Selasa, 10 November 2020 17:28:43

Merokok Meningkatkan Penularan Covid, Total Positif 444.348 Sembuh 375.741 Meninggal 14.761

Merokok Meningkatkan Penularan Covid, Total Positif 444.348 Sembuh 375.741 Meninggal 14.761

Beritabatavia.com - Berita tentang Merokok Meningkatkan Penularan Covid, Total Positif 444.348 Sembuh 375.741 Meninggal 14.761

Pandemi virus corona atau covid-19 masih menghadang, semua pihak harus menjaga kondisi tubuh sebaik-baiknya. Saat melakukan aktivitas, pastikan ...

Merokok Meningkatkan Penularan Covid, Total Positif 444.348 Sembuh 375.741 Meninggal 14.761 Ist.
Beritabatavia.com -

Pandemi virus corona atau covid-19 masih menghadang, semua pihak harus menjaga kondisi tubuh sebaik-baiknya. Saat melakukan aktivitas, pastikan aman dari covid-19 dengan tetap disiplin menjalankan Protokol Kesehatan (Prokes) dan menerapkan 3M atau memakai masker, menjaga jarak aman minimal 1 meter, dan mencuci tangan pakai sabun.

Juru bicara Saatgas Penanganan Covid-19, dr Reisa Broto Asmoro mengatakan, berdasarkan data Kemenkes risiko kematian covid-19 lebih tinggi akibat adanya penyakit penyerta seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung. Sehingga penyakit tidak menular bukan masalah ringan.

Reisa melanjutkan, selain pandemi covid-19, kita juga harus tetap bersama melawan penyakit menular lainnya seperti, demam berdarah dengue, rabies, hepatitis, avian flu, malaria, TBC . Serta penyakit tidak menular juga butuh penanganan serius dari para medis dan dukungan masyarakat.
" Penyakit tidak menular juga masih  dihadapi masyarakat Indonesia, bukan hanya karena penyakit itu membutuhkan biaya pengobatan yang mahal, namun juga menghilangkan hari-hari produktif pasien dan keluarga yang merawat mereka," kata dr Reisa.

Sementara dr Vito Anggarino Damay (spesialis jantung) mengatakan, gaya hidup merokok potensi meningkatkan risiko penularan covid-19 dan penyakit tidak menular lainnya. Selain seorang perokok harus melepas masker saat merokok, kebiasaan merokok beramai-ramai juga kerap tidak mengindahkan jarak yang aman. Ditambah lagi risiko virus yang masuk dari tangan saat memegang rokok. Lebih daripada itu, covid-19 adalah penyakit yang menyerang paru-paru, sementara merokok merusak fungsi paru-paru dan menurunkan kekebalan tubuh.

Menurutnya, perokok yang terinfeksi Covid-19, lebih susah untuk memulihkannya. Apalagi bukti yang ada menunjukkan tingkat keparahan dan kematian perokok yang lebih tinggi dibanding pasien Covid-19 yang bukan perokok. Dia juga menjelaskan, penyakit tidak menular seperti penyakit jantung, dapat dicegah dengan menjaga pola hidup sehat, tidak perlu vaksin khusus untuk melawannya.

“Kuncinya kita harus tetap bergerak, karena saat bergerak imunitas bisa meningkat. Imunitas ini terdiri dari sel-sel kekebalan tubuh, yang lebih bagus saat sirkulasi kita lancar. Sirkulasi kita lancar tercipta saat kita bergerak dan aktivitas pompa jantung kita  lebih baik. Jadi pada akhirnya kita bisa menjaga tubuh kita secara keseluruhan untuk kuat menghadapi penyakit dan risiko penyakit jantung sekaligus," ujar dr. Vito Anggarino.

Dia mengingatkan, saat bekerja dari rumah, disarankan untuk mengambil waktu 30 menit berdiri dan berjalan-jalan setelah duduk berjam-jam di depan layar komputer. Olahraga bersama dengan keluarga sambil tetap menjaga jarak aman di rumah, dapat menciptakan kebersamaan yang berkualitas dan membantu menurunkan stres.

Update covid-19 Nasional

Sementara update informasi dari 503 Kabupaten/Kota terdampak di 34 Provinsi wilayah Indonesia yang diperoleh Satgas Covid-19, hingga Selasa 10 Nopember 2020 pukul 12.00 Wib. Tercatat jumlah total penambahan kasus terkonfirmasi positif virus covid-19 dan pasien sembuh serta meninggal adalah :

Pasien positif         + 3.779 jumlah total   444.348 orang
Pasien sembuh       + 3.475 jumlah total   375.741 orang
Pasien meninggal   +      72 jumlah total     14.761 orang

Update covid-19 di DKI

Sedangkan update informasi data dari fasilitas kesehatan di 267 kelurahan yang telah dilaporkan Pemprov DKI ke Kementerian Kesehatan RI pada Selasa 10 Nopember 2020. Tercatat jumlah total kasus terkonfirmasi positif, pasien sembuh, pasien dirawat dan isolasi mandiri serta meninggal di wilayah DKI Jakarta adalah :

Pasien Positif            +      1.013 jumlah total  113.756 orang
Pasien Meninggal      +           14 jumlah total     2.391 orang
Pasien sembuh         +       1.300 jumlah total  104.144 orang
Pasien dirawat         +            25 jumlah total      1.497 orang
Isolasi mandiri          -           326 jumlah total      5.724 orang

jagadiri

Foto : Jaga diri dan keluarga dari covid-19

Prof. Wiku Adisasmito,  menegaskan,virus covid-19 sangat jahat dan proses penularannya cepat, apalagi dalam jarak dekat. Bahkan, sampai saat ini belum dapat diprediksi kapan wabah virus covid-19 akan berakhir. 0 son

Berita Lainnya
Selasa, 24 November 2020
Senin, 23 November 2020
Minggu, 22 November 2020
Kamis, 19 November 2020
Rabu, 18 November 2020
Selasa, 17 November 2020
Senin, 16 November 2020
Minggu, 15 November 2020
Sabtu, 14 November 2020
Jumat, 13 November 2020
Kamis, 12 November 2020
Rabu, 11 November 2020