid kita jalankan dengan baik," terangnya.0 red/son

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Rabu, 13 Mei 2020
Rabu, 22 April 2020
Jumat, 17 April 2020
Jumat, 27 Maret 2020
Kamis, 12 Maret 2020
Sabtu, 01 Februari 2020
Kamis, 23 Januari 2020
Rabu, 22 Januari 2020
Senin, 20 Januari 2020
Sabtu, 18 Januari 2020
Kamis, 16 Januari 2020
Rabu, 15 Januari 2020