Sabtu, 07 November 2020 16:57:53

Indonesia Paling Optimis di ASEAN Tetapi, Total Positif 433.836 Sembuh 364.417 Meninggal 14.540

Indonesia Paling Optimis di ASEAN Tetapi, Total Positif 433.836 Sembuh 364.417 Meninggal 14.540

Beritabatavia.com - Berita tentang Indonesia Paling Optimis di ASEAN Tetapi, Total Positif 433.836 Sembuh 364.417 Meninggal 14.540

Jumlah kasus aktif periode 6 November berada di bawah angka 60 ribu kasus atau 12,7 persen dari total kasus. “Angka ini, jauh lebih rendah ...

Indonesia Paling Optimis di ASEAN Tetapi, Total Positif 433.836 Sembuh 364.417 Meninggal 14.540 Ist.
Beritabatavia.com -

Jumlah kasus aktif periode 6 November berada di bawah angka 60 ribu kasus atau 12,7 persen dari total kasus. “Angka ini, jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata dunia yang berada di angka di sekitar 25 persen dari total kasus. Sementara data kasus sembuh berjumlah 360.705 atau sekitar 84 persen dari total akumulatif. Angkanya lebih tinggi dari kasus sembuh dunia sebesar 71,3 persen”, jelas dr. Reisa Broto Asmoro, Juru Bicara Covid-19, dalam konferensi pers yang diselenggarakan oleh Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

Sementara itu, dalam seminggu belakangan ini, lembaga penelitian bertaraf dunia, IPSOS, menyatakan bahwa orang indonesia adalah warga yang paling optimis di ASEAN dalam hal menanggulangi pandemi. Optimisme ini berdasarkan fakta bahwa upaya 3T (Tracing, Testing, dan Treatment) pemerintah terutama di bagian treatment, terus membaik.

Sementara menurut hasil riset UNICEF dan Nielsen menunjukan bahwa cuci tangan paling sering dipraktikkan masyarakat Indonesia. “Kadangkala 3M masih dipraktikan secara terpisah. Kadang rajin cuci tangan tapi lupa pakai masker dan lengah menjaga jarak. Yang bagus sebenarnya semuanya harus dilakukan bersamaan dalam satu paket, satu kesatuan. Karena kalau dilakukan bersama, maka risiko COVID-19 langung turun drastis. 3M bisa menurunkan penularan sampai 0 persen,” ujarnya.

Kemudian hal lain yang meningkatkan optimisme adalah, sesuai dengan penelitian IPSOS bahwa adanya semangat tinggi dan upaya mencari dan menyediakan vaksin. “Ada vaksin yang dikembangkan oleh Indonesia sendiri. Ada yang bekerja sama dengan negara lain dalam kerangka kerjasama global dan multi lateral,” jelasnya.

Kabar baik ini bukan hasil kerja satu atau dua orang saja, tapi juga merupakan kerja semua pihak sebagai satu kesatuan bangsa Indonesia. Puluhan ribu dokter dan tenaga medis lainnya berjuang bersama para relawan, personil TNI, Polri, dan aparat Pemda sampai ke tingka RT/RW. Mereka telah aktif meningkatkan kinerja pelacakan, pemeriksaaan, dan pengobatan. Dan tentunya semua komponen masyarakat yang telah disiplin melakukan upaya pencegahan dengan cara memakai masker, menjaga jarak aman, dan mencuci tangan (3M). Seperti yang telah kita yakini kalau bersama sama Indonesia pasti bisa.

Update covid-19 Nasional

Sementara update informasi dari 500 Kabupaten/Kota di 34 Provinsi wilayah Indonesia yang diperoleh Satgas Covid-19, hingga Sabtu 7 Nopember 2020 pukul 12.00 Wib. Tercatat jumlah total penambahan kasus terkonfirmasi positif virus covid-19 dan pasien sembuh serta meninggal adalah :

Pasien positif         + 4.262 jumlah total   433.836 orang
Pasien sembuh       + 3.712 jumlah total   364.417 orang
Pasien meninggal   +      98 jumlah total     14.540 orang

Update covid-19 di DKI

Sedangkan update informasi data dari fasilitas kesehatan di 267 kelurahan yang telah dilaporkan Pemprov DKI ke Kementerian Kesehatan RI pada Sabtu 7 Nopember 2020. Tercatat jumlah total kasus terkonfirmasi positif, pasien sembuh, pasien dirawat dan isolasi mandiri serta meninggal di wilayah DKI Jakarta adalah :

Pasien Positif            +       1.118 jumlah total  110.083 orang
Pasien Meninggal      +           11 jumlah total     2.359 orang
Pasien sembuh         +         986 jumlah total   100.816 orang
Pasien dirawat          +          12 jumlah total      1.867 orang
Isolasi mandiri          +         109 jumlah total     6.159 orang

optimis

Foto : Indonesia Optimis

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito,  menegaskan,virus covid-19 sangat jahat dan proses penularannya cepat, apalagi dalam jarak dekat. Bahkan, sampai saat ini belum dapat diprediksi kapan wabah virus covid-19 akan berakhir. 0 son

Berita Lainnya
Sabtu, 14 November 2020
Jumat, 13 November 2020
Kamis, 12 November 2020
Rabu, 11 November 2020
Selasa, 10 November 2020
Senin, 09 November 2020
Minggu, 08 November 2020
Sabtu, 07 November 2020
Jumat, 06 November 2020
Kamis, 05 November 2020
Rabu, 04 November 2020
Selasa, 03 November 2020